BAB II LANDASAN TEORI

Gratis

1
7
18
2 years ago
Preview
Full text
6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kebutuhan Sistem Informasi Semua organisasi membutuhkan aliran informasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Aliran informasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem informasi. Sistem informasi berperan dalam proses pengambilan keputusan operasional harian sampai perencanaan jangka panjang. Sebelum komputer ada, sistem informasi sudah menjadi kebutuhan organisasi. Ini berarti sistem informasi tidak selamanya berbasis komputer. Namun dengan berkembangnya fungsi komputer, sistem informasi saat ini umumnya didukung penuh oleh komputer. Dengan demikian istilah sistem informasi lebih sering berarti sistem informasi berbasis komputer. Sistem informasi berbasis komputer mempunyai 6 bagian: hardware, software, data/informasi, proseder, komunikasi dan orang. sistem informasi ditentukan dalam perusahaan bergantung pada sifat dan struktur bisnisnya. Ini berarti sistem informasi bersifat modifikatif terhadap kebutuhan organisasi. Komponen prosedur dalam sistem informasi berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktifitas pengolahan informasi. Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi, dan gudang. Data mengalir dari bermacam sumber seperti : konsumen yang membeli produk atau layanan, penjual yang menyediakan barang, bank, agen pemerintah, dan agen asuransi. Sistem informasi membantu organisasi mengolah data tersebut menjadi informasi yang lengkap dan berguna. 7 Pemanfaatan sistem informasi tidak sampai disitu saja. Boehringer menyediakan sistem informasi bergerak untuk 1/3 pekerjanya yang bekerja di luar kantor. Dengan sistem informasi tersebut, informasi penjualan terkini dapat diakses dan diperbarui dimanapun. 2.2 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) adalah suatu ide tentang pengembangan kurikulum yang diletakkan pada posisi yang paling dekat dengan pembelajaran, yaitu sekolah dan satuan pendidikan. Pemberdayaan sekolah dan satuan pendidikan dengan memberikan otonomi yang lebih besar, di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat, juga merupakan sarana peningkatan kualitas, efisiensi, dan pemerataan pendidikan. KTSP merupakan salah satu wujud reformasi pendidikan yang memberikan otonomi pada sekolah dan satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan potensi, tuntutan, dan kebutuhan masing-masing. Otonomi dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dan staf sekolah, menawarkan partisipasi langsung kelompok-kelompok terkait, dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan, khususnya kurikulum. Pada sistem KTSP, sekolah memiliki “full authority and responsibility” dalam menetapkan kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan. Untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan tersebut, sekolah dituntut untuk mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam indikator kompetensi, mengembangkan strategi, menentukan prioritas, mengendalikan pemberdayaan berbagai potensi sekolah dan lingkungan sekitar, serta mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat dan pemerintah. Dalam KTSP, pengembangan kurikulum dilakukan oleh guru, kepala sekolah, serta komite sekolah dan dewan pendidikan. Karakteristik KTSP bisa diketahui antara lain dari bagaimana sekolah 8 dan satuan pendidikan dapat mengoptimalkan kinerja, proses pembelajaran, pengelolaan sumber belajar, profesionalisme tenaga kependidikan, serta sistem penilaian. Dengan demikian, dapat dikemukakan beberapa karakteristik KTSP sebagai berikut. 1. Pemberian otonomi luas pada sekolah dan satuan pendidikan. 2. Partisipasi masyarakat dan orang tua yang tinggi. 3. Kepemimpinan yang demokratis dan profesional. 4. Tim kerja yang kompak dan transparan. Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah mencakup standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, dan standar penilaian pendidikan. Dari delapan standar tersebut, yang telah dijabarkan dan disahkan penggunaannya oleh Mendiknas adalah standar isi dan standar kompetensi lulusan. Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi lulusan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi memuat kerangka dasar, struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik1). 1 dikutip dari Dr. E. Mulyasa, M.Pd., Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, 2007 9 2.2.1 Struktur Kurikulum SDI Terpadu Assalafiyyah Pambon Tabel 2.1struktur kurikulum Sekolah Dasar Islam Terpadu Assalafiyyah Komponen A. Matapelajaran 1. Pend. Agama 2. Pkn 3. B. Indonesia 4. Matematika 5. IPA 6. IPS 7. SBK 8. PJOK B. Muatan lokal C. Pengembangan Diri Jumlah Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV V VI 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 4 12 12 12 12 12 12 2 2 2 2 2 2 40 40 40 42 42 42 Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Assalafiyyah dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kulikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangakan berdasarkan standar kompetensi lulusan. Struktur kurikulum Sekolah Dasar Islam Terpadu Assalafiyyah terdiri tiga komponen, yaitu mata pelajaran, muatan lokal, dan pemgembangan diri. Kelompok mata pelajaran menurut peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005, menyatakan bahwa kurikulum untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas : 10 a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. Kelompok mata pelajaran estetik e. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan teknologi 2.2.2 Standar Kompetensi Lulusan SD/MI Kelas VI Peserta didik dinyatakan lulus apabila memenuhi syarat sebagai berikut ( PP19/2005Ps.72 ayat 1) 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran 2. Memperoleh nilai minimal 75 pada penilian akhir untuk seluruh kelompok mata pelajaran : a. Agama dan akhlak mulia b. Kewarganegaraan dan kepribadian c. Estetika d. Jasmani, olahraga, dan kesehatan 3. Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4. Lulus ujian nasional 2.3 Penilaian Hasil Evluasi Selain databse siswa dan guru, sistem ini nantinya akan meliputi penilaian hasil evaluasi. Penilaian hasil evaluasi adalah instrumen penting dalam proses pendidikan dan pengajaran, secara umum proses evaluasi adalah standar untuk menentukan tingkat keberhasilan pendidikan dalam sebuah lembaga, walaupun standar evaluasi seringkali merupakan laporan angka-angka nilai hasil ujian, namun ia mencerminkan bagaimana siswa dapat menyerap materi yang telah diajarkan selama kurun waktu tertentu. Evaluasi ideal seharusnya tidak hanya terbatas pada hasil kognitif yang merupakan wilayah pengajaran, tapi juga harus meliputi wilayah afektif dengan monitoring berkala yang dilakukan pihak lembaga dalam rangka mengetahui perkembangan perilaku peserta didik. Keseluruhan proses inilah yang nantinya akan dijadikan pijakan 11 dalam menentukan apakah siswa layak diluluskan atau harus mengulangi lagi beberapa proses yang tidak memenuhi ketentuan. Dalam proses evaluasi nilai, ada rumusan yang telah ditentukan sebelumnya untuk menetukan hasil evaluasi, jika hail perhitungan tersebu memenuhi standar nilai target yang telah ditentukan, maka siswa dapat dikategorikan layak untuk naik ke tingkatan berikutnya. 2.4 Konsep Dasar Sistem Informasi Sebuah sistem merupakan satu kesatuan yang terdiri dari berbagai komponen, komponen dalam suatu sistem harus terikat satu sama lain. Agar suatu sistem menjadi suatu kesatuan yang utuh guna dalam pencapaian tujuan. Sistem mempunyai sifat-sifat tertentu antara lain: masukan, keluaran, komponen, dan hubungan. Sebuah sistem informasi tidak tentu identik dengan sebuah komputer, akan tetapi dalam kenyataanya sistem informasi sering dikaitkan dengan komputer, sistem itu sendiri merupakan sebuah gabungan dari bebagai elemen yang saling terhubung guna mencapai suatu tujuan, sedangkan informasi adalah merupakan data yang di dapat kemudian diolah sedemikian rupa sehingga dapat dimengerti dan dapat diterima. Disamping itu sistem informasi juga harus ditentukan kualitasnya sebelum informasi tersebut dipublikasikan.Penentuan kualitas suatu informasi dapat dilihat dari beberapa hal diantaranya, informasi tersebut apakah akurat, relevan, berimbang, terpercaya dan ter update. Dengan begitu maka informasi akan dapat dinilai, dapat dimengerti, dan dapat diterima dengan baik. 2.5 Database Database adalah suatu himpunan kelompok data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikan rupa hingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Kumpulan dari data yang saling berhubungan dan yang tersimpan dalam sebuah perangkat komputer, kemudian digunakan perangkat lain untuk memanipulasinya. Databases sistem merupakan suatu sistem informasi yang 12 menyatukan kumpulan dari data yang saling terkait satu dengan yang lainya dan membuatnya tersedia untuk membuat aplikasi yang bermacam-macam didalam suatu organisasi. 2.5.1 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi. DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem. DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program. Adapun tujuan DFD adalah sebagai berikut: 1. Mendokumentasikan seluruh aliran data yang terjadi dalam sistem yang berkaitan dengan sistem yang akan diimplementasikan. 2. Menyatakan gambaran aliran informasi, utamanya aliran dokumen. 3. Memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan atau dikembangkan. Tabel 2.2 Simbol Data Flow Diagram (DFD) Simbol Keterangan Process 13 Proses sering dengan juga buble. menggambarkan aliran data disebut Berfungsi transformasi masuk menjadi aliran data keluar. Data Flow Berfungsi menggambarkan aliran data atau paket informasi dari satu bagian sistem ke bagian lain. Arah panah menggambarkan aliran data. Data Store Berfungsi menggambarkan model dari kumpulan paket data yang tersimpan. Eksternal Entity Sering juga disebut terminator, berfungsi menggambarkan kesatuan luar yang berhubungan dengan sistem. 1. Eksternal Entity  Digambarkan dengan simbol bujur sangkar  Merupakan sumber atau tujuan dari dari aliran data  Merupakan lingkungan luar dari sistem  Simbol ini digunakan sebagai sumber dari inputan sistem atau tujuan dari output sistem. 2. Proses  Adalah fungsi yang mentransformasikan data secara umum 14  Karena proses adalah suatu pekerjaan, maka untuk menamai sebuah proses mulailah dengan kata kerja dan diikuti objek  Simbol ini digunakan untuk melakukan suatu perubahan berdasarkan data yang diinputkan dan menghasilkan data dari perubahan tersebut. 3. Media Penyimpan Data  Simbol ini digunakan sebagai simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau basis data. 4. Aliran Data  Menggambarkan aliran data dari suatu proses ke proses lainnya  Merepresentasikan dengan menggunakan anak panah  Nama proses ditulis untuk menjelaskan arti dalam aliran tersebut dan ditulis untuk mengidentifikasi aliran tersebut  Simbol ini digunakan untuk menghubungkan proses dengan proses, proses dengan sumber dan poses dengan tujuan. Anak panah menunjukan aliran data. 2.5.2 Entity Relational Diagram (ERD) ERD adalah model yang digunakan untuk hubungan antara penyimpanan data (dalam DFD). ERD digunakan untuk menhubungkan struktur data dan hubungan antar data. Entity Relationship Diagram adalah suatu relasi antara dua file atau dua label sehingga dengan demikian dapat pula membantu gambaran relasi dalam hubungan atribut dalam satu file. Ada beberapa relasi antara atribut dalam file yaitu:  Satu ke satu Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah berbanding satu, misalnya pada suatu perusahaan dimana satu manajer bertanggumg jawab atas satu departemen. Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berelasi dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B.  Satu ke banyak 15 Hubungan antara file satu dengan file dua adalah satu berbanding banyak atau dapat pula dibalik banyak berbanding satu seperti pada suatu perusahaan dimana ada banyak pegawai dan masing-masing pegawai hanya bertanggung jawab pada satu departemen.  Many to many Hubungan antara file satu dengan file 2 adalah banyak berbanding banyak.Misalkan pada suatu perusahaan dimana salesman menjual banyak barang dan barang tersebut juga hanya dijual oleh banyak salesman. CDM (Conceptual Data Model) CDM adalah model yang dibuat berdasarkan anggapan bahwa dunia nyata terdiri dari koleksi obyek-obyek dasar yang dinamakan entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara entitas-entitas itu. Biasanya CDM direpresentasikan dalam bentuk Entity Relationship Diagram (Hanif Ramadhani, 2010-2011). Adapun manfaat penggunaan CDM dalam perancangan database : 1. Memberikan gambaran yang lengkap dari struktur basis data yaitu arti, hubungan, dan batasan-batasan 2. Alat komunikasi antar pemakai basis data, designer, dan analis. PDM (Physical Data Model) PDM Merupakan model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data tersebut. Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik. 2.6 Akademik 16 1. Akademik adalah proses yang pada umumnya terdapat pada semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil (White, 1958). 2. Akademik sebagai kegiatan kelompok yang mengadakan kerjasama guna menyelesaikan tugas bersama (Simon, 1958). 3. Akademik didefinisikan sebagai bimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok individu guna mencapai tujuan bersama (Newman, 1963). 4. Pengertian Akademik dalam bahasa Indonesia ada 2 (dua) :  Akademik berasal dari bahasa Belanda, “Administratie” yang merupakan pengertian Akademik dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi, 1989).  Akademik dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris “Administration”, yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian, 1973) 5. Akademik dalam arti sempit. Menurut Soewarno Handayaningrat mengatakan “Akademik secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan”(1988:2). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan akademik dalam arti sempit merupakan kegiatan ketatausahaan yang mliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan dan pengarsipan surat serta hal-hal lainnya yang dimaksudkan untuk menyediakan informasi serta mempermudah memperoleh informasi kembali jika dibutuhkan. 6. Akademik dalam arti luas. Menurut The Liang Gie mengatakan “Akademik secara luas adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu”(1980:9). Akademik secara luas dapat disimpulkan pada dasarnya 17 semua mengandung unsur pokok yang sama yaitu adanya kegiatan tertentu, adanya manusia yang melakukan kerjasama serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Jadi akademik adalah penyelenggaraannya, dan manajemen adalah orang-orang yang menyelenggarakan kerja. Maka kombinasi dari keduanya adalah penyelenggaraan kerja yang dilakukan oleh orang-orang secara bersama-sama (kerjasama) untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan. 2.7 PHP Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke 18 dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek. 2.7.1 Tipe Data PHP PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu : a. Integer Tipe data integer adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan bulat, bukan desimal. Sebagai contoh (1),(2),(3),(4),(5), (-1),(-2),(-3),(-4) dan lain-lain. Tipe data ini memiliki range antara -2,147,483,648 sampai dengan +2,147,483,648 platform 32bit. b. Double Tipe data floating point numbers biasa juga disebut dengan “double”, ” float” atau “real” adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan desimal. Sebagai contoh (0.1), (1.3), (1.7), (1.8), (9.7), (2.4) dan lain-lain. c. Boolean Boolean merupakan sebuah type data yang sangat sederhana, dan merupakan nilai sebuah kebenaran, karena akan bernilai True atau False saja. Penulisannya tidak dipengaruhi penggunaan huruf besar atau kecil. d. String String adalah sebuah tipe data yang terdiri dari kata, bisa berupa kata tunggal maupun kalimat. Penulisan string harus diapit oleh tanda petik, baik petik tunggal (‘ ‘) maupun petik ganda (” “). Perbedaan antara petik ganda dan petik tunggal adalah, ketika kita menggunakan petik tunggal maka variabel tidak akan terbaca nilainya. Beda halnya dengan penggunaan petik genap yang akan membaca nilai dari suatu variabel. Jika string yang tertutup dalam tanda kutip ganda (” “), PHP akan menafsirkan escape sequence lebih untuk karakter khusus. Maka penulisan untuk karakter khusus tersebut harus ditambahkan slash didepan karakter tersebut e. Object 19 Tipe data object dibuat dengan tujuan agar para programmer terbiasa dengan OOP. Tipe data object bisa berupa bilangan, variabel atau fungsi. Data ini dapat dimasukkan ke dalam kode program sehingga meringkas beberapa fungsi dan memperkecil ukuran file. f. Array Tipe data array digunakan untuk menyimpan banyak data dalam satu variabel. Jenis array dalam php ada 3 (tiga) macam yaitu : 1. numeric array 2. associative array 3. multidimensional array g. Resource Adalah tipe data baru yang diperkenalkan mulai PHP 4. Tipe ini termaksud tipe yang spisial, karena data ini hanya dapat dibuat dengan beberapa fungsi spesial. Tipe data resource dihasilkan dari pemanggilan fungsi-fungsi yang menggunakan resource sistem atau pemanggilan dari database 2.7.2 Xampp Xampp merupakan salah satu paket installasi Apache, PHP dan MySQL instant yang dapat kita gunakan untuk membantu proses installasi ketiga produk tersebut. Selain paket installasi instant XAMPP versi 1.7.3 juga memberikan fasiltias pilihan pengunaan PHP4 atau PHP5. Untuk berpindah versi PHP yang ingin digunakan juga sangat mudah dilakukan dengan mengunakan bantuan PHP-Switch yang telah disertakan oleh XAMPP, dan yang terpenting XAMPP bersifat free atau gratis untuk digunakan. Xampp merupakan pengembangan dari LAMP (Linux Apache, `MySQL, PHP and PERL), XAMPP ini merupakan project non-profit yang di kembangkan oleh Apache Friends yang didirikan Kai 'Oswalad' 20 Seidler dan Kay Vogelgesang pada tahun 2009, project mereka ini bertujuan mempromosikan pengunaan Apache web server. XAMPP adalah singkatan yang masing-masing hurufnya adalah: X : Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi,seperti Windows, Windows, Mac OS ,dan Solaris. A : Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan. M : MySQL, merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, ‘ dan menghapus data yang berada dalam database. P : PHP, bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl. namun PHP juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase, d-base, PostgreSQL, dan sebagainya. P : Perl, bahasa pemrograman. 2.8 Sistem PostgreSQL 1.14.1 PostgreSQL merupakan sistem open source PostgreSQL telah dikembangkan hingga memiliki arsistektur yang tangguh dan memiliki kelebihan tersendiri dengan aplikasi database lainya. PostgreSQL dapat digunakan hampir di semua operating system, seperti Windows, Linux dan UNIX. PostgreSQL telah mendukung penyimpanan BLOB, termasuk gambar dan video. PostgreSQL 21 didesain untuk sitem database berskala kecil dan sistem database yang berskala besar. Seiring dengan selalu dkembangkanya PostgreSQL, PostgreSQL tidak hanya mengutamakan kelengkapan featurenya saja, seperti pengembangan pada awal diciptakanyan, tetapi sudah dikembangkan agar memenuhi standar SQL. Salah satu standar SQL yang sudah dipenuhi adalah trigger dan function, function dalam PostgreSQL memanjakan user dengan memilih bahasa yang diinginkan yang disebut dengan Procedural Language. Saat deklarasi  function, user harus menyebutkan atau memilih bahasa yang akan digunakan. procedural language yang terdapat dalam PostgreSQL adalah pgSQL dan Tcl. Kemudian script function yang dideklarasikan akan diterjemahkan sendiri oelh library (tergantung bahasa yang dipilih) yang ada dalam PostgreSQL. Kemudian library ini akan berinteraksi dengan library PostgreSQL. Salah satu standar SQL yang belum dipenuhi adalah referential integrity dan outer-join (Referential integrity  merupakan mekanisme dan teknik yang menjamin validitas dari database relasional.  ). Tetapi dengan kekuranganya tersebut bukan berarti PostgreSQL tidak dapat disejajarkan dengan aplikasi database lainnya, justru dengan pengembangan featurenya, PostgreSQL database memiliki keunggulan tersendiri yang dapat di sesajarkan dengan aplikasi database lainya. Itu tadi sedikit penjelasan tentang kelebihanya PostgreSQL. Setiap database pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan, aplikasi database mana yang akan kita gunakan. 2.8.1 Keunggulan PostgreSQL Keunggulan-keunggulan database PostgreSQL yang membuat Oracle sebagai produk database yang paling banyak dipakai adalah sebagai berikut: Kelebihan PostgreSQL 1. PostgreSQL memiliki arsitektur multiproses (forking) yang berarti memiliki stabilitas yang lebih tinggi, sebab satu proses anak yang mati tidak akan 22 menyebabkan seluruh daemon mati meskipun pada kenyataannya, dulu ini sering terjadi. 2. Dalam kondisi load tinggi (jumlah koneksi simultan besar), kecepatan PostgreSQL sering mengalahkan MySQL untuk query dengan klausa JOIN yang kompleks, hal ini dikarenakan PostgreSQL mendukung locking di level yang lebih rendah, yaitu row. 3. PostgreSQL memiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan tipe data, atau tipe data array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record.Dengan adanya kemampuan OO ini maka di PostgreSQL, kita dapat mendefinisikan sebuah tabel yang mewarisi definisi tabel lain. 4. PostgreSQL menyediakan hampir seluruh fitur-fitur database seperti yang terdapat dalam produk database komersial pada umumnya. 5. PostgreSQL pun memiliki tipe data geometri (seperti titik, garis, lingkaran, poligon) yang mungkin berguna bagi aplikasi ilmiah tertentu 6. PostgreSQL memberikan kita kemampuan mendefinisikan sebuah field sebagai array. 7. PostgreSQL memiliki hampir semua fasilitas standar yang biasanya diinginkan: view (tabel virtual), trigger, subselek, stored procedure (dalam beberapa bahasa), dan foreign key constraint 8. PostgreSQL juga memiliki apa yang disebut rule, yaitu tindakan custom yang bisa kita definisikan dieksekusi saat sebuah tabel di-INSERT, UPDATE, atau DELETE. 9. Postgres juga mempunayai kemampuan untuk membuat konektifitas dengan database lain seperti pgdump, Interbase, pgaccess dan hampir semua database pada Linux. 23 10. kemampuannya menampung data spasial, sehingga ia bisa digunakan dalam pembuatan situs yang berbasis Web GIS untuk pemetaan dan sebagainya. 11. PostgreSQL memiliki lisensi GPL (General Public License) dan oleh karena itu PostgreSQL dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh setiap orang tanpa perlu membayar lisensi (free of charge) baik untuk keperluan pribadi, pendidikan maupun komersil. 12. PostgreSQL mendukung banyak jenis bahasa pemrograman, antara lain: SQL, C, C++, Java, PHP, etc. 13. PostgreSQL juga merupakan alternative untuk sistem database open-source lainnya seperti MySQL dan Firebird, terutama sistem proprietari seperti Oracle, Sybase, IBM’s DB2dan Microsoft SQL Server.

Dokumen baru