Perancangan media informasi buku kaligrafi Islam

Gratis

1
18
52
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Laporan tugas akhir ini merupakan tugas dimana pokok utamanya adalah meneliti mengenai jenis kaligrafi Islam yang popular digunakan di Indonesia. Yangbertujuan untuk mempelajari masing-masing jenis kaligrafi Islam dan memahami cirri khas dari masing-masing jenis kaligrafi Islam secara lebih baik.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Perkembangan kaligrafi terbagi menjadi tiga jenis yaitu kaligrafi huruf latin atau Roman, kaligrafi Arab dan kaligrafi Oriental (China, Jepang, Korea danlainnya), darisegigeografis kaligrafi dibagi menjadi 2 wilayah besar yaitu Timur(eastern) yang meliputi Asia Barat/Timur Tengah (Arab) dan Asia Timur/oriental(China dan Jepang) serta wilayah Barat (western) yang meliputi Eropa dan Amerika. Banyak buku yang mengenalkan tentang kaligrafi Islam,namun buku yang sudah ada kebanyakan terlihat kaku danin formasi yang disampaikan hanyasebatas memperlihatkan contoh gambar dari jenis-jenis kaligrafi saja tanpa menjelaskan cirri dari masing-masing jenis kaligrafi dan penjelasannya kurangmudah dimengerti oleh pembaca.

2.1 Tinjuan Seni Kaligrafi Islam

2.1.1 Pengertian Kaligrafi

  Dalam alam lingkup kebudayaan, kaligrafi dapat dilihat melalui dua aspek yaitu sisi kaligrafisebagai aksara yang menjadi simbol penulisan huruf atau kata, dan aspek kedua adalah keberadaannya sebagai hasil dari proses estetika. Kaligrafi dibagi menjadi 2 wilayah besar yaitu Timur (eastern) yang meliputi Asia Barat/Timur Tengah (Arab) dan Asia Timur/oriental(China dan Jepang) serta wilayah Barat (western) yang meliputi Eropa dan Amerika.

2.1.2 Mengenal Tokoh Kaligrafi Islam Dunia

  Kepandaian kaligrafi yang menekuni gaya Khat Tsuluts dan Naskhiini tampak dalam karyanya yang berjudul Hiliyah (sebuah deskripsi tentang Nabi Muhammad). Kepandaiannya membuat seorang kaligrafi menulis tentangnya “ketika orang Barat bangga dengan Raphael dan Hamid Al-Amidi Gambar II.1 Hamid Al-Amidi sumber : http://divanikaligrafi.com/mengenal-profil-tokoh-kaligrafi-islam-dunia/ (29-Septembe-2012) Kaligrafer yang menetap di Istambul sejak usia 15 tahun dan belajar tentang hukum-hukum kaligrafi dan cabang seninya.

2.1.3 Jenis-jenis Kaligrafi dan Kaidah Menulis Kaligrafi

  Dalam perkembangan sejarah kaligrafi Islam, telah beragam jenis- jenis tuisan yang muncul dalam kaligrafi Islam. Kaligrafi Islam telahmenghasilkan beberapa jenis tulisan yang populer di dunia Islam.

2.1.3.1 Kufi

  Gaya ini pertama kaliberkembang di Kota Kufah, Irak, yang merupakan salah satu kota terpenting dalam sejarah peradaban Islam sejak abad ke-7 M. Gayapenulisan kaligrafi yang diperkenalkan oleh Bapak Kaligrafi Arab, IbnuMuqlah, memiliki karakter huruf yang sangat kaku, patah-patah, dan sangat formal.

2.1.3.2 Tsuluts

  Penjelasannya sebagai berikut : Alif Mufrad dan kemahiran melukisnya terpusat pada kepala huruf, dimulai dengan gerakan pena dalam bentuk seperti ini ( ), kemudian dipoles dengan kepala pena yang lancip, bukan pena yangdigunakan untuk menulis kepala huruf, seperti ini ( ), sehingga huruf tampak dengan bentuknya yang diinginkan. Kepala fa, qaf, dan wawu memiliki ukuran yang sama, ditulis dengan lembar penuh pena, seperti bentuk ini ( ), kemudian bulatanhuruf diteruskan dengan ujung pena atau dengan pena lain yang sangat lancip Ha‟akhir maksudnya yang bersambung diakhir kata, pertama-tama dibuat seperti ini ( ), kemudian sepertiga pena diangkat untukmengisi bagian (X) sehingga hasilnya berbentuk ( ) dimana bagian akhir (ujung) huruf lebih tipis dari pada bagian permulaannya.

2.1.3.3 Naskhi

  Sejak kaidah penulisannya dirumuskan secara sistematis oleh Ibnu Muqlah pada abad ke-10, gaya kaligrafi ini sangat populer digunakan untuk menulis mushafAlquran sampai sekarang. Sirojuddin AR (2000) berpendapat bahwa:Tidak ada kekhususan dalam melukisnya selain dari kepala „ain dan mim akhir dari jenis mursal (terulur atau kejur).

2.1.3.4 Riq’ah

  Gambar II.9 Khat Riq’ah Sumber :http://www.majlisdzikrullahpekojan.org/ (28-Juni-2010) Gambar II.10 Cara Penulisan Khat Riq’ah Sumber :http://www.majlisdzikrullahpekojan.org/ (28-Juni-2010)Drs. Sirojuddin AR (2000) menjelaskan “Ciri khat riq’ah huruf ( ) dilukis sekedar untuk kesempurnaan,dengan kepalapena” (h.

2.1.3.5 Ijazah (Raihani)

  Gambar II.11 Khat Ijazah (Raihani)Sumber :http://www.majlisdzikrullahpekojan.org/ (28-Juni-2010) Tulisan kaligrafi gaya Ijazah (Raihani) merupakan perpaduan antara gaya Tsuluts dan Naskhi, yang dikembangkan oleh para kaligrafer Tsuluts, tetapi lebih sederhana, sedikit hiasan tambahan, dan tidak lazim ditulis secara bertumpuk (murakkab). S irojuddin AR (2000) menjelaskan “Khat raihani yangterpecah dari tsuluts dan naskhi mengikuti cara penulisan kedua jenis khat tersebut sangat ditentukan oleh banyak “latihan” dan pengulangan-pengulangan dalam mengasah huruf-huruf dimaksud ” (h.

2.1.3.7 Farisi

  Gambar II.15 Khat FarisiSumber :http://www.majlisdzikrullahpekojan.org/ (28-Juni-2010) Seperti tampak dari namanya, kaligrafi gaya Farisi dikembangkan oleh orang Persia dan menjadi huruf resmi bangsa ini sejak masa DinastiSafawi sampai sekarang. Kaligrafi Farisi sangat mengutamakan unsur garis, ditulis tanpa harakat dan kepiawaian penulisnya ditentukan olehkelincahannya mempermainkan tebal-tipis huruf dalam 'takaran' yang tepat.

2.1.3.8 Diwani Jali

  Ditulis dengan dua buah pena yang satu adalah pena untuk poko tulisan, yang satu lagi berukuran tidak boleh lebih dari seperempat lebar pena pertama. Dalam menulis kaligrafi terdapat kaidah penulisannya yang sehingga tipis tebalnya huruf dapat dibedakan, dan hal itu penting untukdi perhatikan agar tercipta tulisan yang indah atau sesuai dengan pengertian kaligrafi itu sendiri.

2.1.2 Fenomena Buku Kaligrafi

  Dari fenomena yang sudah ada, buku - buku yang ada mengenai tentang kaligrafi masih hanya seperti mengenalkan saja, pada isi bukutersebut hanya terdapat gambar kaligrafi tanpa penjelasannya kemudian dilanjutkan dengan beberapa contoh penulisan kaligrafi. Kemudian dalam pengolahandesain dan layout pada buku tersebut terlihat sangat monoton dan kaku tanpa didampingi dengan visual-visual yang lebih menarik hal tersebuttentu membuat target kurang tertarik dengan isi buku tersebut.

2.2 Tinjauan Umum Buku

2.2.1 Pengertian Buku

  Selain media yang mudah untuk 2.2.2 Pengertian Buku Bergambar Menurut Guntur (Seperti dikutip Andri Nurmarwan, 2009)“Buku bergambar merupakan salah satu bentuk penyampaian pesandengan bentukteks disertai dengan gambar ilustrasi yang mendukung yang dikemas menjadi sebuah buku. Komik, cergam atau kartun merupakan buku yangcukup popular dimasyarakat khususnya pada kalangan remaja dan anak- anak, komik atau dengan istilah yang dikenal juga cerita bergambar(cergam) terdiri dari teks atau narasi yang berfungsi sebagai penjelasan dialog dan alur cerita”.

BAB II I STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

3.1 Strategi Perancangan

  Strategi perancangan yang akan dilakukan yaitu dengan cara mengenalkan kaligrafi Islam kepada masyarakatumum yang berisi tentang jenis-jenis kaligrafi, tokoh kaligrafi, dan ciri khas dari masing-masing jenis kaligrafi dengan cara dibuatnya buku bergambaryangmanarik dengan melalui pendekatan ilustrasi dan bahasa yang mudah di fahami dan dimengerti oleh masyarakat khususnya para remaja. Pemilihan target audiens dipandang dari segi demografis, psikografis, dan geografisnya adalah sebagai berikut:Gender : RemajaUsia : 15-18 TahunAgama : IslamJenis Kelamin : Laki-laki dan PerempuanPendidikan : SMAStatus Ekonomi : Menengah keatas Geografis Pemilihan target audience berdasarkan geografis di tujukan kepada remaja di wilayah kota Bandung dan sekitarnya.

3.1.1 Pendekatan Komunikasi

  Mengenalkan ciri khas yang ada pada kaligrafi seperti kaligrafi Kufi, Tsuluts, Naskhi, Riq’ah, Ijazah (Raihani), Diwani, DiwaniJali, dan Farisi sehingga dapat mengetahui perbedaan dari setiap jenis kaligrafiMenyampaikancaramenulisan kaligrafi sehingga memudahkan untuk membuat kaligrafi. Selain dari pada itu hal tersebut juga didukung dengan pendekatan warna, penggunaan huruf pada buku dan tata letak layoutyang banyak menggunakan ornamen-ornamen yang disesuaikan dengan jenis kaligrafi itu sendiri yang dibuat lebih menarik danmudah difahami oleh anak remaja d.

3.1.2 Strategi Kreatif

  Pendekatan strategi kreatif yang akan dilakukan agar bukubergambar yang disampaikan dapat menarik perhatian danmerangsang pemikiran anak remaja dengan dibuatnya kemasan buku danCD pembelajaran kaligrafi dengan menggunakan kemasan yang dapat digunakan sebagai pajangan. Foto yang di sampaikan dalam buku bergambar berupa foto kaligrafi yang diterapkan di kubah masjid dengan tujuan agar remajatahu jenis kaligrafi yang paling banyak digunakan untuk kubah masjid.

3.1.3 Strategi Media

  Media Utama Media utama yang akan digunakan adalah berupa buku ilustrasi mengenai pengenalan kaligrafi islam, dengan dibuatnya bukuilustrasi maka diharapkan akan menambah ketertarikan anak remaja untuk membaca buku ini karena pada dasarnya gambar pada sebuahbuku ilustrasi ini dapat mempermudah daya ingat anak remaja dan dengan mudah dapat di fahami. CD (Compact Disc)Compact disc yang berisikan videoyang mengenalkan carapenulisan dari masing-masing jenis kaligrafi dan terdapat sebuah tempat CD yang berbentuk segitiga Stiker Stiker dipilih dikarenakan merupakan media yang mudah untuk ditempatkan dimana saja, dan stiker juga bisa menjadi mediapengantar pesan yang baik, juga tahan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

3.2 Konsep Visual

  Ilustrasi yang digunakan dalam buku bergambar ini adalah dengan memasukan beberapa ilustrasi foto yang berkaitan dengan jenis kaligrafi tersebutmembaca buku kaligrasfi Islam ini. Gaya visual yang diambil dalam buku bergambar ini adalah semi realis dengan ilustrasi yang menggambarkan apayang bersangkutan dengan kaligrafi seperti ilustrasi tangan yang sedang membuat kaligrafi Islam atau sebuah pena yang menjadi alat untuk membuat kaligrafi.

3.2.1 Format Desain

  Format desain yang akan digunakandalam media informasi ini adalah persegi dengan ukuran 20cm x 20cm. Selain itu buku seperti ini akan tampak lebih menarik di bandingbuku lain yang hanya memakai bentuk seperti biasanya.

3.2.2 Layout

  Dalam proses perancangan tata letak atau layout yang akan ditampilkan dalam isi buku ilusttrasi ini berupa gabungan suatu tekspenjelasan, gambar ilustrasi, dan gambar kaligrafi. Untuk penempatan disamping dan dibawah, penggunaan gambar dalam setiap halaman tidakselalu satu bahkan gambar bisa lebih dari satu pada satu halaman namun ada bagian dari halaman yang full gambar.

3.2.3 Tipografi

  Untuk judul buku digunakan huruf President dan huruf Ambrosia digunakan untuk penulisan huruf kecil di kover dan isi buku. PresidentAmbrosia Gambar III.6 Contoh huruf president dan ambrosia pada cover buku dan isi halaman Padasetiap pembuatan judulbabdi ambil dari masing-masing ciri khas kaligrafi dan warna yang di gunakan pada setiap judul bab berbeda-beda sehingga menjadi identitas pada setiap judul dan ketika melihat judul tersebut sudah tahu kaligrafi apa yang akan djelaskan.

3.2.5 Warna

  Menurut sifatnya warna cerah lebih memberikan kesangembira dan ketenangan ketika melihatnya.warna yang dominan digunakan adalah warna-warna pastel. warnapastel adalah (warna lembut)merupakan warna yang memiliki contrast lebih soft karena warna paling banyak digunakan adalah warna biru muda karena warna birumerupakan warna sejuk.

4.1 Media Utama

  36 BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA Gambar IV.1Buku hasil cetakProses produk isi buku menggunakan teknik cetak dengan mesin cetak tanpa menggunakan film atau plate, sehingga pengerjaan menjadi lebih singkatdegan hasil cetak yang akurat dan stabil. Gambar IV.2 Cover buku depan dan belakang Cover di cetak dengan menggunakan jenis kertas Art Paper 210 gram dengan jilid Soft Cover danl aminasi doff, sedangkan untuk isi buku di cetak 2 muka menggunakan kertas Art Paper 190 gram dengan Cover dan isi bukuberukuran 20cm x 20cm.

4.2 Media Pendukung

Gambar IV.4 Poster 37

4.2.2 Flyer

  Gambar IV.5 Flyer Flyer sebagai media pendukung yang digunakan untuk mempromosikan buku kaligrafi Islam. Proses produksi flyer dilakukan dengan teknik cetak offset digital ukuran A4 di cetak 2 muka dan menggunakan kertasArt Paper 190 gram.

4.2.3 Kemasan Buku

  Gambar IV.7 Kemasan BukuProses produksi kemasan dilakukan dengan menggunakan bahan celana berwarna kuning emas dan terdapat variasi saku celana jeans kemudiantampak dalam dibuat untuk menyimpan buku dan ada tempat untuk menyimpan pena kaligrafi. Proses produksi menggunakan teknik mesin jahit.

4.2.4 CD (Compact Disc)

  Proses produksi packaging CD denganmenggunakan teknik cetak offset menggunakan kertas art paper 210 gram mudah rusak dan menjaga nilai pesan yang ada pada kemasan itu tersebut. Gambar IV.10 Tempat CD 40 41 4.2.5 PembatasBuku Gambar IV.11 Pembatas bukuProses produksi pembatas buku dengan menggunakan teknik cetak offset kemudian diberilaminasi doff, berukuran3.5cm x 18.5cm dengan 4.2.6 Pena Kaligrafi Gambar IV.12 Pena kaligrafi offset kemudian diberilaminasi doff, berukuran 10cm x 3.7cm dengan menggunakan stiker cromo.

4.2.7 Stiker

Proses produksi stiker dengan menggunakan teknik cetak offset kemudian diberilaminasi doff, berukuran 8cm x 15cm dengan menggunakanstiker cromo Gambar IV.13 Stiker 42

Dokumen baru