Feedback

Isolasi Pati Dari Beberapa Jenis Kentang (Solanum tuberosum L.) Dan Uji Spesifikasi Eksipien Tablet

Informasi dokumen
ISOLASI PATI DARI BEBERAPA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L.) DAN UJI SPESIFIKASI EKSIPIEN TABLET SKRIPSI OLEH: ZAKIYAH DARAZAT NIM 060804007 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 1 Universitas Sumatera Utara ISOLASI PATI DARI BEBERAPA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L.) DAN UJI SPESIFIKASI EKSIPIEN TABLET SKRIPSI Diajukan untuk Melengkapi Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara OLEH ZAKIYAH DARAZAT NIM 060804007 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011 2 Universitas Sumatera Utara PENGESAHAN SKRIPSI ISOLASI PATI DARI BEBERAPA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L.) DAN UJI SPESIFIKASI EKSIPIEN TABLET OLEH: ZAKIYAH DARAZAT NIM 060804007 Dipertahankan di Hadapan Panitia Penguji Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Pada Tanggal: Maret 2011 Disetujui Oleh: Pembimbing I, Panitia Penguji, (Drs. Agusmal Dalimunthe, MS., Apt.) NIP 195406081983031005 (Dra. Juanita Tanuwijaya, Apt.) NIP 195111021977102001 Pembimbing II, (Drs. Agusmal Dalimunthe, MS., Apt.) NIP 195406081983031005 (Dra. Aswita Hafni Lubis, M.Si., Apt.) NIP 195304031983032001 (Dra. Fat Aminah, M.Sc.,Apt.) NIP 195011171980022001 (Dra. Herawati Ginting, M.Si, Apt.) NIP 195112231980032002 Medan, Maret 2011 Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Dekan, (Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt.) NIP 195311281983031002 3 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi ini, serta Shalawat dan Salam kepada Nabi Allah: Rasulullah Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam kehidupan. Skripsi ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat mencapai gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, dengan judul:“Isolasi Pati dari Beberapa Jenis Kentang (Solanum tuberosum L.) dan Uji Spesifikasi Eksipien Tablet”. Pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Ayahanda Alm.Drs.Ismail Naim dan Ibunda Wan Ernawati bru Barus yang telah memberikan cinta dan kasih sayang yang tidak ternilai dengan apapun, doa yang tulus serta pengorbanan baik materi maupun non-materi. 2. Bapak Drs. Agusmal Dalimunthe, M.Si., Apt dan bapak Drs. Aswita Hafni Lubis, M.Si., Apt yang telah membimbing dan memberikan petunjuk serta saran-saran selama penelitian hingga selesainya skripsi ini. 3. Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt selaku Dekan, staf pengajar dan staf administrasi Fakultas Farmasi yang telah mendidik penulis selama masa perkuliahan dan membantu kemudahan administrasi. 4.Ibu Drs. Leli Sari Lubis, M.Si., Apt selaku penasihat akademik yang telah memberikan bimbingan kepada penulis selama masa perkuliahan. 4 Universitas Sumatera Utara 5. Ibu Dra. Fat Aminah, M.Si., Apt selaku Kepala Laboratorium Kimia Farmasi Kualitatif Farmasi USU yang telah memberikan izin dan fasilitas untuk penulis sehingga dapat mengerjakan dan menyelesaikan penelitian. 6. Kakanda (Ihsanul Hidayatdan Irfan Syahputra) dan adik ku tercinta (Irmawati), serta seluruh keluarga yang selalu mendoakan dan memberikan semangat. 7. Spesial untuk sahabat-sahabat ku Mimil Ratnamila, Rico Aditya, Rafikasari Siti nurul Yakin, Marisa, Cyanita dan seluruh teman-teman angkatan 2006., Terima kasih untuk perhatian, semangat, doa, dan kebersamaannya selama ini. 8. Serta seluruh pihak yang telah ikut membantu penulis namun tidak tercantum namanya. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, penulis menerima kritik dan saran demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya, penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. Medan, Maret 2011 Penulis, (Zakiyah Darazat) 5 Universitas Sumatera Utara ISOLASI PATI DARI BEBERAPA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L) DAN UJI SPESIFIKASI EKSIPIEN TABLET ABSTRAK . Kentang ( Solanum tuberosum L ) termasuk family Solaneceae. Kentang dapat digolongkan menurut warna umbinya, yaitu: kentang kuning, kentang putih, dan kentang merah. Kentang kuning memiliki kulit dan daging yang berwarna kuning. Kentang putih berkulit dan berdaging putih. Dan kentang lainya yaitu kentang merah yang kulitnya berwarna merah, tetapi dagingnya kuning. Pembuatan pati kentang dengan cara mencucinya terlebih dahulu dan membuatnya menjadi bubur halus dengan menggunakan blender. Diperoleh masa seperiti bubur dab dilakukan pencucian bubur dengan mengganti airnya.Dan diperas ampas menggunakan kain belacu, filtrat dibiarkan selama 24 jam sambil diganti airnya metode dekantasi. Kemudian pati yang diperoleh ditentukan apakah memenuhi syarat yang tertera didalam Farmakope Indonesia. Dari hasil uji spesifikasi eksipien tablet. Pati dari kentang merah yang memenuhi spesifikasi eksipien tablet, diantaranya bobot jenis benar 1,5057 g/cm3, bobot jenis nyata 0,6452 g/cm3, bobot jenis mampat 0,7700 g/cm3, viskositas pada suhu 300 C sebesar 2,4643 Poise dan pada suhu 600 C sebesar 9,9241 Poise, daya kompresibilitas sebesar 19,3424%, sudut angkat sebesar 26,980, faktor hausner sebesar 0,5113%. Keyword : Kentang, Pati kentang dan Uji spesifikasi eksipien tablet 6 Universitas Sumatera Utara ISOLATION OF STARCH FROM SEVERAL VARIETIES OF POTATO (Solanum tuberosum L.) AND TABLET EXCIPIENT SPECIFICATION TEST ABSTRACT Potato (Solanum tuberosum L.) belongs to the Solanaceae family. Potato can be classified by the colour of the bulb to : yellow potato, white potato and red potato. Yellow potato has yellow skin and bulb. White potato has white skin and bulb. And red potato has red skin and yellow bulb. The making of potato starch was done by washing the potatoes first and then potatoes were made into fine pulp using blender. The pulpy mass obtained was then washed and filtered. The filtrate was left for 24 hours while the water was changed with decantation. The resulting starch was then tested whether it fulfills the requirements in Famakope Indonesia. From the result of the tablet exicipient specification test, it was found that the starch from the red potato fulfilled the tablet excipient specification, among it : true density 1,5057 g/cm3, virtual density 0,0,6452 g/cm3, pressured density 0,7700 g/cm3, viscosity in 300 C temperature 2,4643 Poise and in 600 C 9,9241 Poise, compresibility force 19,3424%, lifting angle 26,98%, hausner factor 0,5113%. Keyword : Potato, potato starch, tablet excipient specification test. 7 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Judul Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PENGESAHAN . ii ABSTRAK . iii ABSTRACT . iv DAFTAR ISI . v DAFTAR GAMBAR . vii DAFTAR TABEL . viii DAFTAR LAMPIRAN . ix BAB I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Perumusan Masalah. 5 1.3 Hipotesis . 5 1.4 Tujuan Penelitian . 5 BAB II.METODOLOGI PENELITIAN . 6 2.1 Alat-alat . 6 2.2 Bahan-bahan . 6 2.3 Pemeriksaan karakteristik simplisia . 7 2.3.1 Pemeriksaan makroskopi. 7 2.3.2 Pemeriksaan mikroskopik . . 7 2.3.3 Penetapan susut pengeringan . 7 2.3.4 Penetapan kadar abu . 8 8 Universitas Sumatera Utara 2.4 Uji Spesifikasi Eksipien Tablet . 8 2.5 Uji preformulasi . 12 2.6 Uji evaluasi tablet . 14 BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN . 16 BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN . 25 4.1 Kesimpulan . 25 4.2 Saran . 25 DAFTAR PUSTAKA. 26 LAMPIRAN . 28 9 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1. Simplisia umbi kentang ( Solanum tuberosum L). 28 2. Mikroskopik serbuk umbi kentang ( Solanum tuberosum L ) . 30 3. Gambar tablet Isoniazid . 31 10 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1. Formula tablet . 12 2. Hasil karakterisasi simplisia . 17 3. Hasil uji spesifikasi tablet 18 4. Data hasil distribusi partikel 21 5. Data hasil uji preformulasi tablet 21 6. Data hasil evaluasi tablet . 23 11 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Gambar simplisia umbi kentang ( Solanum tuberosum L ) . 28 2. Gambar mikroskopik pati kentang (Solanum tuberosum L.). 30 3. Gambar tablet Isoniazid . 31 4. Perhitungan rendeman . 32 5. Perhitungan susut pengeringan . 33 6. Perhitungan kadar abu . 34 7. Perhitungan bobot jenis nyata 35 8. Perhitungan bobot jenis benar . 36 9. Perhitungan viskositas . 37 10. Contoh perhitungan tablet Isoniazid 38 11. Perhitungan friabilitas 40 12 Universitas Sumatera Utara ISOLASI PATI DARI BEBERAPA JENIS KENTANG (Solanum tuberosum L) DAN UJI SPESIFIKASI EKSIPIEN TABLET ABSTRAK . Kentang ( Solanum tuberosum L ) termasuk family Solaneceae. Kentang dapat digolongkan menurut warna umbinya, yaitu: kentang kuning, kentang putih, dan kentang merah. Kentang kuning memiliki kulit dan daging yang berwarna kuning. Kentang putih berkulit dan berdaging putih. Dan kentang lainya yaitu kentang merah yang kulitnya berwarna merah, tetapi dagingnya kuning. Pembuatan pati kentang dengan cara mencucinya terlebih dahulu dan membuatnya menjadi bubur halus dengan menggunakan blender. Diperoleh masa seperiti bubur dab dilakukan pencucian bubur dengan mengganti airnya.Dan diperas ampas menggunakan kain belacu, filtrat dibiarkan selama 24 jam sambil diganti airnya metode dekantasi. Kemudian pati yang diperoleh ditentukan apakah memenuhi syarat yang tertera didalam Farmakope Indonesia. Dari hasil uji spesifikasi eksipien tablet. Pati dari kentang merah yang memenuhi spesifikasi eksipien tablet, diantaranya bobot jenis benar 1,5057 g/cm3, bobot jenis nyata 0,6452 g/cm3, bobot jenis mampat 0,7700 g/cm3, viskositas pada suhu 300 C sebesar 2,4643 Poise dan pada suhu 600 C sebesar 9,9241 Poise, daya kompresibilitas sebesar 19,3424%, sudut angkat sebesar 26,980, faktor hausner sebesar 0,5113%. Keyword : Kentang, Pati kentang dan Uji spesifikasi eksipien tablet 6 Universitas Sumatera Utara ISOLATION OF STARCH FROM SEVERAL VARIETIES OF POTATO (Solanum tuberosum L.) AND TABLET EXCIPIENT SPECIFICATION TEST ABSTRACT Potato (Solanum tuberosum L.) belongs to the Solanaceae family. Potato can be classified by the colour of the bulb to : yellow potato, white potato and red potato. Yellow potato has yellow skin and bulb. White potato has white skin and bulb. And red potato has red skin and yellow bulb. The making of potato starch was done by washing the potatoes first and then potatoes were made into fine pulp using blender. The pulpy mass obtained was then washed and filtered. The filtrate was left for 24 hours while the water was changed with decantation. The resulting starch was then tested whether it fulfills the requirements in Famakope Indonesia. From the result of the tablet exicipient specification test, it was found that the starch from the red potato fulfilled the tablet excipient specification, among it : true density 1,5057 g/cm3, virtual density 0,0,6452 g/cm3, pressured density 0,7700 g/cm3, viscosity in 300 C temperature 2,4643 Poise and in 600 C 9,9241 Poise, compresibility force 19,3424%, lifting angle 26,98%, hausner factor 0,5113%. Keyword : Potato, potato starch, tablet excipient specification test. 7 Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Amilum merupakan salah satu bentuk bahan tambahan dalam pembuatan tablet sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, bahan penghancur. Sebagai bahan penghancur amilum akan pecah dari bahan pengikat dan menyebabkan pembengkakan dari beberapa komponen penyusun sehingga sebagian tablet akan hancur. Di indonesia terdapat bermacam-macam tanaman yang mengandung amilum yang mungkin dapat digunakan sebagai bahan tambahan. Salah satu contohnya adalah tanaman kentang (Whestler, L. Roy, dkk. 1984). Kentang (Solanum tuberosum L.) termasuk family Solaneceae. Kentang dapat digolongkan menurut warna umbinya, yaitu: kentang kuning, kentang putih, dan kentang merah. Kentang kuning memiliki kulit dan umbi yang berwarna kuning. Kentang putih berkulit dan berumbi putih. Dan kentang lainya yaitu kentang merah yang kulitnya berwarna merah, tetapi umbinya kuning (Sunardjono. R., 2004). Eksipien berdasarkan fungsinya dapat digolongkan menjadi : a. Pengisi (Diluent) Pengisi adalah zat yang ditambahkan untuk menyesuaikan bobot dan ukuran tablet jika dosis zat aktif tidak cukup untuk membuat massa tablet, memperbaiki daya kohesi sehingga tablet dapat dikempa dengan baik, serta mengatasi masalah kelembaban yang mempengaruhi kestabilan zat aktif. b. Pengikat dan Perekat (Binders and Adhesives) 13 Universitas Sumatera Utara Pengikat atau perekat adalah zat yang digunakan untuk menaikkan kekompakkan atau sifat kohesif dari serbuk sehingga dapat membentuk granul. c. Penghancur (Disintegran) Penghancur atau disintegran adalah zat yang digunakan untuk memudahkan hancurnya tablet dalam cairan saluran cerna. Penghancur memiliki lima mekanisme sebagai berikut : penguatan efek kapiler, penarikan air ke dalam tablet, pelepasan gas (terutama CO2), yang dapat merusak struktur tablet, pelelehan pada suhu tubuh, perusakan pengikat oleh reaksi enzimatik. d. Pelincin Pelicin adalah zat yang digunakan untuk mengurangi gesekan antara granul dengan dinding cetakan selama pengempaan dan pengeluaran tablet. 1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka perumusan masalah pada penelitian ini adalah: a. Apakah pati dari beberapa jenis kentang (Solanum tuberosum L.) yang diperoleh dengan cara isolasi dapat memenuhi syarat didalam Farmakope Indonesia. b. Apakah pati yang diisolasi dari beberapa jenis kentang (Solanum tuberosum L) memenuhi uji spesifikasi sebagai eksipien pada tablet. 1.3 Hipotesis Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka hipotesis pada penelitian ini adalah: 14 Universitas Sumatera Utara a. Pati yang diperoleh dari beberapa jenis kentang (Solanum tuberosum L.) dapat memenuhi syarat yang tertera didalam Farmakope Indonesia. b. Pati kentang (Solanum tuberosum L.) dapat memenuhi spesifikasi sebagai eksipien pada tablet seperti Uji Sudut Angkat, Uji Bobot Jenis Nyata, Bobot Jenis Benar, Bobot Jenis Mampat, Uji Distribusi Partikel, Uji kekentalan dengan menggunakan Viskosimeter Bola Jatuh. 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: a. Untuk mengisolasi pati dari beberapa jenis kentang (Solanum tuberosum L.) yang memenuhi syarat didalam Farmakope Indonesia. b. Untuk mengetahui pati kentang, apakah dapat memenuhi uji spesifikasi sebagai eksipien tablet. 15 Universitas Sumatera Utara BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Morfologi Tumbuhan Kentang mempunyai sifat menjalar, batangnya berbentuk segi empat, panjangnya bisa mencapai 50 - 120 cm, dan tidak berkayu. Batang dan daun berwarna hijau kemerah- merahan atau keungu - unguan. Bunganya berwarna kuning keputihan atau ungu. Akar tanaman menjalar dan berukuran sangat kecil bahkan sangat halus ( Setiadi, F.Surya., 2000). 2.1.1 Sistematika Tumbuhan Dalam taksonomi tumbuhan, katuk diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Kelas : Dicotyledoneae Ordo : Solanales Famili : Solanaceae Genus : Solanum Spesies : Solanum tuberosum L. (Setiadi, F.Surya., 2000). 2.1.2 Nama Daerah Luwi kumeli di Jawa barat, gantang di Aceh dan Minangkabau, gentang atau gadung lepar di Karo, gentang atau gadung lepar di Lampung, kentang atau 16 Universitas Sumatera Utara ubi mandira di Palembang, ubi kumaden dan di Sumba disebut keteki jawa (Setiadi, F.Surya., 2000). 2.1.3 Kandungan Kimia Kandungan kimia dari kentang (Solanum tuberosum L.) antara lain : karbohidrat 19 g, pati 15 g, serat pangan 2,2 g. Lemak 0,1 g, protein 2 tertentu mungkin memerlukan pemacu aliran, zat warna, zat perasa, dan pemanis (Lachman, dkk, 1994). Komposisi umum dari tablet adalah zat berkhasiat, bahan pengisi, bahan pengikat atau perekat, bahan pengembang dan bahan pelicin. Kadang-kadang dapat ditambahkan bahan pewangi (flavoring agent), bahan pewarna (coloring agent) dan bahan-bahan lainnya (Ansel, 1989). a. Pengisi Digunakan agar tablet memiliki ukuran dan massa yang dibutuhkan. Sifatnya harus netral secara kimia dan fisiologis, selain itu juga dapat dicernakan dengan baik (Voigt, 1995). Bahan-bahan pengisi yaitu : laktosa, sukrosa, manitol, sorbitol, amilum, bolus alba, kalsium sulfat, natrium sulfat, natrium klorida, magnesium karbonat (Soekemi, dkk, 1987). b. Pengikat Untuk memberikan kekompakan dan daya tahan tablet, juga untuk menjamin penyatuan beberapa partikel serbuk dalam butir granulat (Voigt, 1995). Pengikat yang umum digunakan yaitu: amilum, gelatin, glukosa, gom arab, natrium alginat, cmc, polivinilpirolidon, dan veegum (Soekemi, dkk, 1987). c. Penghancur Untuk memudahkan pecahnya tablet ketika berkontak dengan cairan saluran pencernaan dan mempermudah absorpsi (Lachman, dkk, 1994). Bahan yang digunakan sebagai pengembang yaitu: amilum, gom, derivat selulosa, alginat, dan clays (Soekemi, dkk, 1987). d. Pelicin Ditambahkan untuk meningkatkan daya alir granul-granul pada corong pengisi, mencegah melekatnya massa pada punch dan die, mengurangi pergesekan antara butir-butir granul, dan mempermudah pengeluaran tablet dari die. Bahan pelicin yaitu : metalik stearat, talk, asam stearat, senyawa lilin dengan titik lebur tinggi, amilum maydis (Soekemi, dkk, 1987). Bahan pelicin mempunyai 3 fungsi, yaitu: 1. Lubricants Lubrikan adalah bahan yang berfungsi untuk mengurangi friksi antara permukaan dinding/tepi tablet dengan dinding die selama kompresi dan ejeksi. Lubrikan ditambahkan pada pencampuran akhir/final mixing, sebelum proses pengempaan. Lubrikan dapat diklasifikasikan berdasarkan kelarutannya dalam air yaitu larut dalam air dan tidak larut dalam air. Pertimbangan pemilihan lubrikan tergantung pada cara pemakaian, tipe tablet, sifat disintegrasi dan disolusi yang dinginkan, sifat fisika-kimia serbuk/granul dan biaya. 2. Glidants Glidants ditambahkan dalam formulasi untuk menaikkan/meningkatkan fluiditas massa yang akan dikempa, sehingga massa tersebut dapat mengisi die dalam jumlah yang seragam. Amilum adalah glidan yang paling populer karena disamping dapat berfunsi sebagai glidan juga sebagai disintegran dengan konsentrasi sampai 10%. Talk lebih baik sebagai glidan dibandingkan amilum, tetapi dapat menurunkan disintegrasi dan disolusi tablet. Pada tabel terlihat beberapa tipe glidan yang biasa digunakan. Tabel Tipe dan jumlah lubrikan yang biasanya digunakan Glidants Konsentrasi (%) Logam stearat
Isolasi Pati Dari Beberapa Jenis Kentang (Solanum tuberosum L.) Dan Uji Spesifikasi Eksipien Tablet
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Isolasi Pati Dari Beberapa Jenis Kentang (Solanum tuberosum L.) Dan Uji Spesifikasi Eksipien Tablet

Gratis