Analisis framing pemberitaan konflik internal partai persatuan pembangunan dalam menentukan koalisi pada pemilu 2014 oleh harian online republika.com

Gratis

1
4
132
2 years ago
Preview
Full text
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KONFLIK INTERNAL PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN DALAM MENENTUKAN KOALISI PADA PEMILU 2014 OLEH HARIAN ONLINE REPUBLIKA.COM Skripsi Diajukan Ke Fakultas Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Kom.I) Oleh: KHAIRUI IMAM GHOZALI NIM : 1110051100058 KONSENTRASI JURNALISTIK JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1435 H/2015 M LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING Analisis Framing Pemberitaan Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Menentukan Koalisi Pada Pemilu 2014 di Harian Online Republika.com SKRIPSI Dia.jukan kepada Fakultas ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Kom.I) Oleh: Khairul Imam Ghozali NIM: 1110051100058 Dosen Pembimbing , t--D lkw{,v /u 1 Ade Rina Farida. M. Si. NIP: 19770513 2007012 018 KONSENTRASI JURNALTSTIK JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYTARAN ISLAM FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UTN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1435H/2015M PENGIiSAHAN PANITIA UJIAN Skripsi berjudul Analisis Framing Pemberitaan Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan dalam Menentukan Koalisi pada Pemilu 2014 oleh Harian Online Republika Online.com telah diujikan dalam sidang munaqasyah Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pad*T Mei 2015. Skripsi ini telah diterirna sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Kom.I) Program Studi Konsentrasi Jurnalistik. Jakarta,2T Mei 2015 Sidang Munaqasyah Ketua Sidang SekretarisSidang NIP: 199803 2 00 1 Pefrguji 104122000032001 Anggota Penguji II t I r-=--l q--. \ I \- I 97 \ )*---i Dr. Tantan lldrmansah. M. Si. NIP: 19760617200501 1006 Dosen Pembimbing lkl'$ Ade Rina Farida. M.Si. NIP: I 97705132007 012018 LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa: l. Shripsi ini merupakarr hasil karya saya yang diajukan untuk memenuhi satu persyaratan memperoleh gelar Stara salah I (Sl) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini, telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang belaku di 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini hasil plagiat atau hasil jiplakan karya orang lain, maka saya bersedia menerima sanksi yang berlaku di UIN Syarif H idayatullah Jakarta. Mei20l5 Jakarta.----27 j- -,1a---. ---,-i-_ ^-e.E - - ABSTRAK ROL merupakan portal berita online nasional yang terbentuk berdasarkan tuntutan globalisasi dan kebutuhan informasi dengan teknologi hipermedia dan hiperteks yang hadirsejak 17 Agustus 1995 atas pemikiran ICMI terhadap era perubahan di Indonesia dalam segala aspek. Dalam perkembangannya di tahun Pemilu 2014, ROL sebagai media berideologi Islam turut memberitakan konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengenai keputusan koalisi Pilpres. Penelitan mengenai hubungan kedua institusi ini menjadi menarik karena keduanya sama-sama secara historis didirikan oleh komunitas Islam. Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana frame dan konstruksi harian Online Republika.com (ROL) dalam memberitakan konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengenai koalisi partai Pemilu 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivis yang didukung oleh analisis framing konsep Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, teori Konstruksi Sosial, sertakonsep media massa online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam memberitakan konflik internal PPP dalam Pemilu 2014 lalu, ROL mengemas pemberitaan secara deskriptif deduktif, melakukan konstruksi realitas di dalamnya dengan frame yang tertuju pada deskripsi dan pemaparan konflik tersebut. ROL adalah media berideologi Islam yang dimaknai secara normatif yang selalu mengusung kaidah jurnalisme sehingga mengangkat konflik internal PPP merupakan urgensi tersendiri bagi ROL agar partai Islam tetap terjaganya sesuai fungsi dan perannya demi menciptakan Indonesia yang bersatu. Keyword: ROL, PPP, Framing, Berita, Konstruksi, Konflik Internal, Pan, Kosicki i KATA PENGANTAR Bismillahirahmanirrahiim Assalamualaikum Wr. Wb Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, berkah, pertolongan, hidayah serta kemudahannya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Shawalat serta salam juga tak lupa senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh keluarga, para sahabat, serta para pengikutnya dari awal sampai akhir zaman Syukur Alhamdulillah akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Framing Pemberitaan Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan dalam Menentukan Koalisi Pada Pemilu 2014 oleh Harian Online Republika.com (ROL), yang disusun untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh gelar Strata 1 (S1), di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selama masa penelitian, penyusunan, penulisan, sampai masa penyelesaian skripsi ini penulis mendapat banyak bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. H. Arief Subhan, M.A. Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Suparto, M. Ed, Ph.D. Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Dra. Hj. Raudhonah, M.Ag, serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Drs. Suhaimi, M.Si 2. Ketua Konsentrasi Jurnalistik, Kholis Ridho, M.Si. serta Sekretaris Konsentrasi Jurnalistik Dra. Hj. Musfirah Nurlaily, M.A. yang telah meluangkan waktunya ii untuk sekedar berkonsultasi dan meminta bantuan dalam hal perkuliahan serta mempermudah proses penyelesaian penelitian ini. 3. Dosen Pembimbing, Ade Rina Farida, M.Si. yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing, mengarahkan, memberikan banyak pelajaran, dan menyemangati penulis dengan kesabaran untuk dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. 4. Seluruh dosen pengajar dan staf akademik Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi yang telah memberikan ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat bagi penulis. 5. Pimpinan dan karyawan Perpustakaan Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi yang telah menyediakan buku serta fasilitas lainnya sehingga penulis mendapat banyak referensi dalam penelitian ini 6. Kedua orang tua tercinta, Ibu Ismah dan Bapak Jajang Kurniawan, atas segala doa, dukungan, serta kasih sayangnya yang tidak ada hentinya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini 7. Kedua kakak tercinta Indra jaya kurniawan dan Irawati Kurniawan, yang turut serta memberikan kemudahan dan pertolongan kepada penulis. 8. Harian Online Republika.com, khususnya kepada Mansyur Fakih selaku Redaktur Nasional Harian Online Republika.Com, yang sudah bersedia memberikan waktunya, untuk membantu dalam proses penelitian ini. 9. Seluruh Mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah jakrta Angkatan 2010, khususnya rekan-rekan dari kelas B, yang telah memberikan banyak iii kenangan, serta bantuannya selama proses perkuliahan dan proses penyelesaian skripsi ini. 10. Sahabat Dari perkumpulan mahasiswa sederhana, yang sudah penulis anggap sebagai saudara sendiri, saudara Reza fadilah, saudara Dimas qumz, saudara Ahmad alghifari, saudara Maulana fitrah, saudara Kun f Syahidan, Saudara Kahfi Ibrahim, saudara deas, saudara Nur Hakim. serta sahabat lainnya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu, terimakasih atas dukungan, bantuan serta tawa candanya. 11. Sahabat, Partner, Kekasih tercinta Aisyah Zhafira. Yang telah memberikan waktu, motivasi, semangat, serta bantuan yang luar biasa dengan kasih sayang yang tulus ikhlas. 12. Semua pihak yang telah berjasa dalam proses penelitian yang tidak bisa di sebutkan satu persatu, semoga Allah SWT membals segala kebaikan, ketulusan dan bantuan semua pihak yang banyak Wassalamualaikum Wr. Wb Ciputat, 25 Mei 2015 Penulis iv DAFTAR ISI LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING . i LEMBAR PENGESAHAN PANITIA UJIAN SKRIPSI . ii LEMBAR PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME . iii ABSTRAK . iv KATA PENGANTAR . v DAFTAR ISI. viii DAFTAR TABEL . BAB I xi PENDAHULUAN . 1 A. Latar Belakang Penelitian . 1 B. Batasan Masalah. 5 C. Perumusan Masalah. 5 D. Tujuan Penelitian. 5 E. Manfaat Penelitian. 6 F. Tinjauan Pustaka . 6 G. Metodologi Penelitian . 9 H. Teknik Pengumpulan Data . 11 I. BAB II Sistematika Penulisan. 12 KAJIAN TEORETIS DAN KONSEPTUAL . 14 A. Media Massa . 14 B. Media Online . 17 C. Konseptualisasi Berita . 20 1. Pengertian Berita . 20 2. Nilai-nilai Berita . 22 3. Kategori Berita . 24 4. Jenis-jenis Berita . 26 D. Konflik . 26 1. Konflik Secara Umum . 26 2. Konflik dalam Islam . 32 E. Konstruksi Sosial. 33 F. Konseptualisasi Framing . 37 G. Konsep Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki . 41 BAB III 1. Struktur Sintaksis. 43 2. Struktur Skrip . 43 3. Struktur Tematik . 44 4. Struktur Retoris . 44 GAMBARAN UMUM HARIAN REPUBLIKA ONLINE . 47 A. Sejarah Singkat ROL. 47 B. Visi dan Misi ROL . 49 C. Prinsip Dasar ROL . 50 D. Produk ROL . 51 E. BAB IV Struktur Organisasi ROL. 52 Hasil Analisis Framing Pemberitaan Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh Harian Online Republika.com (ROL) 54 A. Framing Berita Konflik Internal PPP dalam Menentukan Koalisi pada Pemilu 2014 olehHarian Online Republika (ROL) . 54 B. Analisis Data Berita Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Menentukan Koalisi pada Pemilu 2014 di Harian Republika Online (ROL) . . 58 1. Analisis Berita 1 . 58 2. Analisis Berita 2 . 70 3. Analisis Berita 3 . 81 C. BAB V Konstruksi dan Keberpihakkan ROL terhadap Pemberitaan Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Menentukan Koalisi pada Pemilu 2014 . 92 KESIMPULAN DAN SARAN . 97 A. Kesimpulan . 97 B. Saran . 98 DAFTAR PUSTAKA . xiii LAMPIRAN DAFTAR TABEL TABEL 1 Kelebihan dan Kekurangan Media Online . . 19 TABEL 2 Dimensi Besar Framing . 39 TABEL 3 Daftar Berita . . . .47 TABEL 4 Analisis Framing Berita 1 . .55 TABEL 5 Analisis Framing Berita 2 . . .67 TABEL 6 Analisis Framing Berita 3 . . .77 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang pesat di masa kini membuat informasi dan komunikasi menjadi kebutuhan penting dalam masyarakat. Sehingga kemudian media massa yang berfungsi sebagai penyalur dan perantara informasi tertuntut untuk bertransformasi mengikuti kebutuhan tersebut. Pada akhirnya hal ini membuat teknologi dan media massa menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Perkembangan IPTEK memberikan dunia jurnalistik ruang yang lebih untuk berproduksi, juga berdistribusi.Hal ini kemudian terlaksana dalam bentuk media online. Elvinaro Ardiyanto mendefinisikan media massasebagai sarana dari komunikasi massa yang pada dasarnya terbagi dalam dua kategori,yakni media cetak dan media elektronik. Media cetak yakni surat kabar, tabloid dan majalah, sedangkan media elektronik adalah radio, televisi, film dan media online.1 Dengan perkembangan dan kemudahan akses teknologi informasi yang dapat di peroleh dengan mudah oleh masyarakat karena kuantitas media massa pada saat ini, memberikan peluang bagi setiap orang untuk terlibat aktif dalam kegiatan bermedia. Kecanggihan teknologi juga membuat masyarakat memiliki 1 Elvinaro Ardiyanto, Lukiati Komara,.Siti Karlinah, Komunikasi Massa Suatu Pengantar Edisi Revisi (Simbiosa Rekatama Media, 2007), h. 103. 1 2 kebebasan penuh untuk memilih dan sekaligus memaknai semua informasi yang disajikan oleh media lokal, nasional, maupun internasional. Setiap saat masyarakat dihadapkan oleh banyak informasi berita dan hiburan, hingga tanpa sadar memilih dan mengkonsumsi sajian media yang tidak sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.Isu dan informasi berganti tiap detik, yang mana menjadi sebuah tuntutan teknologi dan globalisasi.Salah satu yang berperan dalam hal ini adalah media massaonline yang menampilkan berbagai realitas sosial yang terjadi ditengah-tengah kehidupan lewat penyajian berita dan informasi yang begitu cepat.2 Media massa berperan strategis dalam menyampaikan informasi secara serempak kepada publik, karena fungsi dasarnya sebagai penghantar dan penyebar pengetahuan, penyelenggara kegiatan dalam lingkungan publik yang dapat dijangkau setiap anggota masyarakat secara bebas, sukarela, umum dan murah, hubugan antara pengirim dan penerima seimbang dan sama, serta mampu menjangkau lebih banyak orang daripada institusi lainnya.3Hal ini juga dipertegas dalam Undang-undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers, yakni fungsi pers adalah untuk menginformasikan, mendidik, menghibur dan melakukan pengawasan sosial (social control) baik pada perilaku publik maupun penguasa.4 Kehadiran ikatan cendekiawan muslim se-Indonesia (IICMI) yang berdiri di Malang pada tahun 1990,menginginkan sebuah wadah inspirasi umat Islam, 2 3 Elvinaro Ardiyanto, Komunikasi Massa, h. 100. Denis McQuail, Mass Communication Theory, 5th ed. (London: SAGE Publication, 2005), h. 51. 4 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers 3 serta menembus pembatasan ketat pemerintah untuk mengijinkan penerbitan saat itu untuk mementingkan upaya-upaya tersebut berubah, sehingga pada 4 Januari 1993 lahirlah harian umum nasional Republika.5 Dengan motto “pegangan kebenaran” yang menunjukan semangat baru untuk mempersiapkan masyarakat indoneisa yang memasuki era baru,yaitu era perubahan di segala aspek.6 Media Online dalam bentuk portal berita online (news portal) menjadi favorit baru masyarakat karena akomodatif atas beritanya yang beragam, antimain stream dan up to date.7ROL (republika online) merupakan portal berita yang menyajikan informasi secara teks, audio, dan video, yang terbentuk berdasakan teknologi hipermedia dan hiperteks yang hadir sejak 17 Agustus 1995, dua tahun setelah Harian Republika terbit.ROL kini hadir dengan fitur percampuran komunikasi media digital.8 ROLsebagai harian online nasional ikut serta memberitakan konflik kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pemberitaan Konflik Israel dan Hamas (Studi analisis framing tentang pemberitaan konflik Israel dan Hamas pada surat kabar Republika)
0
48
107
KONSTRUKSI PEMBERITAAN KONFLIK PARTAI POLITIK DI MEDIA ONLINE (Analisis framing pemberitaan konflik Munas IX Partai Golkar pada media online mediaindonesia.com, dan vivanews.com edisi 30 November 2014 - 15 Desember 2014)
0
12
15
Konflik internal partai kabangkitan bangsa di Kabupaten Karawang: sumber dan dampak konflik pada pemilu 2009
1
5
87
Politik aliran dalam pemilu 2009 : studi atas perubahan platform partai keadilan sejahtera pada pemilu 2009
1
12
81
Strategi komunikasi politik pac partai gerindra Limo dalam pemilu legislatif di Depok
26
184
72
Analisis framing agresi militer Israel di jalur Gaza pada harian Kompas dan Republika
1
8
87
Kontruksi pemberitaan buku pembongkar gurita Cikeas karya George Junus Aditjondro (analisis framing pada harian jurnal Nasional
1
11
103
Komunikasi pemasaran politik partai Islam: studi kritis strategi PKS dalam pemilu legislatif
0
12
188
Membuat kader bekerja: dinamika internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam merespons kasus korupsi Luthfi Hasan Ishaaq menjelang pemilu 2014
1
26
112
Tingkat kepercayaan masyarakat muslim terhadap partai politik berasas islam: studi kasus di Kecamatan Kebumen pada pemilu 2014
2
14
126
Konflik internal Partai Kebangkitan Bangsa di kabupaten Karawang: sumber dan dampak konflik pada pemilu 2009
0
4
75
Agenda media dalam pemberitaan pemilu presiden 2014 pada Koran Sindo
4
97
142
Analisis framing pemberitaan konflik internal partai persatuan pembangunan dalam menentukan koalisi pada pemilu 2014 oleh harian online republika.com
1
4
132
Analisis framing pemberitaan meninggalnya ustadz Jefri Al-Buchori pada Republika online dan kompas.com
1
25
125
Analisis framing pemberitaan industri busana muslim dalam surat kabar media Indonesia
0
16
0
Show more