PERSEPSI SISWA TERHADAP KOMPETENSI GURU IPS KELAS VIII DI SMP SWASTA AL HIDAYAH MEDAN TAHUN AJARAN 2015/2016.

Gratis

0
1
21
2 years ago
Preview
Full text
PERSEPSI SISWA TERHADAP KOMPETENSI GURU IPS KELAS VIII DI SMP SWASTA AL HIDAYAH MEDAN TAHUN AJARAN 2015/2016 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperolah Gelar Sarjana Pendidikan Oleh : SUHARNI NIM. 3122131011 JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2016 i ii PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Suharni NIM : 3122131011 Jurusan : Pendidikan Geografi Fakultas : Ilmu Sosial Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya sendiri, bukan merupakan pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Apabila dikemudian hari terbukti hasil jiplakan /plagiasi, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan saya tersebut. Medan, 20 Juni 2016 Saya yang Membuat Pernyataan Suharni NIM: 3122131011 iii ABSTRAK Suharni, NIM : 3122131011. Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru IPS Kelas VIII di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016, Skripsi Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana persepsi siswa terhadap kompetensi guru IPS kelas VIII di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016 Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Al Hidayah Medan dengan populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 160 orang. Sampel menggunakan acak proporsional berjumlah 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Dari masing-masing jawaban persepsi siswa terhadap kompetensi guru yang paling tinggi yaitu persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru yaitu 2,62, yang kedua kompetensi pedagogik guru yaitu 2,50, sedangkan yang ketiga kompetensi profesional yaitu 2,41 dan yang ke empat kompetensi sosial yaitu 2,39. Jadi dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi guru IPS Kelas VIII di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016 dikategorikan Sangat Baik. iv DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................................. i LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ........................................ ii KATA PENGANTAR ........................................................................................ iii PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ......................................................... v ABSTRAK .......................................................................................................... vi DAFTAR ISI ..................................................................................................... vii DAFTAR TABEL .............................................................................................. ix DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... x DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................... xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ............................................................................. 1 B. Identifikasi Maslah ..................................................................................... 6 C. Pembatasan Masalah ................................................................................... 6 D. Rumusan Masalah ...................................................................................... 7 E. Tujuan Penelitian ....................................................................................... 7 F. Manfaat Penelitian ..................................................................................... 7 BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI A. Kerangka Teori ............................................................................................ 8 B. Penelitian Relevan ...................................................................................... 26 C. Kerangka Berfikir ....................................................................................... 29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Dan Waktu Penelitian ...................................................................... 32 vii B. Populasi dan Sampel .................................................................................... 32 C. Variabel Penelitian Dan Defenisi Operasional ............................................ 33 D. Teknik Pengumpulan Data ........................................................................... 35 E. Teknik Analisis Data .................................................................................... 36 BAB IV DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Fisik ............................................................................................ 37 B. Keadaan Non Fisik .................................................................................... 39 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian .......................................................................................... 47 B. Pembahasan ............................................................................................... 60 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ............................................................................................... 61 B. Saran ......................................................................................................... 62 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN ................................................................................................... viii 63 DAFTAR GAMBAR No Gambar Uraian Hal 1. Kerangka Berfikir ............................................................................. 31 2. Denah SMP Swasta Al Hidayah Medan .......................................... 38 3. Struktur organisasi sekolah SMP Swasta Al Hidayah Medan .......... 44 4. Peta .................................................................................................... 46 x DAFTAR LAMPIRAN No Uraian Hal 1. Daftar Angket .................................................................................... 63 2. Skor Jawaban Persepsi Siswa terhadap Angket Kompetensi Guru ... 69 3. Skor Jawaban Persepsi Siswa terhadap Angket Kompetensi Pedagogik Guru ................................................................................. 71 4. Skor Jawaban Persepsi Siswa terhadap Angket Kompetensi Profesional Guru ................................................................................. 72 5. Skor Jawaban Persepsi Siswa terhadap Angket Kompetensi Kepribadian Guru ................................................................................. 73 6. Skor Jawaban Persepsi Siswa terhadap Angket Kompetensi Sosial Guru .......................................................................................... 7. Hasil Dokumentasi.......................................................................... xi 74 75 DAFTAR TABEL No. Tabel Uraian 1. Distribusi Sampel .................................................................................. 2. Daftar Nama Guru dan Pegawai SMP Swasta Al Hidayah Medan ...... Hal 33 40 3. Data Siswa SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun 2016 ................... 42 4. Sarana dan Prasarana Sekolah .............................................................. 43 5. Interprestasi Skala Nilai ....................................................................... 49 6. Distribusi Frekuensi Jawaban dan Nilai Rata-rata Kompetensi Guru .. 49 7. Distribusi Frekuensi Jawaban dan Nilai Rata-rata Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru .............................................. 56 8. Distribusi Frekuensi Jawaban dan Nilai Rata-rata Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Profesional Guru .............................................. 57 9. Distribusi Frekuensi Jawaban dan Nilai Rata-rata Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Kepribadian Guru .............................................. 58 10. Distribusi Frekuensi Jawaban dan Nilai Rata-rata Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Sosial Guru .............................................. ix 59 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan dilakukan berdasarkan rancangan yang terencana dan terarah berdasarkan kurikulum yang disusun oleh lembaga pendidikan. Menurut undang-undang sistem pendidikan nasional “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar”. Maka untuk mencapai kurikulum tersebut diperlukan guru yang berkualitas dan memiliki kreativitas dalam melaksanakan proses pembelajaran. Berdasarkan UU Sisdiknas No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Nasional Pendidikan, sekolah menjadi salah satu tempat pembelajaran bagi pendidikan formal. Sekolah adalah suatu lembaga yang dirancang khusus untuk pengajaran para murid dibawah pengawasan guru. Dalam mewujudkan pendidikan yang baik dan berkualitas, guru menjadi faktor penting. Sebab guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah (UU RI No. 14 Pasal 1 ayat a Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen). Pendidikan bertujuan meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Adapun kualitas dari manusia salah satunya adalah meningkatkan kualitas proses belajar mengajar salah satunya dipengaruhi oleh kualitas kinerja guru. Kualitas kinerja 1 2 guru akan sangat menentukan pada kualitas hasil pendidikan serta menentukan perkembangan prestasi siswa, karena guru merupakan pihak yang paling banyak bersentuhan langsung dengan siswa dalam proses pendidikan atau pembelajaran di lembaga pendidikan sekolah. Seperti yang tercantum dalam UU No. 14 Tahun 2005 Pasal (1) ayat (10) Dinyatakan secara tegas bahwa “ Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru dan dosen sebagai tenaga profesional”. Dengan demikian, tenaga pendidik yang profesional adalah tenaga pendidik yang memiliki seperangkat kompetensi yang harus dimiliki dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai tenaga pendidik. Kompetensi guru adalah kemampuan atau kesanggupan guru dalam mengelola pembelajaran. Guru dituntut mampu menciptakan dan menggunakan keadaan positif untuk membawa mereka kedalam pembelajaran agar anak dapat mengembangkan kompetensinya. Sebagai tugas utama guru adalah mendidik, mengajar dan membimbing. Agar tugas yang dilaksanakannya dapat dilakukan secara efektif dan efisien, maka ia perlu memiliki kompetensi. Dengan kompetensi berarti ia berkualitas, dimana “kualitas lebih mengarah pada suatu yang baik”. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru yang harus dimiliki, antara lain “ kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial”. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. 3 Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan dalam mengelola peserta didik yaitu yang pertama menguasai peserta didik dari aspek moral, spritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Kedua, menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip dasar yang mendidik. Ketiga, mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Keempat, menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Kelima, memanfaatka teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Keenam, memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasi berbagai potensi yang dimiliki. Ketujuh, berkomunikasi secara efektif, empirik, dan santun dengan peserta didik. kedelapan, menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Kesembilan, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Kesepuluh, melakukan tindakan reflektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia. Kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial, bertindak sesuai dengan norma hukum, bertindak dengan norma sosial, bangga sebagai guru, dan memiliki konsistensi dalam bertidak sesuai dengan norma. Kepribadian yang dewasa yaitu menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. Kepribadian yang arif seperti menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik, sekolah dan masyarakat serta menunjukan keterbukaan dalam 4 berfikir dan bertindak. Kepribadian yang berwibawa meliputi memiliki prilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki prilaku yang disegani. Akhlak mulia dan dapat menjadi teladan adalah bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa, jujur, ikhlas, suka menolong), dan memiliki prilaku yang diteladani peserta didik. Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secra efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi dengan memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah, memahami struktur, konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar, memahami hubungan konsep antar mata pelajaran terkait, dan menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. Menguasai struktur dan metode keilmuan meliputi menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. Berdasarkan pernyataan tersebut, bahwa keempat kompetensi guru sangat berpengaruh dalam pendidikan formal disekolah. Guru yang telah diberikan tunjangan oleh pemerintah untuk meningkatkan kinerja dalam 5 membangun kemajuan bangsa juga merupakan stimulus pemerintah dalam meningkatkan keprofesionalitas guru. Terlebih pada guru mata pelajaran IPS. Pengaruh guru terhadap kehidupan siswa, menunjukkan bahwa kualitas hubungan guru dan siswa memberi pengaruh signifikan dalam berbagai bidang kehidupan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas guru merupakan prediktor yang kuat terhadap peningkatan kemampuan siswa. Hal ini juga menunjukkan bahwa kualitas guru memberi pengaruh terhadap peningkatan pertasi siswa. Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis di SMP Swasta Al Hidayah Medan bahwa pada umumnya kompetensi guru masih tergolong rendah. Terlihat dari kompetensi kepribadian guru belum menunjukkan teladan baik dari segi komitmen dalam menjalankan tugas. Masih sering dijumpai guru yang terlambat masuk kelas, atau dengan kata lain kurang disiplin waktu dan kurangnya pemahaman guru dalam membuat perencanaan pembelajaran, terdapat guru yang tidak membawa RPP saat proses pembelajaran berlangsung, tidak menguasai psikologi siswa seperti banyaknya siswa yang ribut sehingga suasana kelas tidak kondusif. Hal ini berkaitan dengan kurangnya kemampuan kompetensi pedagogik guru yaitu perancangan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Hal tersebut disebabkan karena pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi, hanya menggunakan ceramah dan itu kurang menarik oleh siswa, serta guru kurang berinteraksi dengan siswa sehingga pelajaran yang diberikan sulit dipahami. Sehingga timbul persepsi atau anggapan siswa terhadap gurunya tersebut. 6 Berdasarkan uraian diatas untuk membuktikan kebenaran dari anggapan tersebut penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul “ Persespsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru IPS Kelas VIII Di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut di atas maka identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Pada umumnya Kompetensi Guru Masih tergolong rendah (2) Masih sering dijumpai guru yang terlambat masuk kelas (3) terdapat guru yang tidak membawa RPP saat proses pembelajaran berlangsung (4) banyaknya siswa yang ribut sehingga suasana kelas tidak kondusif (5) pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi (6) guru kurang berinteraksi dengan siswa sehingga pelajaran yang diberikan sulit dipahami C. Pembatasan Masalah Dari Identifikasi masalah yang dikemukakan di atas, maka penulis membatasi permasalahan yaitu : Kompetensi yang diteliti adalah kompetensi guru yang ditinjau dari 4 (empat) kompetensi guru yaitu : kompetensi pedagogik, kompetensi Profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. 7 D. Perumusan Masalah Berdasarkan pembatasan masalah tersebut di atas maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana persepsi siswa terhadap kompetensi guru IPS kelas VIII di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016 ? E. Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa terhadap kompetensi guru IPS kelas VIII di SMP Al Hidayah Medan Tahun Pelajaran 2015/2016 F. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain: 1. Sebagai bahan masukan bagi pihak sekolah SMP Swasta Al Hidayah Medan tentang perlunya memperhatikan kompetensi guru. 2. Untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan bagi peneliti tentang kompetensi guru 3. Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti berikutnya dalam meneliti masalah yang sama BAB VI KESIMPULAN A. Simpulan Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut yaitu: Persepsi jawaban siswa terhadap kompetensi guru yang paling tinggi yaitu persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru meliputi: Mantap, Stabil, Dewasa, Arif dan bijaksana, Berwibawa, Berakhlak mulia, Menjadi teladan bagi peserta didiknya, Mengevaluasi kinerja sendiri, Mengembangkan diri secara berkelanjutan. Memperolah nilai rata-rata 2,62. Yang kedua kompetensi pedagogik guru meliputi: Menguasai Karakteristik peserta didik, Pengembangan kurikulum, Kegiatan pembelajaran yang mendidik, Pengembangan potensi peserta didik, Penilaian dan evaluasi. Memperolah nilai rata-rata 2,50. Yang ketiga kompetensi profeional guru meliputi: Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu ,Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar, Mengembangkan materi pelajaran yang diampu secara kreatif, Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri. Memperolah nilai rata-rata 2,41dan yang keempat Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. subkompetensi ini memiliki indikator berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, Mampu berkomunikasi dan 61 62 bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan, Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat. Memperolah nilai rata-rata 2,39. Dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi guru IPS Kelas VIII di SMP Swasta Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2015/2016 dikategorikan sangat baik. B. Saran 1. sekolah sebagai lembaga pendidikan formal harus meningkatkan guru disekolahnya dengan lebih sering mengikutsertakan guru-guru dalam seminarseminar pendidikan dan dengan menyediakan media-media pembelajaran yang lengkap di sekolah itu, terutama kompetensi profesionalnya. 2. Sebagai guru yang profesional guru harus terus meningkatkan keempat (4) kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian dengan mengikuti seminar-seminar pendidikan, uji sertifikasi guru, dan guru harus rajin membaca buku-buku terutama buku-buku yang menyangkut mata pelajarannya. 3. Guru yang kompeten akan lebih mampu mengelola kelasnya, sehingga kegiatan belajar dan mengajar siswa dalam tingkat yang optimal. DAFTAR PUSTAKA Alma, Buchari, dkk (2014). Guru Profesional. Bandung: Alfabeta Arikunto, Suharsimi (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Arikunto, Suharsimi. 2007. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Atikah Nur, DKK. 2013. “ Hubungan antara Kompetensi Dasar Guru Dalam Mengajar Dengan Hasil Belajar PKN Siswa ‘’. Volume 1. Nomor 2, Tahun 2013, ISSN: 2337-5207. http://skripsippknunj.com/wp-content/upload/.diakses /06/Templatejurnal-online-Mahasiswa2.pdf. diakses tanggal 19 Februari 2016. Danim, Sudarwan (2011).Pengembangan Profesi Guru : Dari Pra –Jabatan, Induksi,Ke Profesional Madani. Jakarta : Kencana Desmita, (2005).Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosda karya Halimah, Siti (2012). Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Akutansi Siswa Kelas XII IPS SMA Swasta Taman Siswa Tebing Tinggi Tahun Pembelajaran 2011/2012. Skripsi Hamdani.2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia. Intani Ranja Dwi, dkk. 2012. “ Pembinaan kompetensi Sosial Guru PKN Pasca Sertifikat Di Kota Semarang “. Unnes Civic Education Journal : Vol 1 (1) 2012, ISSN : 2252-7133. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ucej/article/download/232/262. Diakses tanggal 19 Februari 2016 Lubis, Yakinah (2012). Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa SMK Prayatna -1 Medan Tahun Pembelajaran 2011/2012. Skripsi Ningsih, Listy dan Alim, Fatakhul (2014) Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru PPKn di SMAN Kota Mojkerto. Jurnal Volume 03 Nomor 02 Tahun 2014, 897-911 Pulungan Intan dan Istarani. 2015. Ensiklopedi Pendidikan Jilid I. Medan : Persada Media Purwanti, Endang (2015). Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru dan Motivasi Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Akutansi Di SMK Sinar Husni Medan T.P 2014/2015. Skripsi Janawi (2013). Metedologi dan Pendekatan Pembelajaran. Yokyakarta : Ombak (Anggota IKAPI) Simaremare, Sonta Maria (2012). Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru Akuntansi Dengan Prestasi Belajar Akutansi Siswa SMK Raksana Medan Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi Sinaga, Duma Sarinah (2008). Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa SMK Negeri 1 Siatas Barita Tahun Pelakaran 2007/2008. Skripsi. Slameto, (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta Sugiyono (2011). Statistika untuk Penelitian.Bandung: Alfabeta Sutrisno, Ali. 1984. Produktivitas Apa Dan Bagaimana. Jakarta : Ghalia Indonesia Syah, Muhibbin (2006) Psikologi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada Wahyudi, Imam. 2012. Mengejar Profesionalisme Guru. Jakarta: Prestasi Pustaka Walgito, Bimo (1999). Pengantar Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru Edisi Revisi. Bandung : Rosda Karya Yasin, Fatah, Ahmad, (2011) “ Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam Di Mandrasah (Studi Kasus di MIN Malang I)”. Jurnal El- QUDWAH. Vol 1 Nomor 5, Edisi April 2011, hal 168. Malang.ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/lemlit/article/dowload/.../pdf 05 Maret 2016 jam 11.14.wib

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH KOMPETENSI GURU BIOLOGI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 8 SMP NEGERI DAN SWASTA SE-KECAMATAN SUGIO KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2005/2006
0
4
1
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TERHADAP KOMPETENSI GURU DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS XII DI MAN MALANG I
0
7
24
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 17 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2010/2011
0
5
68
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN GURU MENGAJAR DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TULANG BAWANG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013
0
11
80
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN GURU MENGAJAR, DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TULANG BAWANG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013
0
12
79
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG VARIASI MENGAJAR GURU DAN CARA BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 BANDARLAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013
0
6
70
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU IPS DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 19 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
0
5
53
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 BUMI AGUNG LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
0
3
90
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR MELALUI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
0
15
106
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIS GURU DAN SIKAP SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU MELALUI AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 4 LIWA LAMPUNG BARAT TAHUN PELAJARAN 2013/20
0
3
1
KESANTUNAN BERTUTUR DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN ANTARA GURU DAN SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 21 BANDARLAMPUNG TAHUN AJARAN 2012/2013 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP
0
8
97
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI SISWATENTANG METODE MENGAJAR GURU MELALUI MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
0
10
101
KENDALA GURU DALAM MENGAJAR IPS DI SMP SWASTA PADA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN AJARAN 2014/2015
0
8
73
1 PERSEPSI SISWA TERHADAP GAYA MENGAJAR GURU IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 09 PONTIANAK
0
1
10
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN SISWA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG CARA MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KECAMATAN WONOSARI GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 20132014
0
1
8
Show more