Feedback

Pengaruh Desentralisasi Fiskal Dan Fiscal Stress Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kinerja Keuangan Daerah Di Kabupaten/Kota Se-Propinsi Aceh

Informasi dokumen
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN FISCAL STRESS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI KINERJA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN/KOTA SE-PROPINSI ACEH TESIS Oleh SARTINA NA 097017060/Ak SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 1 Universitas Sumatera Utara 2011 PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN FISCAL STRESS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI KINERJA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN/KOTA SE-PROPINSI ACEH TESIS Diajukan Sebagai Salah Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Ilmu Akuntansi Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Oleh SARTINA NA 097017060/Ak SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2 Universitas Sumatera Utara Judul Tesis : 2011 PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN FISCAL STRESS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI KINERJA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN/KOTA SE-PROPINSI ACEH Nama Mahasiswa : Sartina NA Nomor Pokok : 097017060 Program Studi : Ilmu Akuntansi Menyetujui : Komisi Pembimbing, (Prof. Erlina, SE, M.Si, Ph.D, Ak.) Ketua Ketua Program Studi, (Drs. Zainul Bahri Torong, M.Si, Ak.) Anggota Direktur, (Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS MBA, CPA) (Prof.Dr.Ir.A.Rahim Matondang, MSIE) 3 Universitas Sumatera Utara Tanggal lulus : 25 Juli 2011 Telah diuji pada Tanggal : 25 Juli 2011 PANITIA PENGUJI TESIS Ketua : Prof. Erlina, SE., M.Si., Ph.D., Ak. Anggota : 1. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MBA, MAFIS, Ak. 2. Drs. Zainul Bahri Torong, M.Si., Ak. 3. Dr. Rina Bukit, SE., M.Si., Ak. 4. Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M.Si. Ak. 4 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal dan fiscal stress terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se-Propinsi Aceh, baik secara langsung maupun melalui kinerja keuangan daerah. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini : Apakah desentralisasi fiskal dan fiscal stress berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh, baik secara langsung maupun melalui kinerja keuangan? Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini : Desentralisasi fiskal dan fiscal stress berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se-Propinsi Aceh, baik secara langsung maupun melalui kinerja keuangan daerah. Permasalahan dan hipotesis dalam penelitian ini dijawab dan dibuktikan dengan menggunakan analisis secara statistik deskriptif dan analisis secara statistik, yang meliputi : uji asumsi klasik, analisis regresi berstruktur, uji F, Uji t, analisis jalur, analisis dekomposisi dan analisis koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dijustifikasi bahwa (1) Desentralisasi fiskal dan fiscal stress berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se-Propinsi Aceh; (2) Desentralisasi fiskal berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh, sedangkan fiscal stress berpengaruh positif terhadak kinerja keuangan Kabupaten/Kota sePropinsi Aceh; (3) Kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se-Nanggroe Aceh; (4) Kinerja keuangan daerah berpengaruh didalam menstimulus pengaruh negatif desentralisasi fiskal dan fiscal stress terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota se- Kabupaten/Kota sePropinsi Aceh. Kata Kunci : Desentralisasi Fiskal, Fiscal Stress, Kinierja Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi. 5 Universitas Sumatera Utara ABSTRACT This research is conducted as a mean to test the fiscal decentralization influence and fiscal stress to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh, either through direct and also through financial performance. Accurate problems in this research : Are there fiscal decentralization and fiscal stress have an effect on to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh, in directly and also by fincancial performance? Hypothesis raised in this research is Fiscal decentralization and fiscal stress have an effect on to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh, in directly and also by financial performance. The problems And hypothesis in this research are replied and proved by using descriptive analysis statistically and analysis statistically, covering : classic assumption test, structure regression test, , test of the F, Test of the t, path analysis, decomposition analysis and analysis of the determination coefficient. Based on analysis, judged that : ( 1) Fiscal decentralization and fiscal stress have an negative affected to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh; ( 2) Fiscal decentralization have an negative affected to financial performance of of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh, while fiscal stress have an positive affected to financial performance of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh; ( 3) Financial Performance have an positive affected to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh; ( 4) Financial performance have an affected to stimulus negative affected fiscal decentralization and fiscal stress to economic growth of Kabupaten/Kota at Propinsi Aceh. Keywords : Fiscal Decentralization, Fiscal Stress, Financial Performance, Economic Growth. 6 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Dengan segala kerendahan hati, tulus dan ikhlas, penulis menyampaikan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, oleh karena dorongan rahmat dan ridhoNya yang berkelimpahan, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini. Dalam menyelesaikan tesis ini tentu saja penulis banyak menemui kesulitankesulitan, kendala-kendala dan hambatan-hambatan, akan tetapi berkat bantuan, bimbingan, petunjuk dan masukan dari berbagai pihak lainnya penulis dapat menyelesaikannya. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, tulus dan ikhlas penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), SP.A(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk mengikuti dan menyelesaikan Sekolah Pascasarjana. 2. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE, selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, yang senantiasa dengan sabar dan secara berkesinambungan meningkatkan layanan pendidikan di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 3. Ibu Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS ,MBA, , CPA., selaku Ketua Program Studi Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, sekaligus sebagai Ketua Komisi Dosen Pembanding yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini. 4. Ibu Prof. Dr. Erlina, M.Si, selaku Ketua Komisi Dosen Pembimbing yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini. 5. Bapak Drs. Zainul Bahri Torong, M.Si, Ak, selaku Anggota Komisi Dosen Pembimbing yang yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini. 6. Ibu Dr. Rina Bukit, M.Si., selaku Anggota Komisi Dosen Pembanding yang yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini. 7 Universitas Sumatera Utara 7. Ibu Dra. Tapi Anda Sari Lubis, M.Si. Ak, selaku Anggota Komisi Dosen Pembanding yang yang telah banyak memberikan saran dan kritik yang konstruktif dalam membimbing penulis sejak awal hingga selesainya tesis ini. 8. Suami tercinta Merah Sakti, SH., dan anak-anak tersayang : T. Raypa Andrian Sastra, Cut Intan Mutia dan T. Syahru Setiawan Sastra yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada penulis sejak memulai perkuliahan hingga penulisan tesis ini. 9. Ayahanda tercinta Alm. H. Nawawi Arifin dan Ibunda tersayang Hj. Mariana Hasan yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada penulis sejak memulai perkuliahan hingga penulisan tesis ini. 10. Ayahanda mertua Alm. H. R. Jamaluddin dan Ibunda mertua Hj. Sudah yang juga senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada penulis sejak memulai perkuliahan hingga penulisan tesis ini. 11. Pemerintah Kota Subullusallam yang telah memberikan bantuan Bea Siswa Tugas Belajar kepada Penulis. 12. Rekan – rekan mahasiswa di Sekolah Pascasarjana Program Studi Ilmu Akuntansi Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna baik dari segi penyajian maupun dari segi penyusunannya. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca guna penyempurnaan tesis ini pada masa yang akan datang. Akhir kata penulis mengucapkan semoga tesis ini bermanfaat bagi para pembaca, khususnya bagi rekan mahasiswa/i. Medan, Juli 2011 Penulis, Sartina NA. 097017060/Akt 8 Universitas Sumatera Utara RIWAYAT HIDUP Nama Tempat/Tgl. Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Telepon Orang Tua (Ayah) (Ibu) Nama Suami Anak : : : : : : : : : : Sartina. NA Blang Pidie, 16 Desember 1968 Perempuan Islam Subulussalam 082166812345 Alm. H. Nawawi Arifin Hj. Mariana Hasan Merah Sakti, SH. 1. T. Raypa Andiran Sastra 2. Cut Intan Mutia Sastra 3. T. Syaru Setiawan Sastra Riwayat Pendidikan 2009 – 2011 : Kuliah di Program Studi Ilmu Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara 2009 – 2011 : Kuliah di Program Studi Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Institut Magister Manajemen Indonesia (IMMI) 2002 – 2008 : Universitas Abulyatama Blang Pidie, Fakulktas Ekonomi, Departemen Akuntansi. 1984 – 1987 : SMA Negeri 1 Blang Pidie 1981 – 1984 : SMP Negeri 1 Blang Pidie 1975 - 1981 : SD Negeri Blang Pidie 2009 s.d. Sekarang : PNS Non Aktif 2008 – 2009 : Staf Bendaharawan P.U 2007 – 2008 : Staf Kasda Walikota 2001 – 2006 : Staf Bendaharawan Kantor Camat Riwayat Pekerjaan 9 Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK . ABSTRACT . KATA PENGANTAR . DAFTAR RIWAYAT HIDUP . DAFTAR ISI. DAFTAR TABEL . DAFTAR GAMBAR . DAFTAR LAMPIRAN . BAB I : PENDAHULUAN . 1.1. 1.2. 1.3. 1.4. 1.5. BAB II BAB IV 1 Latar Belakang . Perumusan Masalah . Tujuan Penelitian . Manfaat Penelitian . Originalitas Penelitian . 1 9 10 10 11 : TINJAUAN PUSTAKA . 13 2.1. .L andasan Teoritis . 2.1.1. Pertumbuhan Ekonomi . 2.1.2. Otonomi Daerah . 2.1.3. Kinerja Keuangan Daerah . 2.1.4. Desentralisasi Fiskal. 2.1.5. Fiscal Stress . 2.2. Review Penelitian Terdahulu . BAB III i ii iii v vi viii x xi 13 13 16 19 22 27 31 : KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS . 38 3.1. Kerangka Konseptual . 3.2. Pengembangan Hipotesis . 38 42 : METODE PENELITIAN . 43 4.1. Rancangan Penelitian . 4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian . 4.3. Populasi dan Sampel . 4.3.1. Populasi Penelitian . 43 44 44 44 10 Universitas Sumatera Utara BAB V BAB VI 4.3.2. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel . 4.4. Definisi Operasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian . 4.5. Metode Pengumpulan Data . 4.5.1. Jenis dan Sumber Data . 4.5.2. Teknik Pengumpulan Data. 4.6. Metode Analisis Data . 4.6.1. Analisis Deskriptif . 4.6.2. Uji Asumsi Klasik . 4.6.3. Model Analisis Data . 4.6.4. Pengujian Hipotesis . 4.6.5. Analisis Koefisien Determinasi . 47 52 52 52 52 53 53 56 57 59 : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . 61 5.1. Seleksi dan Tabulasi Data . 5.2. Analisis Statistik Deskriptif . 5.2.1. Pertumbuhan Ekonomi . 5.2.2. Desentralisasi Fiskal . 5.2.3. Fiskal Stress . 5.2.4. Kinerja Keuangan . 5.3. Analisis Data . 5.3.1. Uji Asumsi Klasik . 5.3.2. Model Analisis Data . 5.3.3. Pengujian Hipotesis . 5.3.4. Analisis Koefisien Determinasi . 5.4. Pembahasan . 61 63 64 66 68 70 73 73 76 79 85 86 : KESIMPULAN DAN SARAN . 92 6.1. .K esimpulan . 6.2. .K eterbatasan Penelitian . 6.3. .S aran. DAFTAR PUSTAKA . 45 92 93 93 95 11 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor 1.1. Judul Halaman Pertumbuhan Ekonomi Propinsi Aceh Menurut Lapangan Usaha Tahun 2005 – 2008 (Persentase) . 2 2.1. Review Penelitian Terdahulu . 36 4.1. Populasi Penelitian . 45 4.2. Populasi yang Memenuhi Kriteria Sampel . 46 4.3. Sampel Penelitian . 47 4.4. Matriks Operasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian . 51 4.5. Dekomposisi Pengaruh Antar Variabel Model Analisis Jalur . 59 5.1. Data Pertumbuhan Ekonomi, Desentralisasi Fiscal, Fiscal Stress dan Kinerja Keuangan 13 Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh. 61 Hasil Analisis Statistik Deskriptif Pertumbuhan Ekonomi, Desentralisasi Fiscal, Fiscal Stress dan Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh Tahun 2002 – 2009. 64 Statistik Deskriptif Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota sePropinsi Aceh dari Tahun 2002 – 2009 . 65 Statistik Deskriptif Desentralisasi Fiskal Kabupaten/Kota sePropinsi Aceh dari Tahun 2002 – 2009 . 68 Statistik Deskriptif Fiskal Stress Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh dari Tahun 2002 – 2009 . 70 Statistik Deskriptif Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh dari Tahun 2002 – 2009. 72 Hasil Uji Normalitas . 73 5.2. 5.3. 5.4. 5.5. 5.6. 5.7. 12 Universitas Sumatera Utara 5.8. Hasil Uji Heterokedastistias. 74 5.9. Hasil Uji Multikolinieritas . 75 5.10. Pengaruh Desentralisasi Fiskal, Fiskal Stress terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh . 80 Pengaruh Desentralisasi Fiskal, Fiskal Stress terhadap Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota se- Propinsi Aceh. 80 Hasil Uji t Hubungan Kausalitas Desentralisasi Fiskal, Fiskal Stress, Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota sePropinsi Aceh . 81 Dekomposisi Pengaruh Terdahulu No. 1. Nama Peneliti (Tahun) Wahyu (2004) Judul Penelitian Analisis Pengaruh Perubahan Regulasi Keuangan Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah di Pemerintah Kota Medan. Variabel Penelitian Dependent Variable: Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah. Independent Variable: Perubahan Regulasi Keuangan Daerah di Pemerintah Kota Medan. Hasil Penelitian 1. Secara simultan Rasio upaya fiskal, Rasio efisiensi anggaran, Rasio desentralisasi fiskal dan Rasio kemampuan pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. 2. Secara parsial hanya Rasio upaya fiskal dan Rasio efisiensi anggaran yang berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. 2. Tambun (2005) Pengaruh Otonomi Daerah dan Sektorsektor Berpotensi yang Dapat Dikembangkan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pemko Medan. Dependent Variable: Pendapatan Asli Daerah (PAD) Independent Variable: Otonomi Daerah dan Sektor-sektor Berpotensi yang Dapat Dikembangkan. 3. Florida (2006) Analisa Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara. Dependent 1. Secara Simultan: Ada pengaruh Variable: yang signifikan Pendapatan Asli Kinerja Keuangan. Daerah (PAD) terhadap Kinerja Independent Keuangan Pemerintah Variable: Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara. Pendapatan Asli 2. Secara Parsial: Hanya pajak Daerah. daerah dan retribusi daerah yang dominan mempengaruhi Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara. 4. Simanjuntak (2006) Analisa Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pertumbuhan Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi. Independent Ada pengaruh yang signifikan Otonomi Daerah dan Sektor-sektor berpotensi yang dikembangkan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ada Pengaruh yang Signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Labuhan Batu. Universitas Sumatera Utara Lanjutan Tabel 2.1 No. Nama Peneliti (Tahun) Judul Penelitian Ekonomi di Kabupaten Labuhan Batu. 5. Ananta (2008) Analisis Pengaruh Otonomi Daerah Ditinjau dari Aspek Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Variabel Penelitian Variable: Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dependent Variable: Kinerja Keuangan. Independent Variable: Otonomi Daerah Ditinjau dari Aspek Desentralisasi Fiskal. Hasil Penelitian Ada pengaruh yang signifikan Otonomi Daerah ditinjau dari Aspek Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Istimewa Yogyakarta. Universitas Sumatera Utara BAB III KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS 3.1. Kerangka Konsep Untuk menggambarkan pengaruh antara variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) maka kerangka konseptual dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut: DESENTRALISASI FISKAL (X1) PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) (X2) KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Y) Gambar 3.1. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual menunjukkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Y) sedangkan variabel independen terdiri dari Desentralisasi Fiskal (X1) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD ) (X2). Dalam penelitian ini yang dimaksudkan sebagai kinerja keuangan pemerintah daerah adalah tingkat capaian dari suatu hasil kerja di bidang keuangan daerah yang meliputi anggaran dan realisasi PAD dengan menggunakan indikator keuangan yang ditetapkan melalui suatu kebijakan atau ketentuan perundang-undangan selama satu periode anggaran. Pemerintah daerah sebagai pihak yang diserahi tugas menjalankan Universitas Sumatera Utara roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat wajib menyampaikan pertanggungjawaban keuangan daerahnya untuk dinilai apakah pemerintah daerah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak. Sejalan dengan otonomi daerah yang mulai efektif diberlakukan sejak Januari 2001 (Perda No. 11 Tahun 2003 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah) maka perlu diketahui bagaimana Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara. Kinerja tersebut dapat diketahui dari tolak ukur kinerja yaitu ukuran keberhasilan yang dicapai pada setiap unit organisasi perangkat daerah. Keuangan Pemerintah Daerah tidak saja mencerminkan arah dan pencapaian kebijakan fiskal dalam mendorong pembangunan di daerah secara umum tetapi juga menggambarkan sejauhmana tugas dan kewajiban yang diembankan pada pemerintahan daerah (kabupaten) dalam konteks desentralisasi fiskal itu dilaksanakan. Jumlah dan kenaikan kontribusi PAD akan sangat berperan dalam kemandirian Pemerintah Daerah yang dapat dikatakan sebagai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Kinerja ini dapat dilihat melalui sasaran yang telah tercapai dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat melalui Desentralisasi Fiskal dan pemanfaatan PAD (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Laba BUMD dan lain-lain pendapatan yang sah). Pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Pengaruh antara Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Universitas Sumatera Utara Desentralisasi Fiskal merupakan bagian penting dalam implementasi otonomi daerah yaitu suatu proses distribusi anggaran dari tingkat pemerintahan yang lebih tinggi kepada pemerintahan yang lebih rendah untuk melaksanakan fungsi atau tugas pemerintahan secara efektif dan mendapat kebebasan pengambilan keputusan dalam penyediaan pelayanan publik sesuai dengan banyaknya kewenangan bidang pemerintahan yang dilimpahkan. Menurut Saragih (2003: 91), Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah yaitu: Semakin tinggi Desentralisasi Fiskal yang menunjukkan derajat kemandirian suatu daerah semakin mampu membiayai pembangunan daerah tersebut maka kinerja keuangan pemerintah daerah meningkat. Hal ini dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan desentralisasi fiskal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. 2. Pengaruh antara Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Pendapatan Asli Daerah dapat diartikan sebagai pendapatan yang bersumber dari pungutan-pungutan yang dilaksanakan oleh daerah berdasarkan peraturanperaturan yang berlaku yang dapat dikenakan kepada setiap orang atau badan usaha baik milik pemerintah maupun swasta karena perolehan jasa yang diberikan pemerintah daerah tersebut. Oleh sebab itu daerah dapat melaksanakan pungutan dalam bentuk penerimaan pajak, retribusi dan penerimaan lainnya yang sah yang diatur dalam undang-undang. Universitas Sumatera Utara Berdasarkan ketentuan Undang-Undang di atas, bahwa sumber pendapatan asli daerah yang paling utama di pemerintah daerah adalah pajak daerah dan hasil retribusi daerah. Oleh karena itu untuk dapat melaksanakan pembangunan ekonomi dengan baik maka pemerintah daerah dituntut untuk dapat mengoptimalkan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari hasil pajak dan retribusi daerah. Menurut Hasil Penelitian Florida (2006), Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah yaitu: Semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah untuk membiayai pelayanan pembangunan maka akan menunjukkan kinerja keuangan pemerintah daerah meningkat. Hal ini dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. 3. Secara simultan Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah yaitu: Semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah semakin kuat pula derajat kemandirian daerah dan rendahnya bantuan dari Pemerintah Pusat atau desentralisasi fiskal menurun maka kinerja keuangan pemerintah daerah meningkat. Hal ini dapat dikatakan bahwa secara simultan ada pengaruh yang signifikan Desentralisasi Fiskal dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Universitas Sumatera Utara 3.2. Hipotesis Penelitian Berdasarkan kerangka konseptual yang telah digambarkan dan diuraikan di atas maka hipotesis penelitian ini adalah: Desentralisasi Fiskal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara baik secara simultan maupun parsial. Universitas Sumatera Utara BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang dibangun berdasarkan teori-teori yang melandasinya. Dengan demikian penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif yang bertujuan untuk menguji hipotesis tetapi juga merupakan penelitian yang menggunakan paradigma kuantitatif. Menurut Umar (2003: 27), Paradigma kuantitatif adalah pengujian teori melalui pengukuran variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosedur 15.00 7.80 14.00 38.40 20.10 39.10 9.10 24.30 102.70 31.60 9.40 13.90 4.80 23.60 25.40 11.50 15.50 23.60 15.10 386.90 16.20 12.10 2010 22.22 11.77 34.10 16.50 8.58 15.40 42.24 22.11 43.01 10.01 26.73 112.97 34.76 10.34 15.29 5.28 25.96 27.94 12.65 17.05 25.96 16.61 425.59 17.82 13.31 Universitas Sumatera Utara Lampiran 3. Realisasi Pengeluaran Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun 2006-2010 (Rp. Milyar) No. Kabupaten/Kota 2006 2007 2008 2009 2010 1 Nias 296.60 493.70 606.90 630.30 690.99 2 Mandailing Natal 371.10 493.90 553.40 574.60 629.94 3 Tapanuli Selatan 538.30 665.00 870.00 530.00 617.00 4 Tapanuli Tengah 257.10 372.90 436.70 467.10 510.77 5 Tapanuli Utara 361.10 434.50 498.90 547.40 597.29 6 Toba Samosir 266.40 339.20 436.60 491.00 534.66 7 Labuhan Batu 482.00 782.60 950.40 572.80 667.84 8 Asahan 536.40 710.90 654.10 648.80 714.21 9 Simalungun 619.30 739.30 911.30 937.20 1028.33 10 Dairi 328.00 370.40 478.00 439.80 487.60 11 Karo 355.60 544.10 577.30 655.10 712.83 12 Deli Serdang 784.70 994.20 1179.00 1319.00 1436.90 13 Langkat 593.10 786.40 840.10 938.80 1022.81 14 Nias Selatan 115.30 262.70 428.90 590.50 633.39 15 Humbang Hasundutan 229.00 341.70 365.80 388.60 425.18 16 Pakpak Bharat 145.60 206.40 257.60 296.60 322.36 17 Samosir 225.10 226.80 380.70 419.40 457.47 18 Serdang Bedagai 379.90 458.10 520.60 621.60 673.66 19 Sibolga 174.40 259.60 332.80 324.90 358.18 20 Tanjung Balai 204.40 251.40 379.00 380.40 418.30 21 Pematangsiantar 288.40 281.70 463.70 487.20 533.57 22 Tebing Tinggi 197.50 282.50 358.80 362.50 398.38 23 Medan 1322.40 1751.80 1872.90 2350.10 2537.39 24 Binjai 274.60 355.80 395.00 407.50 447.00 25 Padangsidempuan 249.00 335.00 380.80 351.00 389.08 Universitas Sumatera Utara Lampiran 4. Desentralisasi Fiskal Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun 2006- 2010 (%) No. Kabupaten/Kota 2006 2007 2008 2009 1 Nias 4.06 3.13 3.02 3.20 2 Mandailing Natal 2.22 2.42 2.39 1.86 3 Tapanuli Selatan 2.77 3.88 1.61 5.85 4 Tapanuli Tengah 2.87 2.79 2.38 3.21 5 Tapanuli Utara 1.86 1.36 1.36 1.42 6 Toba Samosir 3.90 2.61 2.02 2.85 7 Labuhan Batu 6.67 4.94 4.90 6.70 8 Asahan 4.45 3.46 2.89 3.10 9 Simalungun 3.38 4.59 3.79 4.17 10 Dairi 1.62 1.77 1.51 2.07 11 Karo 4.27 3.34 3.20 3.71 12 Deli Serdang 7.91 7.81 7.36 7.79 13 Langkat 3.48 2.76 2.77 3.37 14 Nias Selatan 1.86 1.28 1.95 1.59 15 Humbang Hasundutan 1.53 1.75 1.88 3.58 16 Pakpak Bharat 0.77 1.17 1.25 1.62 17 Samosir 2.92 4.05 2.81 5.63 18 Serdang Bedagai 4.52 4.37 4.18 4.09 19 Sibolga 4.31 2.84 3.06 3.54 20 Tanjung Balai 5.30 4.60 3.12 4.07 21 Pematangsiantar 5.64 7.05 5.09 4.84 22 Tebing Tinggi 4.44 3.61 3.93 4.17 23 Medan 23.66 18.51 18.39 16.46 24 Binjai 5.03 3.66 3.45 3.98 25 Padangsidempuan 2.47 3.01 3.02 3.45 2010 3.22 1.87 5.53 3.23 1.44 2.88 6.32 3.10 4.18 2.05 3.75 7.86 3.40 1.63 3.60 1.64 5.67 4.15 3.53 4.08 4.87 4.17 16.77 3.99 3.42 Universitas Sumatera Utara Lampiran 5. Belanja Modal Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara Tahun 2006-2010 (Rp. Milyar) No. Kabupaten/Kota 2006 2007 2008 1 Asahan 134.81 219.36 191.70 2 Dairi 41.06 116.66 137.24 3 Deli Serdang 159.72 311.68 316.21 4 Humbahas 95.10 161.63 156.33 5 Karo 50.96 169.70 103.95 6 Labuhan Batu 84.49 236.91 123.61 7 Langkat 99.64 157.25 108.54 8 Mandailing Natal 104.00 161.88 147.44 9 Nias 38.58 133.46 125.80 10 Nias Selatan 17.75 101.57 208.18 11 Pakpak Bharat 70.87 120.37 111.18 12 Samosir 102.44 72.73 144.18 13 Serdang Bedagai 94.02 106.68 87.52 14 Simalungun 104.07 176.30 278.18 15 Tapanuli Selatan 127.07 166.74 233.33 16 Tapanuli Tengah 67.17 129.93 129.42 17 Tapanuli Utara 84.68 127.51 129.89 18 Toba Samosir 76.25 110.14 99.20 19 Binjai 49.14 77.54 76.79 20 Medan 215.68 413.09 242.53 21 Padangsidempuan 62.27 87.09 70.03 22 Pematangsiantar 64.39 82.66 74.84 23 Sibolga 40.31 103.87 96.95 24 Tanjung Balai 67.64 100.74 139.93 25 Tebing Tinggi 62.27 120.87 108.88 2009 201.29 144.10 332.02 164.15 109.14 129.80 113.97 154.81 132.09 218.59 116.74 151.39 91.90 292.09 245.00 135.89 136.38 104.16 80.63 254.65 73.53 78.58 101.80 146.93 114.33 2010 210.87 150.97 347.83 171.97 114.34 135.98 119.39 162.18 138.38 229.00 122.30 158.60 96.28 305.99 256.67 142.36 142.88 109.12 84.47 266.78 77.03 82.33 106.65 153.92 119.77 Universitas Sumatera Utara Lampiran 6. Deskripsi Statistik Statistics Pertumbuhan Desentralisas Ekonomi i Fiskal N Valid 125 125 Missing 00 Mean 5.4204 4.1334 Median 5.4400 3.4500 Mode 3.99(a) 1.86(a) Std. Deviation .76375 3.41071 Variance .583 11.633 Range 4.90 22.89 Minimum 2.88 .77 Maximum 7.78 23.66 a Multiple modes exist. The smallest value is shown Belanja Modal 125 0 143.1910 127.0700 62.27 73.69490 5430.938 395.34 17.75 413.09 Universitas Sumatera Utara Lampiran 7. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas borP muC detcepxE 0.0 0.0 Observed Cum Prob 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual Universitas Sumatera Utara ycneuqerF Regression Standardized Residual -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 0 N = 125 Std. Dev. = 0.992 Mean = -1.47E-15 5 10 15 20 25 30 Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi Histogram Statistics Pertumbuhan Ekonomi N Valid 125 Missing 0 Mean 5.4204 Median 5.4400 Mode 3.99(a) Std. Deviation .76375 Variance .583 Skewness -.068 Std. Error of Skewness .217 Kurtosis .819 Std. Error of Kurtosis .430 Sum 677.55 a Multiple modes exist. The smallest value is shown Universitas Sumatera Utara Uji Multikolinieritas Coefficients(a) Standardiz ed Mod Unstandardized Coefficien el Coefficients ts Std. B Error Beta 1 (Constant) 5.380 .166 Desentralisa si Fiskal .082 .018 .368 Belanja Modal -.002 .001 -.202 a Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi t 32.474 4.484 -2.468 Sig. .000 Collinearity Statistics Toleran ce VIF .000 .973 1.028 .015 .973 1.028 Coefficient Correlations(a) Model 1 Correlations Belanja Modal Desentralisasi Fiskal Covariances Belanja Modal Desentralisasi Fiskal a Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi Belanja Desentralisasi Modal Fiskal 1.000 .166 .166 1.000 .000 .000 .000 .000 Universitas Sumatera Utara Uji Autokorelasi Model Summary(b) Std. Error Mode Adjusted of the Durbin- l R R Square R Square Estimate Watson 1 .448(a) .201 .188 .68825 1.762 a Predictors: (Constant), Belanja Modal, Desentralisasi Fiskal b Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi Uji Heteroskedastisitas laudiseR dezitnedutS noissergeR -2 -4 Regression Standardized Predicted Value 024 -3 -2 -1 0 1 2 3 Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi 6 Scatterplot Universitas Sumatera Utara Uji Glesjer Coefficients(a) Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model B Error Beta 1 (Constant) .475 .099 Desentralisa si Fiskal -.006 .011 -.053 Belanja Modal .001 .001 .117 a Dependent Variable: abs_res Lampiran 8. Uji Hipotesis Variables Entered/Removed(b) Mode Variables Variables l Entered Removed Method 1 Belanja Modal, Desentralisasi . Enter Fiskal(a) a All requested variables entered. b Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi t 4.806 -.587 1.289 Sig. .000 .558 .200 Model Summary Std. Error Mode Adjusted of the l R R Square R Square Estimate 1 .448(a) .201 .188 .68825 a Predictors: (Constant), Belanja Modal, Desentralisasi Fiskal Universitas Sumatera Utara ANOVA(b) Mode Sum of Mean l Squares df Square F 1 Regression 14.543 2 7.271 15.351 Residual 57.789 122 .474 Total 72.332 124 a Predictors: (Constant), Belanja Modal, Desentralisasi Fiskal b Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi Sig. .000(a) Coefficients(a) Mode Unstandardized Standardized l Coefficients Coefficients Std. B Error Beta 1 (Constant) 5.380 .166 Desentralisasi Fiskal .082 .018 .368 Belanja Modal -.002 .001 -.202 a Dependent Variable: Pertumbuhan Ekonomi t 32.474 4.484 -2.468 Sig. .000 .000 .015 Universitas Sumatera Utara
Pengaruh Desentralisasi Fiskal Dan Fiscal Stress Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kinerja Keuangan Daerah Di Kabupaten/Kota Se-Propinsi Aceh
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Desentralisasi Fiskal Dan Fiscal Stress Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kinerja Keuangan Daerah Di Kabupaten/Kota Se-Propinsi Aceh

Gratis