Hubungan antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa : studi korelasi pada sistem full day school di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok

Gratis

0
9
91
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Ag sebagai Dosen Pembimbing skripsi yang telah membimbing dan meluangkan waktu, tenaga dan fikiran di sela-sela kesibukannya untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Kepala sekolah, dewan guru MTs Al-Kautsar yang telah menyediakan waktu dan tempat untuk penelitian ini.

5. Ibunda dan Ayahanda dan segenap keluarga tercinta serta anak-anak

  Yatim Yayasan Marhamatur Ridho yang dengan penuh keikhlasan memberikan doa, motivasi, dan memberikan bantuan moril maupunmateril yang tak terhingga demi terselesaikannya skripsi ini. Akhir kata, besar harapan penulis semoga skripsi ini memberikan manfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi siapa saja yang membaca.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu

  Pengelolaan kelasPengelolaan kelas yaitu segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar-mengajar yang efektif danmenyenangkan serta dapat mendorong siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuannya, sedangkan yang dimaksud pengelolaankelas di sini adalah keterampilan guru dalam menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannyaketika terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Prestasi belajar siswaPrestasi belajar siswa merupakan hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar, sedangkan dalampenelitian ini adalah hasil belajar yang dicapai oleh siswa setelah melakukan kegiatan belajar mengajar, yang dapat diwujudkan dengannilai hasil belajar (raport).

E. Manfaat Penelitian

  Bagi sekolah, diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk pelaksanaan pengelolaan kelas pada siswa full day yang akan datang disekolah tersebut. Bagi ilmu pengetahuan, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah kepustakaan pendidikan, khususnya mengenai korelasiantara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa.

BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Prestasi Belajar

  “Pengelolaan kelas yang efektif merupakan syarat mutlak bagi 11 terjadinya proses belajar-mengajar yang efektif.” Maka dari itu penting sekali bagi seorang guru memiliki kemampuan menciptakan kondisibelajar mengajar yang baik dan untuk mencapai tingkat efektivitas yang optimal dalam kegiatan instruksional, kemampuan mengelola kelasmerupakan salah satu faktor yang juga harus dikuasai oleh seorang guru, disamping faktor-faktor lainnya. 3416 Iskandar, Psikologi Pendidikan: Sebuah Orientasi Baru, (Ciputat: Gaung Persada   belajar-mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi 17 siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan.”Definisi pengelolaan kelas yang dikemukakan oleh iskandar dan Ade Rukmana di atas, keduanya lebih menitikberatkan kepada penciptaan suasana belajar yang efektif.

2. Tujuan Pengelolaan Kelas

  Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai denganlingkungan sosial, emosional, dan intelektual siswa dalam kelas. Selain itu juga guru dapat mengembangkan dan menggunakan alat bantu belajar yang digunakan dalam proses belajar-mengajar sehingga dapatmembantu siswa dalam mencapai hasil belajar yang diinginkan.

3. Komponen-komponen Pengelolaan Kelas

  Keterampilan mengelola kelas itu terbagi menjadi dua bagian, yaitu keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaankondisi belajar yang optimal dan keterampilan yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal. Bila begitu pengelolaan kelas yang efektif sering melibatkan dan memperhatikan isyarat siswa; memfasilitasi transisi yang efektif antaratahapan yang berbeda antar kelas, pengaturan dan memelihara catatan murid yang baik, dan tentu saja, mengembangkan dan menggunakan strategipengajaran yang kuat.

7. Kegiatan Pengelolaan Kelas

  Untuk lebih jelasnya, pengaturan siswa dan fasilitas kelas dapat dilihat dalam bagan seperti di bawah ini: Bagan 2.1 Kegiatan Pengelolaan Kelas Kegiatan Pengelolaan KelasMengatur Orang (kondisi emosional) Mengatur fasilitas belajar-mengajar (kondisi fisik) Pengaturan Posisi Tempat Duduk Pengaturan posisi tempat duduk siswa di kelas tidaklah netral. Hal yang tidak boleh dilupakan bahwa dalam penataan tempat duduk siswa tersebut guru tidak hanya menyesuaikan dengan metode pembelajaranyang digunakan saja, tetapi seorang guru perlu mempertimbangkan karakteristik individu siswa, baik dilihat dari aspek kecerdasan, psikologis,dan biologis siswa itu sendiri.

35 Hal ini penting karena guru perlu menyusun

  Terutama berhubungan dengan masalah bagaimana pola pengelompokan siswa danpenataan tempat duduk dengan metode belajar kelompok guna menciptakan lingkungan belajar aktif dan kreatif, sehingga kegiatan belajar yang penuhkesenangan dan bergairah dapat terlaksana. Penempatan siswa kiranya harus mempertimbangan pula pada aspek biologis seperti, postur tubuh siswa, dimana menempatkan siswa yangmempunyai tubuh tinggi dan atau rendah serta bagaimana menempatkan siswa yang mempunyai kelainan dalam arti secara psikologis, misalnya siswa yanghiper aktif, suka melamun, dll.

C. Kerangka Berfikir

  Pengelolaan kelas dengan segala kelebihannya yaitu dapat menumbuhkan motivasi intrinstik yang dapat memberikan dorongan terhadap minat siswauntuk mempelajari konsep yang diberikan melalui berbagai pengalaman, kejadian, fakta dan fenomena yang dialaminya sendiri, sehingga dapatmemberikan suatu hasil yang diharapkan dan yang lebih penting adalah siswa memproleh prestasi belajar yang lebih baik. Kedua, pengelolaan terhadap kondisi emosional seperti tingkah lakusiswa, kedisiplinan, perhatian, semangat belajar dan hubungan kemanuisiaan antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa, sehingga dengan keduaunsur pengelolaan kelas tersebut melahirkan kondisi belajar yang kondusif dan dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sehingga berdampak   positif kepada prestasi belajar siswa, biak itu kognitif, afektif dan psikomotorik.

D. Hipotesis

Berdasarkan landasan teori dan kerangka berfikir di atas, maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut:“Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa.”  

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan kelas yang dilakukan guru pada kelas full day di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok

  Metode Penelitian Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau statusfenomena, untuk memperoleh data yang obyektif maka digunakan beberapa penelitian: 1. Penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, membaca dan menganalisa buku yang adarelevansinya dengan masalah yang dibahas di dalam skripsi ini.

2. Penelitian lapangan (Field Research) yaitu penelitian untuk memperoleh data-data lapangan

  Populasi dan Sampel Penelitian Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh siswa full day MTs Al-Kautsar Depok sedangkan populasi terjangkau adalah seluruh siswa full day kelas VII dan VIII MTs Al-Kautsar Depok yang berjumlah 44 siswa denganrincian kelas VII sebanyak 24 siswa dan kelas VIII sebanyak 20 siswa. Angket tersebut terdiri dari 25 pertanyaan mengenai pengelolaan kelas yang meliputi penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal,pengembalian kondisi belajar yang optimal, sedangkan data penelitian mengenai prestasi belajar diperoleh melalui dokumentasi data nilai ujianakhir semester (UAS) genap yang diambil dari ujian akhir semester genap tahun pelajaran 2009-2010.

2 KD = r xy x 100%

Keterangan:KD = Kontribusi Variabel X terhadap Variabel Y 2 r = Koefisien Korelasi antara variabel X terhadapVariabel Y                                                              7

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data dan Analisis Data 1. Deskripsi Data Hasil penelitian ini adalah hasil dari angket tentang pengelolaan kelas

    Dilihat dari jawaban responden (no 8) dalam hal guru memperhatikan setiap kebutuhan siswa dan perilaku siswa di kelas, 16 responden menjawabbahwa sebagian kecil guru memperhatikan setiap kebutuhan siswa dan perilaku siswa di kelas, 13 menjawab sebagian besar, 11 responden menjawabseluruhnya sedangkan yang memilih jawaban tidak satupun sebanyak 4 orang. Berdasarkan perhitungan di atas pada dimensi penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal, yang terdapat pada item no 1sampai 16, diperoleh jumlah skor 1990 dengan rata-rata 124,38, dari perhitungan ini diketahui bahwa rata-rata pengelolaan kelas guru pada dimensipenciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal dalam kategori sedang atau cukup.

2. Analisis Data

  Untuk mengetahui kualifikasi hasil angket pengelolaan kelas yang dilaksanakan guru MTs Al-Kautsar Depok, makapenulis menyusun jumlah skor angket siswa yang mencangkup skor tertinggi 80 dan skor terendah 60. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 4.4 Klasifikasi Skor Angket No Klasifikasi Frekuensi Kualifikasi 1 >74,95 9 Baik 2 65,82-74,95 30 Sedang 3 <65,82 5 Kurang   Setelah merujuk pada tabel di atas, maka dengan nilai rata-rata sebesar 70,38 yang berada klasifikasi 65,82-74,95, sehingga dapat diketahui bahwa pengelolaankelas yang dilakukan oleh guru termasuk kategori sedang.

B. Pengujian Hipotesis dan Interpretasi Data

  Pada xy umumnya menggunakan pedoman sebagai berikut:0,00 – 0,20 korelasi sangat lemah atau sangat rendah0,20 – 0,40 korelasi lemah dan rendah0,40 – 0,70 korelasi sedang atau cukup0,70 – 0,90 korelasi kuat atau tinggi0,90 – 1,00 korelasinya sangat kuat dan sangat tinggiDari perhitungan di atas, ternyata angka korelasi antara variabel x dan y bertanda positif, memperhatikan besarnya r xy yang diperoleh yaitu 0,44.   Ha : terdapat korelasi antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswaHo : tidak terdapat korelasi antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa Pengujian kebenaran dari hipotesis yang telah diajukan di atas, dilakukan dengan cara dikonsultasikan besarnya “r” yang telah diperolehdalam proses perhitungan atau dikenal dengan “r” observasi (ro) dengan besar“r” yang tercantum dalam tabel nilai “r” product moment (rt).

2 KD = r xy x 100

  2 = 0,44 x 100= 0,1936 x 100 = 19.36%Dari perhitungan di atas diperoleh hasil koefesiensi determinan sebesar 5%, maka dapat diketahui bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan guru dapat mempengaruhi prestasi belajar siswanya sebesar 19,36% dan ini berarti80,64% lagi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dengan demikian pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru dengan baik maka akanmenghasilkan prestasi belajar siswa yang baik pula.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai

  Dari jawaban siswa mengenai pengelolaan kelas guru, sebagian besar siswa berpendapat bahwa guru MTs Al-Kautsar Depok berada padakualifikasi sedang. Hal ini terbukti dengan variasi prestasi belajar siswa antara nilai tertinggi 86 dannilai terendah 61, menghasilkan rata-rata prestasi belajar siswa full day sebesar 71,5 dari jumlah 44 siswa.

3. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara pengelolaan kelas yang dilakukan guru dengan Prestasi Belajar Siswa MTs Al-Kautsar Depok

  Khusus untuk tenaga pengajar, penulis berharap bisa lebih meningkatkan kualitasnya dalam hal pengelolaan kelas, terutama pada indikator:memusatkan perhatian, dan dalam indikator mendorong siswa bekerjasama dalam kelompok kerja yang dibentuk guru. Meskipun dalam penelitian yang dilakukan penulis tidak memberikan kesimpulan yang negatif, untuk peningkatan kualitas sekolah yangbersangkutan, penulis berpendapat perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor lain yang berpengaruh terhadap prestasi belajarsiswa terutama pada siswa full day.

DAFTAR PUSTAKA

  Paradigma Baru Pembelajaran: Sebagai Referensi bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang efektif dan Berkualitas, Jakarta: Kencana, Cet. Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: PT Rineka Cipta, Cet.

DAFTAR ANGKET UNTUK SISWA

  Berilah tanda silang (X) pada jawaban pilihan anda, jika ingin merubah jawaban yang salah, cukup membubuhi tanda≠ pada jawaban yang salah 3. Jawaban anda tidak akan berpengaruh pada nilai raport anda, untuk itu jawablah secara jujur sesuai dengan keadaan sebenarnya 4.

5. Periksa dan teliti kembali jawaban anda, sebelum diserahkan

  Apakah guru anda menyediakan dan menggunakan fasilitas belajar yang ada di dalam kelas ?a.c. Apakah guru anda memberi sangsi/hukuman kepada siswa yang melanggar aturan kelas atau tidak mengerjakan tugas, dengan cara yang menyakitkan?a.c.

PROFIL MADRASAH

  DATA SISWA-SISWI MTS AL-KAUTSAR-DEPOK Reguler dan Full Day No KelasA B C VIP/FD Jumlah RombelL P L P L P L P L P 1 VII 25 19 25 22 - - 10 62 51 3 2 Ruang Guru 2 VIII 19 17 18 19 20 17 14 6 69 59 4 3 IX 18 15 20 13 23 13 8 11 69 52 4 Jumlah 59 200 162 11 SARANA-PRASARANA MTs Al-Kautsar-Depok No Sarana/Prasarana Jumlah Kondisi 1 Ruang Kepala Sekolah 1 Baik 2 Baik   Lampiran …. Format belajar yang monoton seringkali menimbulkan kejenuhan pada siswa full day, dan ini yang terjadi pada beberapa guru MTs Al-kautsar-Depok yang mengajar pada siswa full day dengan menggunakan format belajar mengajar yang tidak bervariasi.

5. Terbatasnya kesempatan guru untuk memahami tingkah laku siswa full

  Hal tersebut disebabkan karena kurangnya usaha guru secara sengaja memahami karakteristik siswa tersebut dan latar belakangnya dan juga beban mengajar guru yang di luar batas   kemampuannya yang wajar karena mengajar di berbagai sekolah sehingga guru datang ke sekolah semata-mata untuk mengajar.  DOKUMENTASI Proses Penyebaran Angket Gambar di bawah ini menunjukkan proses ketika penyebaran angket yang disebarkan kepada responden (siswa-siswi kelas VII dan VIII full day) di MTs Al-kautsar Depok, yang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2010 pada pukul 13.30 WIB.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan prestasi belajar aqidah akhlak dengan akhlak siswa di MTs, Al-Ikhlas Leuwinanggung Cimanggis Depok
1
33
78
Hubungan antara pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa : studi korelasi pada sistem full day school di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok
0
9
91
Hubungan antara persepsi siswa tentang kineja guru dengan prestasi belajar siswa : survai di SMP Negeri I Bojongpicung-Cianjur
0
8
84
Hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMP islam YKS Depok
0
19
78
Hubungan antara kemampuan guru bidang studi fiqih dalam pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa di MTs Jam'iyyatu Khair Cempaka Putih ciputat
0
4
98
Hubungan antara motifasi belajar dengan prestasi belajar siswa kelas ll SLTPN l Sukaraja
0
4
87
Hubungan antara kompetensi profesional guru dengan ptrestasi belajar siswa : studi korelasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Legok-Tangerang
0
13
80
Hubungan antara komunikasi orang tua dan siswa dengan prestasi belajar siswa : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pamulang
0
3
94
Hubungan antara tingkat sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Cengkareng Timur Jakarta Barat
0
6
110
Hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam : studi penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pamulang
0
3
117
Hubungan pengelolaan kelas dengan prestasi belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMK al-Kaustsar Jakarta selatan
1
7
99
Hubungan antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar anak : studi kasus di smpi al-khasyi'un ciputat
0
7
0
Pelaksanaan pengelolaan kelas pada mata pelajaran fiqih di Madrasah Tsanawiyah Al-Kautsar Depok
1
10
0
Prestasi belajar pada bidang studi agama Islam siswa Madrasah Tsanawiyah Hidayatut Thalibin Jakarta: studi perbandingan antara siswa lulusan Sekolah Dasar dengan siswa lulusan Ibtidaiyah
0
4
75
Korelasi antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran al-qur’an hadits di Madrasah Tsanawiyah Ta’lim Al-Mubtadi Cipondoh
2
5
91
Show more