Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

 0  62  102  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada umumnya perusahaan merupakan suatu badan usaha yang diatur dan

  Menurut Rosmasita (2007), menunjukkan kepemilikan manajemen, leverage, ukuran perusahaan (Size), dan profitabilitas secara bersama-sama memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengungkapan sosial dalam laporan tahunan perusahaan Manufaktur, menurut Sitepu (2008), menunjukkan bahwaukuran dewan komisaris, tingkat leverage, ukuran perusahaan dan profitabilitas secara bersama-sama atau simultan memiliki kemampuan mempengaruhi jumlahinformasi sosial yang diungkapkan dalam laporan tahunan. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah karakteristik perusahaan (profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan kepemilikan sahampublik) berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia baik secarasimultan maupun parsial ?

TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Teoritis

1. Pengertian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social

  Responsibility) Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah mekanisme bagi suatu organisasi untuk secara sukarela mengintegrasikan perhatian terhadap lingkungan dan sosial ke dalam operasinya dan interaksinya dengan stockholders, yang melebihi tanggungjawab organisasi di bidang hukum (Darwin, 2004). CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya 7 Penerapan CSR dalam perusahaan-perusahaan diharapkan selain memiliki komitmen finansial kepada pemilik atau pemegang saham(shareholders), tapi juga memiliki komitmen sosial terhadap para pihak lain yang berkepentingan, karena CSR merupakan salah satu bagian dari strategibisnis perusahaan dalam jangka panjang.

2. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

  Pendekatan ini secara umum akan menganggapmasyarakat keuangan sebagai pemakai utama pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan cenderung membatasi persepsi tentang tanggung jawabsosial yang dilaporkan. Pandangan yang lebih luas ini telah menjadi sumber utama kemajuan dalam pemahaman tentangpengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan sekaligus merupakan sumber kritik yang utama terhadap pengungkapan tanggung jawab sosialperusahaan.

3. Enlightened Self Interest. Perusahaan melakukan pengungkapan untuk

  menjaga keselarasan sosialnya dengan para stakeholder karena mereka dapat mempengaruhi pendapatan penjualan dan harga saham perusahaan. Pengungkapan sosial dalam tanggung jawab perusahaan sangat perlu dilakukan, karena bagaimanapun juga perusahaan memperoleh nilai tambahdari kontribusi masyarakat di sekitar perusahaan termasuk dari penggunaan sumber-sumber sosial (social resources).

3. Faktor - Faktor Pelaporan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial

  Keragaman dalam pengungkapan disebabkan olehentitas yang dikelola oleh manajer yang memiliki filosofis manajerial yang berbeda dan keluasan dalam kaitannya dengan pengungkapan informasikepada masyarakat. Kesehatan dan keselamatan tenaga kerjaTanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) pada perusahaan seharusnya melingkupi segi lingkungan, kesehatan dankenyamanan sehingga dapat mewariskan kondisi kehidupan yang layak bagi generasi muda mendatang yang bekerja di perusahaan tersebut.

4. Karakteristik perusahaan dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan

Karakteristik perusahaan yang mempengaruhi pengungkapan sosial diproksikan kedalam profitabilitas, tingkat leverage, ukuran perusahaan,dan kepemilikan saham publik .

a. Profitabilitas

  Profitabilitas merupakan faktor yang membuat manajemen menjadi bebas dan fleksibel untukmengungkapkan pertanggungjawaban sosial kapada pemegang saham. Hubungan antara profitabilitas dan tingkat pengungkapan pertanggungjawaban sosial adalah bahwa ketikaperusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi, perusahaan (manajemen) menganggap tidak perlu melaporkan hal-hal yang dapat menggangguinformasi tentang sukses keuangan tersebut.

b. Leverage

  Kepemilikan sahamadalah kekuasaan seseorang atau suatu kelompok yang didukung secara sosial untuk memegang kontrol terhadap sejumlah saham yangdimiliki secara eksklusif terhadap suatu perusahaan dan menggunakannya untuk tujuan pribadi. Rasio kepemilikan saham publik yang tinggi diprediksikan akan melakukan tingkat pengungkapan sosial yang lebih, hal ini dikaitkandengan tekanan dari pemegang saham, agar perusahaan lebih memperhatikan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

B. Tinjauan Penelitian terdahulu

  Variabel independen dalam penelitian ini adalah presentase kepemilikan manajemen, tingkat leverage, ukuran perusahaan(Size), profitabilitas, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah pengungkapan informasi lingkungan. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalahUkuran dewan komisaris, tingkat leverage, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalahpengungkapan sosial.

C. Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian

1. Kerangka Konseptual

  Profitabilitas (X1) Financial leverage (X2)Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (Y) Ukuran perusahaan (X3)Kepemilikan saham publik (X4) Gambar 2.1 Sumber : Diolah Peneliti, 2011 Gambar diatas merupakan kerangka konseptual yang merupakan model yang menerangkan bagaimana hubungan suatu teori dengan faktor-faktor yang penting yang telah diketahui dalam suatu masalah tertentu. Teori stakeholder menyatakan bahwa perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi kepentingannya sendiri, tapi juga harus memberi Donovan dan Gibson (2000) menyatakan bahwa berdasarkan teori legitimasi, salah satu argumen dalam hubungan antara profitabilitas dantingkat pengungkapan tanggung jawab sosial adalah bahwa ketika perusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi.

2. Hipotesis Penelitian

  Menurut Erlina dan Mulyani (2007) hipotesis merupakan proposisi yang dirumuskan dengan maksud untuk diuji secara empiris, dan hipotesismerupakan penjelasan sementara tentang perilaku, fenomena atau keadaan tertentu yang telah terjadi atau akan terjadi. Berdasarkan perumusanmasalah dan kerangka konseptual, hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Karakteristik Perusahaan (Profitabilitas, tingkat leverage,ukuran perusahaan dan kepemilikan saham publik) berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan yang terdaftar di BursaEfek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsial.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian asosiatif kausal. Menurut Umar (2003) penelitian asosiatif kausal adalah “penelitian yang

B. Jenis dan Sumber Data

  Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan selama periode 2007sampai dengan 2009. Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan peneliti pada penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi dan tidak memerlukanpengolahan lebih lanjut seperti keuangan tahunan.

E. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

  Kepemilik Kepemilikan saham Persentase saham publik Rasio an saham dari publik secarapubik umum terhadap perusahaan Depend Indeks Data yang diungkap RasioRumus :en Pengungk oleh perusahaan Jumlah item yang apan berkaitan dengandiungkapkan perusahaan / Tanggung aktivitas sosialnyaJumlah item yang diharapkan Jawab Sosial 1. Pengukuran variabel ini dengan mengukur pengungkapan sosial laporan tahunan yang dilakukan dengan pengamatan mengenai ada tidaknya suatu iteminformasi yang ditentukan dalam laporan tahunan, apabila item informasi tidak ada dalam laporan keuangan maka diberi skor 0 dan apabila item informasi adadalam laporan keuangan maka diberi skor 1.

F. Metode Analisis Data

  Ukuran yang digunakan dalam deskripsi antara lain: frekuensi, tendensi sentral (mean, median dan modus), dispersi(standar deviasi dan varian) dan koefisien korelasi antara variabel penelitian. Ukuran yang digunakan dalam statistik deskriptif tergantung pada tipe skala pengukuran construct yang digunakan dalam penelitian (Ghozali, 2005).

a. Uji Normalitas

  Pada grafik histogram, data yang mengikuti atau Pengujian normalitas data dengan hanya melihat grafik dapat menyesatkan kalau tidak melihat secara seksama, sehingga kita perlumelakukan uji normalitas data dengan menggunakan statistik agar lebih meyakinkan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya gejalaheteroskedastisitas adalah dengan melihat pada grafik scatter plot.

3. Analisis Regresi Berganda

  Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini digunakan untuk mengukur kekuatan dua variabel atau lebih dan jugamenunjukkan arah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen.

a. Koefisien Determinasi

  2 Koefisien determinasi ( R ) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai R Square dikatakan baik jika diatas 0,5 karena nilai R Square berkisar antara 0 dan 1.

b. Uji Simultan (Uji F)

  Ini berarti bahwa secara simultan keempat variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap variabel dependen, 2) jika Fhitung > Ftabel, pada α < 0,05 maka hipotesis diterima (koefisien regresi signifikan). Hal ini berarti secara simultan keempat variabel independen tersebut mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap variabel dependen.

c. Uji Parsial (Uji t)

  Ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap variabel dependen, 2) jika t-hitung > t-tabel, pada α < 0,05 maka hipotesis diterima (koefisien regresi signifikan). Ini berarti secara parsial variabel independen tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen.

G. Jadwal Penelitian

  Adapun jadwal penelitian yang direncanakan adalah sebagai berikut:Kegiatan12 Jul Agt Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei3412 Tabel 3.2. Pada minggu pertama bulanMaret dilakukan seminar proposal, dilanjutkan dengan pengumpulan data dan pengolahan data hingga akhir bulan April.

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Deksripsi Objek Penelitian Perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah semua perusahaan

  Penelitian ini berfokus pada sektor manufaktur dikarenakan untuk menghindari adanya industrial effect yaitu risikoindustri yang berbeda antara suatu sektor industri yang satu dengan yang lain. Objek penelitian dipilih bagi perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2007-2009, tidak delisting pada periode pengamatan, tidak pernah rugi dan memiliki asset tidakkurang dari 1T (satu triliun).

B. Data Deskrisptif

  Penelitian ini menggunakan tema pengungkapan sosial yang secara keseluruhan terdiri dari 78 item pada 7 tema yang diusung dalam CSR. Deviation ROA 123 -7.9256.76 13.5059 12.40817 DAR 123 10.00 276.00 49.9756 36.90317 TOTAL_AKTIVA 123 61988.00 1.08E8 7.2798E6 1.57700E7 KSP 123 .69 100.00 25.3860 19.16677CSR 123 .04 .72 .2612 .17070 Valid N (listwise) 123 Sumber: lampiran iii Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel return on asset (ROA) memiliki nilai minimum -7.92%, nilai maksimum 56.76 % dan mean (nilai rata-rata) 13.50% dan standar deviasi (simpangan baku) 12.40817.

C. Pengujian Asumsi Klasik

  Pengujian iniperlu dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi data yang digunakan dalam penelitian sudah normal, serta bebas dari gejala multikolinearitas,heteroskesdastisitas serta autokorelasi. Menurut Ghozali (2005) asumsi klasik yang harus dipenuhi adalah berdistribusi normal, non-multikolinearitas, artinyaantara variabel independen dalam model regresi tidak memiliki korelasi atau hubungan secara sempurna ataupun mendekati sempurna, non-Autokorelasi,artinya kesalahan pengganggu dalam model regresi tidak saling korelasi, homoskedasitas, artinya variance variabel independen dari satu pengamatankepengamatan yang lain adalah konstan atau sama.

1. Hasil Uji Normalitas

  Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Adapun ujinormalitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu analisis garfik dan statistik.

a. Analisis Grafik

  Data yang baik adalah data yang memiliki poladistribusi normal. Pada grafik histogram, data yang mengikuti atau mendekati distribusi normal adalah distribusi data dengan bentuk lonceng.

b. Uji Statistik

  Pengujian normalitas data dengan hanya melihat grafik dapat menyesatkan kalau tidak melihat secara seksama, sehingga kita perlumelakukan uji normalitas data dengan menggunakan statistik agar lebih meyakinkan. Dengan demikian, data pada penelitian ini berdistribusinormal dan dapat digunakan untuk melakukan uji hipotesis karena 0.067 > 0,05.

2. Hasil Uji Heteroskedastisitas

  Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya gejala heteroskedastisitas adalah dengan melihat padagrafik scatter plot. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi sehingga model regresilayak dipakai untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.

3. Uji Autokorelasi

  Uji Multikolineritas aCoefficients Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 ROA .858 1.166 DAR .924 1.082 KSP .919 1.088 SIZE .883 1.133 Sumber: Lampiran viii Berdasarkan Tabel 4.5 diatas dapat dilihat bahwa tidak ada satupun variabel bebas yang memiliki nilai VIF lebih dari 10 dan tidak ada yang memiliki tolerance value lebih kecil dari 0,10. Dari hasil uji ini maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas yang dipakai dalam penelitian ini lolos uji gejalamultikolinearitas.

1. Uji Koefisien Determinasi

  Nilai yang digunakan untuk melihat uji koefisien determinasi yang 2 adalah nilai Adjusted R pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan variabel independen dalam menerangkan variasi variabel 2 dependen. Dengan demikian besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel variabel return on asset (ROA), debt to asset ratio(DAR), ukuran perusahaan (SIZE), kepemilikan saham publik (KSP) terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) adalah sebesar13,7%.

2. Uji Signifikan Simultan (Uji F)

  Ini berarti bahwa secara simultan keempat variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh yangsignifikan terhadap variabel dependen, 2) jika Fhitung > Ftabel, pada α < 0,05 maka hipotesis diterima (koefisien regresi signifikan). Hal ini berarti secara simultan keempat variabel independen tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadapvariabel dependen.

3) Uji Signifikan Parsial (Uji t)

  Ini berarti bahwa secara parsial variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap variabel dependen, 2) jika t hitung > t tabel pada α < 0,05 maka hipotesis diterima (koefisien regresi signifikan). Ini berarti secara parsial variabel independen tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen.

KSP .002 .001 -.246 2.804 .006

  Variabel debt to asset ratio (DAR) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial. koefisien konstanta berdasarkan hasil regresi adalah 0.266 menunjukkan bahwa jika return on asset (ROA), debt to asset ratio (DAR), ukuranperusahaan (SIZE), kepemilikan saham publik (KSP) masing-masing bernilai 0, maka pengungkapan tanggung jawab sosial akan menambah 0.266.

E. Pembahasan Hasil Penelitian

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return on asset(ROA), debt to asset ratio (DAR), ukuran perusahaan (SIZE), kepemilikan saham publik (KSP) terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan baiksecara simultan maupun parsial pada perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah return on asset (ROA), debt to asset ratio (DAR), ukuran perusahaan(SIZE), kepemilikan saham publik (KSP) dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengungkapan tanggung jawab sosial (CSR).

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada Bab IV dapat ditarik

  variabel independen dalam penelitian ini hanya dibatasi pada return on asset (ROA), tingkat leverage, ukuran perusahaan (SIZE), kepemilikan saham publik (KSP) yang menyebabkan terdapat kemungkinan faktor- faktor lain yang mempengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial padaperusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 2. penulis menyarankan bagi peneliti selanjutnya agar dalam melakukan penelitian sejenis, peneliti sebaiknya menambah jumlah variabelperusahaan yang digunakan dalam penelitian selanjutnya, variabel yang dapat ditambahkan seperti profile, jenis maupun status perusahaan untukmenjelaskan jumlah informasi sosial yang diungkapkan oleh perusahaan 2.

DAFTAR PUSTAKA

  ”Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalamLaporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta)” Ke-9. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan informasi sosial dalam laporan tahunan pada perusahaan menufaktur yangterdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Data Deskrisptif Pembahasan Hasil Penelitian Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel Faktor - Faktor Pelaporan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Hasil Uji Heteroskedastisitas Uji Autokorelasi Jadwal Penelitian Deksripsi Objek Penelitian Jenis Penelitian Jenis dan Sumber Data Populasi dan Sampel Penelitian Kesimpulan Keterbatasan Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Koefisien Determinasi Uji Simultan Uji F Uji Parsial Uji t Latar Belakang Masalah Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Profitabilitas Leverage Karakteristik perusahaan dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Tinjauan Penelitian terdahulu Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Uji Koefisien Determinasi Uji Signifikan Simultan Uji F Uji Normalitas Uji Multikolinieritas
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pe..

Gratis

Feedback