Feedback

Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura Dan Malaysia

Informasi dokumen
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN SKRIPSI INTEGRASI EKONOMI SUMATERA UTARA DENGAN SINGAPURA DAN MALAYSIA Disusun Oleh: AHMAT THOIB PASARIBU 060501084 EKONOMI PEMBANGUNAN Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Medan 2011 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN PENANGGUNG JAWAB SKRIPSI Nama : Ahmat Thoib Pasaribu NIM : 060501084 Departemen : Ekonomi Pembangunan Konsentrasi : Perencanaan Pembangunan Judul Skripsi : Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura dan Malaysia. Tanggal: Pembimbing Prof. Dr. lic.rer.reg. Sirozujilam, SE NIP. 19630818 198803 1 005 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN BERITA ACARA UJIAN Hari : Tanggal : Nama : Ahmat Thoib Pasaribu NIM : 060501084 Departemen : Ekonomi Pembangunan Konsentrasi : Perencanaan Pembangunan Judul Skripsi : Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura dan Malaysia. Ketua Program Studi Pembimbing Irsyad Lubis SE, M.Soc.Sc, Ph.D NIP. 19710503 200312 1 003 Prof. Dr. lic. rer. reg. Sirozujilam, SE NIP. 19630818 198803 1 005 Penguji I Penguji II Kasyful Mahalli SE, M. Si NIP. 19671111 200212 1 001 Drs. Rahmat Sumanjaya, M. Si NIP. 19490808 198103 1 001 Universitas Sumatera Utara UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN PERSETUJUAN ADMINISTRASI AKADEMIK Nama : Ahmat Thoib Pasaribu NIM : 060501084 Departemen : Ekonomi Pembangunan Konsentrasi : Perencanaan Pembangunan Judul Skripsi : Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura dan Malaysia. Tanggal: Ketua Irsyad Lubis SE, M.Soc.Sc, Ph.D NIP. 19710503 200312 1 003 Tanggal: Dekan Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec NIP. 19550810 198303 1 004 Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This Research analyzes regional economic integration between North Sumatera with Singapore and Malaysia. This research aims to measure degree of openness among North Sumatera, Singapore, and Malaysia and its influence or benefit for North Sumatera. This research uses the annual data from 2000 - 2009, by using quantitative approach method modestly used by former researcher that is Ivan Arribas, Fransisco Perez, and Emili Torotossa-Ausina to know the Degree of Openness of North Sumatera to Singapore and Malaysia and also compare the the openness with the other ASEAN nations. Other approach is the quantitative approach with the opened macro economic model by expenditure side. This method used to know the influence of openness of North Sumatra by Singapore and Malaysia to the trade balances of North Sumatra. Result of this research indicates that the openness of North Sumatera by Singapore and Malaysia own the larger percentage ones compared to the other ASEAN nations. In 2009, Degree of Openness of North Sumatera to Singapore and Malaysia is equal to 0,12 percen. This matter indicates that the North Sumatera by Singapura and Malaysia own the stronger relation/link in compared to the other ASEAN nations, where in the same year, the Degree of Openness of North Sumatera to other ASEAN nations only equal to 0,002 percen, and so it is with previous years where Degree of Openness of North Sumatera by Singapura and Malaysia always larger compared to the Degree of Openness of North Sumatera with the other ASEAN nations. The Degree of Openness of North Sumatra to Singapore gives the positive contributions to the North Sumatra trade balances, but do not that way in 2007, 2008, and 2009, where the North Sumatra trades with Singapore gives the negative contributions, that is -2 percen, -12,2 percen, and -9 percen . In the other side, the openness of North Sumatra to Malaysia still gives the positive contributions, although tend to downhill of last some years. Keywords: Degree of Openness, Trade Balances. Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Tingkat Keterbukaan antara Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia dan pengaruh atau manfaat dari keterbukaan tersebut terhadap Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data tahunan dari 2000 – 2009, dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif sederhana yang digunakan oleh peneliti terdahulu yaitu Ivan Arribas, Fransisco Perez, dan Emili TorotossaAusina untuk mengetahui Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara terhadap Singapura dan Malaysia serta membandingkan keterbukaan tersebut dengan negara-negara ASEAN lainnya. Pendekatan lainnya yaitu pendekatan kuantitatif dengan model ekonomi makro terbuka dari sisi pengeluaran. Metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia terhadap neraca perdgangan Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia memiliki persentase yang lebih besar dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Pada tahun 2009, Keterbukaan Ekonomi Sumatera Utara terhadap Singapura dan Malaysia adalah sebesar 0,12 persen. Hal ini menunjukkan bahwa, Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia memiliki hubungan yang lebih kuat dalam integrasi ekonomi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, dimana pada tahun yang sama Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara terhadap negara-negara ASEAN lainnya hanya sebesar 0,002 persen, dan demikian juga dengan tahun sebelumnya dimana Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia selalu lebih besar dibandingkan dengan Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara dengan negaranegara ASEAN lainnya. Besarnya keterbukaan Sumatera Utara terhadap Singapura memberikan kontribusi yang positif terhadap neraca perdagangan Sumatera Utara, namun tidak demikian halnya pada tahun 2007, 2008, dan 2009, dimana perdagangan luar negeri Singapura memberikan kontribusi yang negatif, yaitu -2 persen, -12,2 persen, dan -9 persen. Sedangkan keterbukaan Sumatera Utara dengan Malaysia masih memberikan kontribusi yang positif, walaupun cenderung menurun beberapa tahun terakhhir. Kata Kunci: Tingkat Keterbukaan, Neraca Perdagangan. Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Alhamdulillah, Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala Tuhan Yang maha Esa, karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya penulis akhirnya dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Integrasi Ekonomi Sumatera Utara dan Semenanjung Malaysia”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterbukaan ekonomi antara Sumatera Utara, Singapura, dan Malaysia karena semakin terbuka ekonomi suatu wilayah/negara maka semakin besar tingkat integrasi ekonomi yang terjadi di wilayah/negara tersebut. Disamping itu, penulisan skripsi ini juga ditujukan sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi dari program pendidikan Strata-1 Fakultas ekonomi Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa dalam rangka penulisan skripsi ini tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan pengetahuan, maka penulis banyak bertanya kepada pihak-pihak yang dianggap mengetahui atau menguasai bidang pembahasan skripsi ini. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada : 1. Kedua orang tua penulis yang tercinta yaitu H. Perayaan Raya Pasaribu dan Hj. Nurhayani Ritonga, yang telah banyak mendukung penulis dalam berbagai hal sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini, serta kepada seluruh keluarga besar penulis yang telah memberikan motivasi selama masa perkuliahan dan pengerjaan skripsi ini. Universitas Sumatera Utara 2. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M. Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Irsyad Lubis PhD, sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Sumatera Utara. 4. Bapak Prof. Dr. lic. rer. reg. Sirozujilam, SE selaku dosen pembimbing penulis yang telah banyak meluangkan waktu dalam memberikan masukan, saran, dan bimbingan yang baik mulai dari awal penulisan hingga skripsi ini selesai. 5. Bapak Kasyful Mahalli, SE, M.Si selaku Dosen Penguji I yang telah memberikan petunjuk, saran , dan kritik dalam penyusunan skripsi ini. 6. Bapak Drs. Rahmat Sumanjaya, M.Si selaku Dosen Penguji II yang juga telah memberikan petunjuk, saran, dan kritik dalam penyusunan skripsi ini. 7. Ibu Dra. T Diana bakti, M.Si selaku Dosen Wali penulis yang telah memberikan bimbingan selama masa perkuliahan. 8. Seluruh staf pengajar dan karyawan pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara khususnya Departemen Ekonomi Pembangunan. 9. Kepada saudara Syaeruddin Dalimunthe, SE , Ardiansyah Tanjung, SE, Abdul Azis Nasution, SE, dan Ari Suhana serta teman-teman Ekonomi Pembangunan 2006 lainnya yang tidak sempat disebutkan yang telah banyak meluangkan waktunya dan berbagi pemikiran dengan penulis. Universitas Sumatera Utara 10. Kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan skripsi ini. Semoga Allah membalas segala kebaikan yang telah diberikan. Akhir kata penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini dan kiranya dapat memberikan manfaat dan membantu pihak yang memerlukannya. Medan, Juni 2011 Penulis Ahmat Thoib Pasaribu Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman ABSTRACT . i ABSTRAK . ii KATA PENGANTAR . iii DAFTAR ISI . vi DAFTAR TABEL . ix DAFTAR GAMBAR. . x DAFTAR LAMPIRAN . xii BAB I : PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang . 1 1.2. Perumusan Masalah . 4 1.3. Hipotesis . 4 1.4. Pembatasan Masalah . 5 1.5. Tujuan Penelitian . 5 1.6. Manfaat Penelitian . 5 BAB II : URAIAN TEORITIS 2.1. Integrasi Ekonomi 7 2.1.1. Teori Integrasi Ekonomi 7 2.1.2. Proses Terbentuknya Integrasi Ekonomi . 8 2.1.3. Sekilas Tentang AFTA . 9 2.1.4. Metode Pengukuran Integrasi Ekonomi. . 13 2.1.5. Dampak Integrasi Ekonomi . 14 2.2. Teori Perdagangan Internasional . 17 2.2.1. Teori Klasik . 17 2.2.2. Teori Modern . 19 2.2.3. Ekspor 27 2.2.4. Impor . 31 Universitas Sumatera Utara 2.2.5. Perekonomian Terbuka 33 2.2.6. Keuntungan Melakukan Perdagangan Internasional. 33 2.3. Globalisasi . 35 2.3.1. Defenisi Globalisasi . 35 2.3.2. Ciri-ciri Globalisasi . 36 2.3.3. Kebaikan dan Keburukan Globalisasi . 37 2.4. Pendapatan Nasional . 41 2.4.1. Pengertian Pendapatan Nasional . 41 2.4.2. Istilah Pendapatan Nasional . 41 2.4.3. Cara Penghitungan Pendapatan Nasional . 43 2.6. Penelitian Terdahulu . 46 2.6. Kerangka Pemikiran . 47 BAB III : METODE PENELITIAN 3.1. Ruang Lingkup Penelitian . 49 3.2. Pendekatan Penelitian . 49 3.3. Jenis dan Sumber Data . 50 3.4. Teknik Pengolahan Data 50 3.5. Metode Analisis Pengolahan Data . 50 3.6. Defenisi Operasional . 52 BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Daerah Penelitian . 53 4.1.1. Sumatera Utara . 53 4.1.2. Singapura. . 61 4.1.3. Malaysia. . 64 4.2. Hasil Penelitian 71 4.2.1. Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara Terhadap Singapura dan Malaysia, serta perbandingannya Dengan Negara-Negara ASEAN lainnya . 71 Universitas Sumatera Utara 4.2.2. Pengaruh Keterbukaan Sumatera Utara Dengan Singapura dan Malaysia Terhadap Neraca Perdagangan Sumatera Utara . 75 BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan . 80 5.2. Saran . 80 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL No. Tabel Judul Halaman 1.1 Impor Sumatera Utara Menurut Negara Asal Utama Mei 2011 . 2 1.2 Ekspor Sumatera Utara Menurut Negara Tujuan Utama Mei 2011 . . 3 4.1 Perdagangan Luar Negeri Sumatera Utara Dengan Malaysia. 72 4.2 Perdagangan Luar Negeri Sumatera Utara Dengan Singapura. 73 4.3 Kontribusi Perdagangan Luar Negeri Singapura dan Malaysia Terhadap Neraca Perdagangan Sumatera Utara . 78 4.4 Neraca Perdagangan Sumatera Utara Dengan Singapura, Malaysia, dan negara-negara ASEAN Lainnya (Milyar Rp) . 79 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR No. Gambar Judul Halaman 2.1 Efek Kreasi dan Efek Diversi Integrasi Ekonomi . 16 2.2 Teori Perdagangan Internasional Rybczynsky . 27 2.3 Kerangka Pemikiran . 48 4.1 Perkembangan Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Utara (Rp.Milyar) . 55 4.2 Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Sumatera Utara . 61 4.3 Perkembangan PDB Singapura Menurut Harga Berlaku (US$ milyar) . 63 4.4 Total Belanja dan Pendapatan Malaysia (milyar Ringgit) . 67 4.5 Perbandingan Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Malaysia dan Dunia. 68 4.6 Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Malaysia (milyar Ringgit) . . 69 4.7 Perkembangan PDB Malaysia (US$ milyar). . 70 4.8 Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara Terhadap Singapura dan Malaysia 2000-2009. 71 Universitas Sumatera Utara 4.9 Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara Terhadap Negara-Negara ASEAN lainnya 75 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN No. Lampiran Judul 1 Perdagangan Luar Negeri Sumatera Utara Dengan NegaraNegara ASEAN Lainnya. 2 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara Menurut Sudut Penggunaan Atas Dasar Harga berlaku 20002009 (Milyar Rp). 3 Rata-rata Nilai Tukar Mata Uang Rupiah Terhadap Mata Uang Dollar 2000-2009. Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This Research analyzes regional economic integration between North Sumatera with Singapore and Malaysia. This research aims to measure degree of openness among North Sumatera, Singapore, and Malaysia and its influence or benefit for North Sumatera. This research uses the annual data from 2000 - 2009, by using quantitative approach method modestly used by former researcher that is Ivan Arribas, Fransisco Perez, and Emili Torotossa-Ausina to know the Degree of Openness of North Sumatera to Singapore and Malaysia and also compare the the openness with the other ASEAN nations. Other approach is the quantitative approach with the opened macro economic model by expenditure side. This method used to know the influence of openness of North Sumatra by Singapore and Malaysia to the trade balances of North Sumatra. Result of this research indicates that the openness of North Sumatera by Singapore and Malaysia own the larger percentage ones compared to the other ASEAN nations. In 2009, Degree of Openness of North Sumatera to Singapore and Malaysia is equal to 0,12 percen. This matter indicates that the North Sumatera by Singapura and Malaysia own the stronger relation/link in compared to the other ASEAN nations, where in the same year, the Degree of Openness of North Sumatera to other ASEAN nations only equal to 0,002 percen, and so it is with previous years where Degree of Openness of North Sumatera by Singapura and Malaysia always larger compared to the Degree of Openness of North Sumatera with the other ASEAN nations. The Degree of Openness of North Sumatra to Singapore gives the positive contributions to the North Sumatra trade balances, but do not that way in 2007, 2008, and 2009, where the North Sumatra trades with Singapore gives the negative contributions, that is -2 percen, -12,2 percen, and -9 percen . In the other side, the openness of North Sumatra to Malaysia still gives the positive contributions, although tend to downhill of last some years. Keywords: Degree of Openness, Trade Balances. Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Tingkat Keterbukaan antara Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia dan pengaruh atau manfaat dari keterbukaan tersebut terhadap Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data tahunan dari 2000 – 2009, dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif sederhana yang digunakan oleh peneliti terdahulu yaitu Ivan Arribas, Fransisco Perez, dan Emili TorotossaAusina untuk mengetahui Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara terhadap Singapura dan Malaysia serta membandingkan keterbukaan tersebut dengan negara-negara ASEAN lainnya. Pendekatan lainnya yaitu pendekatan kuantitatif dengan model ekonomi makro terbuka dari sisi pengeluaran. Metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia terhadap neraca perdgangan Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia memiliki persentase yang lebih besar dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Pada tahun 2009, Keterbukaan Ekonomi Sumatera Utara terhadap Singapura dan Malaysia adalah sebesar 0,12 persen. Hal ini menunjukkan bahwa, Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia memiliki hubungan yang lebih kuat dalam integrasi ekonomi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, dimana pada tahun yang sama Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara terhadap negara-negara ASEAN lainnya hanya sebesar 0,002 persen, dan demikian juga dengan tahun sebelumnya dimana Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara dengan Singapura dan Malaysia selalu lebih besar dibandingkan dengan Tingkat Keterbukaan Sumatera Utara dengan Ratio = Long Term Debt (hutang kepada pemegang saham/pihak terafiliasi, hutang bank dengan durasi lebih dari satu tahun) / Equity 2.1.7 International Financial Reporting Standard IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Standar Akuntansi Internasional disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasional (IFAC). Natawidyana (2008) dan Situmorang (2011), menyatakan bahwa sebagian besar standar yang menjadi bagian dari IFRS sebelumnya merupakan International Accounting Standard (IAS). IAS diterbitkan antara tahun 1973 sampai dengan 2001 oleh IASC. Pada bulan April 2001, IASB mengadopsi seluruh IAS dan melanjutkan pengembangan standar yang dilakukan. International Financial Reporting Standard mencakup: 1) International Financial Reporting Standard (IFRS) – standar yang diterbitkan setelah tahun 2001, 2) International Accounting Standard (IAS) – standar yang diterbitkan sebelum tahun 2001, 3) Interpretations yang diterbitkan oleh International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC) – setelah tahun 2001, 21 Universitas Sumatera Utara 4) Interpretations yang diterbitkan oleh Standing Interpretations Committe (SIC) – sebelum tahun 2001 Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam standar akuntansi. Pertama, berkaitan dengan definisi elemen laporan keuangan atau informasi lain yang berkaitan. Definisi digunakan dalam standar akuntansi untuk menentukan apakah transaksi tertentu harus dicatat dan dikelompokkan ke dalam aktiva, hutang, modal, pendapatan dan biaya, yang kedua adalah pengukuran dan penilaian. Pedoman ini digunakan untuk menentukan nilai dari suatu elemen laporan keuangan baik pada saat terjadinya transaksi keuangan maupun pada saat penyajian laporan keuangan (pada tanggal neraca). Poin ketiga yang dimuat dalam standar adalah pengakuan, yaitu kriteria yang digunakan untuk mengakui elemen laporan keuangan sehingga elemen tersebut dapat disajikan dalam laporan keuangan, yang terakhir adalah penyajian dan pengungkapan laporan keuangan. Komponen keempat ini digunakan untuk menentukan jenis informasi dan bagaimana informasi tersebut disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan. Suatu informasi dapat disajikan dalam badan laporan (Neraca, Laporan Laba/Rugi) atau berupa penjelasan (notes) yang menyertai laporan keuangan (Chariri, 2009 dalam Anjasmoro, 2010). Menurut Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang diakses dalam http://www.academia.edu/5637369/Megatrend_Akuntansi_Konvergensi_IFRS, tingkat pengadopsian IFRS dapat dibedakan menjadi 5 tingkat: 22 Universitas Sumatera Utara a. Full Adoption, Suatu negara mengadopsi seluruh produk IFRS dan menerjemahkan IFRS word by word ke dalam bahasa yang negara tersebut gunakan b. Adopted, Mengadopsi seluruh IFRS namun disesuaikan dengan kondisi di negara tersebut. c. Piecemeal, Suatu negara hanya mengadopsi sebagian besar nomor IFRS yaitu nomor standar tertentu dan memilih paragraf tertentu saja. d. Referenced Sebagai referensi, standar yang diterapkan hanya mengacu pada IFRS tertentu dengan bahasa dan paragraf yang disusun sendiri oleh badan pembuat standar. e. Not adopted at all, Suatu negara sama sekali tidak mengadopsi IFRS. Pada tahun 2009, Indonesia belum mewajibkan perusahaan-perusahaan listed di BEI menggunakan IFRS, melainkan masih mengacu kepada standar akuntansi keuangan nasional atau PSAK. Namun pada tahun 2010 bagi perusahaan yang memenuhi syarat, adopsi IFRS sangat dianjurkan. Setelah memasuki tahun 2012, Dewan Pengurus Nasional IAI bersama-sama dengan Dewan Konsultatif SAK dan DSAK merencanakan akan menerapkan standar akuntansi yang mendekati konvergensi penuh kepada IFRS. Dari data-data di atas kebutuhan Indonesia untuk turut serta melakukan program konvergensi tampaknya sudah menjadi keharusan jika kita tidak ingin tertinggal. Sehingga, dalam perkembangan penyusunan standar akuntansi di Indonesia oleh PSAK tidak dapat terlepas dari perkembangan penyusunan standar akuntansi internasional yang dilakukan oleh IASB. 2.2 Penelitian Terdahulu Peneliti merajuk kepada beberapa penelitian terdahulu dengan 23 Universitas Sumatera Utara fenomena berdasarkan hasil penelitian yang memiliki perbedaan. Penelitian yang dilakukan oleh Rukhsana Khalim (2009) dalam” Impact of Foreign Direct Investment on the Stock Market Develeopment : Case of Pakistan” menunjukkan hubungan yang positif antara Foreign Direct Investment dengan market Capitalization, dan jumlahnya sangat signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh Adam Anokye dan George Tweneboah (2009) dalam “Foreign Direct Investment and Stock Market Development : Ghana’s Evidence” juga menunjukan korelasi yang positif antara besarnya Foreign Direct Investment dan Market Capitalization, namun juumlahnya tidak signifikan dan berlaku setelah jangka waktu yang panjang. Sedangkan penelitian dari Chris Foley (2005) dalam peneletiannya “Foreign Direct Investment and Domestic Capital Stock” tidak menunjukan hubungan langsung antara peningkatan Foreign Direct Investment dengan harga saham dalam negeri, namun kenaikan Foreign Direct Investment beriringan dengan kenaikan tingkat produksi yang membuat perusahaan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Jika dilihat secara garis besar dari ketiga penelitian di atas, terdapat pengaruh yang posirif antara Foreign Direct Investment dengan harga saham Review penelitian terdahulu dapat dilihat di tabel berikut : 24 Universitas Sumatera Utara Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu Nama Peneliti Husaini, Sa Rukhsana, Kalim (Pakistan, 2009) Judul Penelitian IMPACT OF FOREIGN DIRECT INVESTMENT ON STOCK MARKET DEVELOPMENT. Variable Penelitian Variable Dependen: Stock Market Development Variabel Independen: Hasil penelitian Regression results indicated a positive statistically strong relationship between FDI and market capitalization thus reflecting the complementary role of FDI in the stock market development of Pakistan. 1. Market Capitalization 2. Foreign Direct Investment 3. GNP per capita Adam, Anokye, M. and Tweneboah, George (Ghana, 2009) Foreign Direct Investment and Stock Market Development: Ghana’s Evidence Variabel Dependen: Stock Market Development Variabel Independen: 1. Nominal Exchange Rate 2. Foreign Direct Investment The cointegration analysis reveals the existence of long-run relationship between FDI, nominal exchange rate and stock market development. Contrary to previous researchers who find FDI to negatively affect growthin Ghana, we find significant positive impact on stock market development in Ghana. 25 Universitas Sumatera Utara Fritz Foley C.,, Mihir A. Desai and James R. Hines Jr Foreign Direct Variabel Dependen: Investment and Domestic Capital Stock the Domestic Capital Stock Variabel Independen: 1. Foreign Domestic Investment 2. Domestic Investment (USA, 2005) It has been natural to assume that foreign investment comes at the expense of Domestic investment. New evidence from analyses of American multinational firms Suggests instead that greater foreign investment is associated with higher levels ofdomestic investment. This estimated complementarity implies that firms combine home production with foreign production to generate final output at lower cost than would be possible with production in just one country, making each stage of the production processmore profitable Perbedaan yang peneliti lakukan bila dibandingkan dengan penelitian terdahulu antara lain : - Penulis mengambil sampel dari populasi yang berbeda, yaitu perusahaan perbankan yang beroperasi di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam - Penulis memasukkan variabel tambahan dari rasio keuangan (Debt to Equity Ratio 26 Universitas Sumatera Utara 2.3 Kerangka Konseptual Kerangka konseptual dibangun untuk memperlihatkan hubungan pengaruh setiap variabel dalam satu penelitian. Berdasarkan rumusan masalah, landasan teoritis dan review penelitian terdahulu, kerangka konseptual penelitian ini digambarkan sebagai berikut: Foreign Direct Investment (X1) H1 H4 H 4 Market H3 Capitalization Penerapan IAS 28 (Y) (Z) H5 DebtTo Equity Ratio (X2) H2 Gambar 2.1 Kerangka Konseptual 27 Universitas Sumatera Utara Keterangan : - H1 menggambarkan hubungan antara FDI dengan Market Capitalization - H2 menggambarkan Hubungan antara DER dengan Market Capitalization - H3 menggambarkan hubungan antara FDI dan DER dengan Market Capitalization secara simultan - H4 menggambarkan pengaruh IAS 28 terhadap hipotesis 1 - H5 menggambarkan pengaruh IAS 28 terhadap hipotesis 2 2.3.1 Hubungan antara Foreign Direct Investment dengan Market Capitalization Bank Jika terdapat aliran dana investasi dari luar negeri ke dalam negeri, secara otomatis tingkat produktivitas dalam negeri akan meningkat. Tingkat Basis Data. Bandung: Informatika. (diakses 2 april, 2015). Greenberg, Jane. 2010. “Dublin Core: History, Key Concepts, and Evolving Context”. Paper presented at the International Conference on Dublin Core and Metadata Applications, October 20, Pittsburgh, PA. (diakses 3 februari, 2015). Gunawan, Dani. 2011. Peningkatan Perolehan Metadata Melalui Sistem Terdistribusi. Tesis., Universitas Sumatera Utara (USU). (diakses 3 februari, 2015). Hasan, Thamrin. 2012. “UR Digital Repository Suatu Perjuangan Informasi”. Makalah yang disampaikan pada Kegiatan Temu Kelompok Pustakawan dan Kelompok IT UPT Perpustakaan Universitas Riau, Juni 2012, Pekanbaru. 68 Universitas Sumatera Utara (diakses 1 februari, 2015). Hasugian, Jonner. 2003. Katalog Perpustakaan: Dari Katalog Manual Sampai Katalog Online (OPAC). Repository Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Website. (diakses 3 februari, 2015). ______. 2011. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Medan: USU Press. Haynes, David. 2004. Metadata for Information Management and Retrieval. London: Facet Publishing. Jae Jin Koh. 2007. “Relational Database Schema Integration by Overlay and Redundancy Elimination Methods”. Paper presented at International Forum on Strategic Tehnology, October 3, IEEE Computer Society. Karyatin, Arianiansyah. 2013. Analisis Perbandingan Database Jurnal Elektronik Emerald, Proquest ABI/INFORM dan SpringerLink Bidang Manajemen dan Ekonomi. Skripsi., Universitas Sumatera Utara. Kusmayadi, Eka dan Etty Andriaty. 2006. Kajian Online Public Access Catalogue (OPAC) dalam Pelayanan Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. Jurnal Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. (diakses 2 februari, 2015). LC. Library of Congress. Introduction MARC Bibliographic. 22 April 2008. (diakses 3 maret, 2015). Lynch, Clifford A. 2003. Institutional Repositories: Essential Infrastructure for Scholarship in the Digital Age. ARL: A Bimonthly Report on Research Library Issues and Actions from ARL, CNI, and SPARC. Issue 226, (feb). (diakses 1 februari, 2015). Mannino, Michael V. 2007. Database Design, Application Development, and Administration. 3rd ed. New York: Mc Graw Hill. (diakses 2 april, 2015). Masyhuri dan Muhammad Zainuddin. 2008. Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis dan Aplikatif. Bandung: Refika Aditama. Muliady, Andrio; Michael Thurovin; dan Rudi Gunawan. 2013. Analisis dan Perancangan Aplikasi Database Berbasis Web untuk Sistem Informasi Komunitas Kost di Binus. Jakarta: Universitas Bina Nusantara. 69 Universitas Sumatera Utara (diakses 1 juni, 2015). NISO. National Information Standard Organization. 2004. “Understanding Metadata”. Disunting oleh Rebecca Guenther dan Jacqueline Radebaugh. NISO Website. 1st ed. Bathesda, USA: NISO Press. (diakses 2 februari, 2015). ______. 2013. “The Dublin Core Metadata Element Set”. Bathesda, USA: NISO Press. (diakses 3 maret, 2015). Pendit, Putu Laxman. 2008. Perpustakaan Digital: Dari A Sampai Z. Jakarta: Cita Karyakarsa Mandiri. Perpustakaan Universitas Sumatera Utara. 2012. Database Institutional Repository (USU-IR). (diakses 24 februari, 2015). ______. 2012. Database Online Public Access Catalog (OPAC-USU). (diakses 24 februari, 2015). Prasetya, Agung W. 2009. Pemanfaatan Dublin Core Sebagai Metadata Pada Aplikasi X dalam Deskripsi Koleksi Digital. Skripsi., Universitas Indonesia (UI). (diakses 3 februari, 2015). Primadesi, Yona. 2012. “Metadata: Antara MARC dan MODS”. (diakses 14 februari, 2015). Rachmat, Antonius. 2014. Analisis Rancang Bangun Sistem Repositori Institusi Berbasis Metadata Dublin Core di UKDW Yogyakarta. Artikel Jurnal Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta. (diakses 3 februari, 2015). Rainer, Rex Kelly and Efraim Turban. 2009. Introduction to Information Systems. 2nd ed. New York: John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd. Ranganathan, Shiyali Ramamrita. 1931. The Five Laws of Library Science. London: Edward Goldston, Madras Library Association. (diakses 3 februari, 2015). 70 Universitas Sumatera Utara Rasiman. 2010. “Sejarah Ringkas Perkembangan USU Repository, Upaya yang Telah Dilakukan, dan Kontribusinya Bagi Universitas Sumatera Utara”. Makalah disampaikan pada seminar Pelatihan Staf Tentang Aplikasi Sistem Informasi Perpustakaan, Desember 2010, Universitas Sumatera Utara, Medan. (diakses 10 februari, 2015). Sarkar, Prosenjit and Parthasarathi Mukhopadhyay. 2011. Cataloguing Theses and Dissertations: Designing an Integrated Processing and Retrieval System. SRELS Journal of Information Management. Vol 48, no 4. (diakses 14 maret, 2015). Simarmata, Janner dan Paryudi, Imam. 2006. Basis Data. Yogyakarta: Andi Offset. Subekti, M. 2004. Sistem Manajemen Basis Data. Bogor: Ghalia Indonesia. Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. ______. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suharyanto. 2012. “Indonesian Machine Readable Cataloging (IndoMARC): Sejarah, Perkembangan dan Penerapannya di Perpustakaan Nasional RI”. Makalah disampaikan pada Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke5, Oktober 2012, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. (diakses 15 maret, 2015). Suprayitno, Edi; dkk. 2010. Implementasi Perpustakaan Digital di Institut Teknologi Sepuluh November: ITS Digital Repository. Artikel Jurnal Libry Society. Vol 3, no 1 (feb). Surabaya: ITS Press. Supriyanto, Wahyu dan Ahmad Muhsin. 2008. Teknologi Informasi Perpustakaan. Yogyakarta: Kanisius. Suri, Pushpa dan Meenakshi Sharma. 2011. A Comparative Study Between The Performance of Relational & Object Oriented Database in Data Warehousing. International Journal of Database Management Systems. Vol 3, no 2, (may). (diakses 1 juni, 2015). Taylor, Arlene G. 2004. The Organization of Information. London: Library Unlimited. 71 Universitas Sumatera Utara Tse, William T. “Enterprise Application Integration”. UCL Computer Science. (diakses 1 april, 2015). Wardhani, Dyah Kusuma. Basis Data Database. 5 Oktober 2007. http: (diakses 1 maret, 2015). Ware, Mark. 2004. Pathfinder Research on Web-Based Repositories. London: Publisher and Library Learning Solutions. (diakses 1 februari, 2015). Widiarti, Benedicta Rini. 2008. Shortcourse: Membuat Aplikasi Database dengan Java dan MySQL. Semarang: Wahana Komputer. Wiliam, Brian K. and Stacey C. Sawyer. 2011. Using Information Technology: A Practical Introduction to Computers & Communications. 6th ed. New York: Mc Graw Hill. Zahiruddin, Khurshid and Syed Swajjad Ahmed. 2007. From Online Catalogs to Library Portals: Empowering Users. (diakses 2 februari, 2015) 72 Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN – 1 DOKUMENTASI 73 Universitas Sumatera Utara Lampiran 1.1: Ilustrasi Desain Hasil Penelusuran Integrasi OPAC+USUIR 74 Universitas Sumatera Utara Lampiran 1.2: Ilustrasi Desain Rekod Katalog Integrasi OPAC+USUIR 75 Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN – 2 SURAT IZIN OBSERVASI 76 Universitas Sumatera Utara Lampiran 2.1: Surat Izin Observasi 77 Universitas Sumatera Utara Lampiran 2.2: Surat Balasan Izin Observasi 78 Universitas Sumatera Utara
Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura Dan Malaysia Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura Dan Malaysia
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Integrasi Ekonomi Sumatera Utara Dengan Singapura Dan Malaysia

Gratis