PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP KELISTRIKAN BERBASIS VIDEO LIVE

 8  65  67  2017-04-17 14:01:59 Report infringing document

RIWAYAT HIDUP

  Pd., selaku dosen Pembimbing Akademik danPembimbing I yang telah memotivasi, membimbing, dan mengarahkan penulis selama penulisan skripsi dan hanya Tuhan YME yang bisa membalas semuakebaikan Bapak. Kakak tingkat angkatan 2004, dan 2005, adik-adik tingkat angkatan 2007,2008, 2009, 2010 dan 2011 yang tidak dapat disebutkan satu persatu, semoga kita dapat menjadi pendidik yang profesional.

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini adalah:Nama : Romy Desmara FendiNPM : 0643022040Fakultas / Jurusan : KIP / Pendidikan MIPAProgram Studi : Pendidikan FisikaAlamat : RW 3 RT 5 Sinar Seputih, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah (34173)Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dansepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalamnaskah ini dan disebut dalam daftar pustaka. Bandarlampung, Januari 2012Romy Desmara FendiNPM 0643022040

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

  Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, dapat dirumuskan permasalahan penelitian ini, yaitu “Dibutuhkan media pembelajaran fisika konsep kelistrikan berbasisvideo live yang dilengkapi materi sesuai standar isi, dilengkapi rangkuman, dan dilengkapi evaluasi yang interaktif, efektif, dan menarik”. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah “Menghasilkan media pembelajaran fisika konsep kelistrikan berbasis video live yang dilengkapi materi sesuai standar isi,dilengkapi rangkuman, dan dilengkapi evaluasi yang interaktif, efektif, dan menarik”.

II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Media Pembelajaran

  Media mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar yaitu dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi yang disampaikan oleh guru,mengarahkan dan meningkatkan perhatian siswa, serta mengefektifkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Sehinggafungsi media pembelajaran yang utama adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dandiciptakan oleh guru.

9 Komputer media berbasis computer

CAI (Computer Assisted Instructional) CMI (Computer Managed Instructional)

B. Multimedia Multimedia dapat diartikan sebagai lebih dari satu media

  Multimedia oleh Zeembry (2008) dalam Yoga (2010), diartikan: multimedia merupakan kombinasi dari data text, audio, gambar, animasi, video, daninteraksi untuk menyajikan informasi. Dari pernyataan diatas dapat dikatakan bahwa multimedia merupakan penyatuan dua atau lebih media komunikasi seperti teks, grafik, animasi, audiodan video dengan ciri-ciri interaktif komputer untuk menghasilkan satu tampilan yang menarik.

1. Teks

  Informasi yang disajikan melaluimultimedia ini berbentuk dokumen yang hidup, dapat dilihat dilayar monitor, atau ketika diproyeksikan ke layar lebar melalui overhead projector, dan dapat didengar suaranya, dilihat gerakannya (video atau animasi). Kegiatan pembelajaran dengan bantuan komputer yang dikenal dengan Computer Based Instruction (CBI) merupakan istilah untuk segala kegiatan belajar yang menggunakan komputer, baik sebagian maupun seluruhnya.

C. Video Live

  Media audiovisual dapat dibagi menjadi dua jenis: Pertama, dilengkapi fungsi peralatan suara dan gambar dalam satu unit, Video merupakan media yang cocok untuk berbagai pembelajaran, seperti kelas, kelompok kecil, bahkan satu siswa seorang diri sekalipun. Megembangkan pikiran dan pendapat para siswa Selain kelebihan, video/film juga memiliki kekurangan, di antaranya: sebagaimana media audio-visual yang lain, video juga terlalu menekankanpentingnya materi ketimbang proses pengembangan materi tersebut; pemanfaatan media ini juga terkesan memakan biaya tidak murah danpenanyangannya juga terkait peralatan lainnya seperi video player, layar bagi kelas besar beserta LCDnya, dan lain-lain.

D. Software Pendukung

1. Pinnacle Studio 12

  Pinnacle studio 12 adalah salah satu program video editing yang banyak digunakan karena kemudahan dan kelengkapan fiturnya. Selain menggunakan pinnacle studio, masih banyak software lain yang bisa digunakan untuk editingvidio, seperti Uliet, adiobe premier, Windows Movie Maker.

a. Capture

  Capture merupakan menu bagian dalam program ini yang digunakan untuk pembuatan video. Pembeuatan dapat dilakukan dengan menghubungkan handicam ke PC/ laptop atau menggunakan kamera pada laptop.

b. Edit

  Edit merupakan menu dalam program ini yang digunakan untuk mengedit video yang telah direkam. Transisi merupakan efek yang disediyakan Pinnacle Studio yang digunakan untuk perpindahan sebuah scene ke scene yang lain agar nampak lebihmenarik.

i. Klik tab Show Transitions

  Lakukan langkah tersebut untuk mengisi taransisi transisi yang lainTidak jauh berbeda dengan transisi, ini digunakan untuk memberikan tampilan lebih menarik. Letakkan pada awal video sebagai latar pembuka video Pinnacle Studio menyediakan fasilitas untuk membrikan teks guna melengkapi komposisi suatu vedeo.i.

iii. Klik kanan pada titles tersebut, maka akan keluar menu untuk mengedit titeles

  Pilih yang dingginkan Menu ini digunakan untuk membeuat tampilan menu dalam video.i. Drag lagu yang dipilih Klik Play untuk melihat hasilnya.

c. Make Movie

  Menu ini digunakan untuk menyimpan hasil video yang telah selesai diedit. File, digunakan untuk menyimpan video dalam PC/ laptop denganberbagai pilihan tipe file dalam menyimpan video iii.

2. Adobe Audition

  Adobe Audition merupakan suatu program yang digunakan untuk merekam, mengedit suara dalam bentuk digital yang berbasis Windows. Effect : Menu Effect akan memberikan pilihan transformasi suara yang akan dihasilkan seperti eccho, delay, reverb, chorus, distortion, Generate : Melakukan pengeditan untuk meregenerasi dalam bentuk gelombang suaraAnalyze : Memberikan analisa informasi bentuk gelombang suara Favourites : Memberikan fasilitas untuk melakukan pengeditan, dalam membuat memodifikasi dan menyimpan konfigurasi effect yang sering digunakan.

ii. Effect panel Organizer Window ditampilkan komponen efek yang mendukung file audio yang sedang diedit

  TampilanTrack Control Tab Dalam proses pengambilan/perekaman suara kita bekerja di jalur suara yang disebut dengan Track. Dan dari beberapa track atau dari 128 track yangterdapat satu panel yang berfungsi untuk mengontrol.

ii. Solo Track : Jika tanda “S” ini ditekan artinya track yang aktif adalah

  track yang bertanda “S” aktif dan yang lainnya dalam keadaan “Mute” tidak aktif (tidak bersuara). Record Track : Jika tanda “R” ini ditekan artinya track yang aktif untuk memulai perekaman adalah track yang bertanda “R” aktifiv.

3. Macromedia Flash 8

  Selain itu, dengan Flash 8 juga dapat dibuat movie kartun dan aplikasi web interaktif yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi langsung dengan aplikasi yang dibuat. Movie Flash juga bisa memasukkan unsur interaktif dalam movie-nya dengan Action Script (bahasa pemrograman di Flash) sehingga user bisa berinteraksi dengan movie melalui keyboard atau mouse untuk berpindah ke bagian-bagian yang berbeda dari sebuah movie, memindahkan objek-objek, memasukkaninformasi melalui form, dan operasi-operasi lainnya.

a. Pengenalan Menu Editor Flash

Menu Bar Color Mixer PanelTitle Bar TimeLine Color Swatches PanelStage Library Properties Action FrameTool Box Gambar 8. Tampilan Area Kerja Macromedia Flash 8 Keterangan :

i. Title bar adalah sebuah baris informasi yang terletak di sudut kiri paling atas aplikasi yang menerangkan judul movie yang sedang dikerjakan

  Components panel adalah sebuah jendela panel yang berisi klip-klip movie yang kompleks yang mempunyai parameter-parameter yang telah xi. Answer panel merupakan jendela panel yang berisi panduan singkat untuk membantu pengguna, informasi dan fasilitas yang tersedia pada Macromedia Flash 8, serta link ke situs Macromedia.xii.

b. Dasar Animasi

  Cara pembuatan animasi motion tween adalah : tentukan frame awal dari animasi, buat objek animasi, konversi objek ke dalam symbol yang diinginkan, tentukan frame akhir dari animasi, sisipkan create motion tweendiantara frame awal dan frame akhir sehingga muncul garis panah, pada frame akhir tentukan letak posisi objek. Animasi masking mempunyai dua metodedasar, yang pertma adalah area masking yang bergerak sedang objek yang dimask diam, yang kedua adalah area masking yang diam sedang objek yangdimask bergerak.

c. Mengimpor Video

Untuk memasukkan video ke dalam stage dapat menggunakan cara yang hampir sama dengan yangdilakukan untuk mengimpor gambar ke dalam stage. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

i. Klik menu file kemudian pilih menu impor dan pada submenu yang muncul pilih opsi import video

iii. Untuk mencari lokasi video, klik tombol browse yang akan memunculkan kotak dialog seperti dibawah ini

  Pilih import to video digunakan untuk memasukan video ke dalam stage, dan akan memunculkan kotak dialog untuk memilih video yang akan Gambar 13. Pilih video yang akan diimpor dan klik tombol open untuk melanjutkanproses.v.

E. Instrumen Penilaian

  Dalam komponen kebahasaan terdapat butir-butir seperti kesesuaian bahasa yang digunakan dengan perkembangan peserta didik, komunikatif, interaktif,lugas, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar, dan penggunaan istilah dan simbol/lambang. Penilaian instrumen untuk menilai media pembelajaran Fisika SMA/MA dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain, untuk menilai sesuai atau tidaknyamedia pembelajaran dengan sasaran pengguna media pembelajaran tersebut dilakukan uji kelompok kecil oleh siswa.

III. METODE PENELITIAN

A. Setting Penelitian

  Metode penelitian yang digunakan mengacu pada prosedur pengembangan media intruksional pembelajaran menurut Suyanto (2009), yang memuatlangkah-langkah pokok penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk. Model pengembangan tersebut meliputi tujuh prosedur pengembangan produk dan uji produk, yatiu:(1) analisis kebutuhan, (2) identifikasi sumberdaya untukmemenuhi kebutuhan, (3) identifikasi spesifikasi produk yang diinginkan pengguna, (4) pengembangan produk, (5) uji internal: uji spesifikasi dan ujikualitas produk, (6) uji eksternal: uji kemanfaatan produk oleh pengguna, dan (7) produksi.

B. Prosedur Pengembangan Produk

Susunan tahapan-tahapan pengembangannya adalah sebagai berikut: Tahap VII: Pencetakan Produk Tahap VI: Uji Eksternal Uji Kemanfaatan Produk(Prototipe IV) TahapV: Uji InternalUji Spesifikasi (Prototipe II) Uji Kualitas (Prototipe III) Tahap IV: Pengembangan Produk(Prototipe I)Tahap III: Identifikasi Spesifikasi Produk Tahap II: Identifikasi Sumber Daya Tahap I: Analisis Kebutuhan program Pengembangan . Model Pengembangan Media Instruksional termodifikasiGambar 17 (diadaptasi dari prosedur pengembangan produk dan uji produk menurut Suyanto (2009))

1. Tahap I. Analisis Kebutuhan

  Analisis kebutuhan inidilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara dengan guru dan siswa SMA Negeri 1 Bangunrejo Kab. ObservasiObservasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematis fenomena- fenomena yang diselidiki.

2. Tahap II. Identifikasi Sumberdaya

  Sumber daya sekolah yang diidentifikasi meliputi kelengkapan buku penunjang materi (kelengkapan sarana perpustakaan) dan kelengkapan peralatanpembelajaran (LCD dan laptop atau komputer) yang digunakan untuk melakukan percobaan atau eksperimen pengujian. 3) Melaksanakan uji kualitas produk yang dilakukan oleh ahli isi/ materi, dalam hal ini dilakukan oleh guru mata pelajaran fisika, atau ahli desainmedia pembelajaran.4) Melakukan analisis terhadap hasil uji kualitas produk untuk memperoleh perbaikan kualitas produk yang dihasilkan.

6. Tahap VI. Uji Eksternal

7. Tahap VII. Pencetakan Produk

  Proses pembelajaran diawali dengan gurumemberikan pengarahan terkait produk media pembelajaran yang digunakan. Angketberisi penilaian produk tentang: (1) kualitas, (2) kemudahan menggunakan produk, dan (3) ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan kriteriaketuntasan minimal mata pelajaran fisika.

V. SIMPULAN DAN SARAN

  Dihasilkan media pembelajaran Fisika konsep kelistrikan berbasis video live yang dilengkapi materi sesuai setandar isi, dilengkapi rangkuman, dan dilengkapi evaluasi yang sehingga siswa lebih mudah dalam pembelajaran. Dari hasil uji menjukkan produk efektif digunakan dalam pembelajaran, dimana 82,9 % siswa mencapai KKM yang ditetapkan dan ujikemenarikan dengan nilai 3,27 yang berari media sangat menarik digunakan sebagai alternatif sumber belajar bagi kelompok uji siswa kelasX.5 di SMA Negeri 1 Bangunrejo Lampung Tengah.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP..

Gratis

Feedback