Perancangan Media Informasi Dan Mitigasi Tsunami Melalui Multimedia Interaktif

Gratis

0
3
53
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan pengantar tugas akhir ini penulis banyak mengalami hambatan dan kesulitan. Penulis menyadari bahwa laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis membuka diri terhadap segala saran dan kritik yangmembangun.

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia dan

  Ada empat hal penting dalam mitigasi bencana, yaitu : Tersedia informasi dan peta kawasan rawan bencana untuk tiap jenis bencana, sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalammenghadapi bencana, karena bermukim di daerah rawan bencana, mengetahui apa yang perlu dilakukan dan dihindari, serta mengetahui cara penyelamatan diri jikabencana timbul, dan pengauran dan penataan kawasan rawan bencana untuk mengurangi ancaman bencana. Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah yang dipaparkan diatas, maka rumusan masalahnya adalah : “Bagaimana merancang media yang mampu membantumenunjang belajar anak, dalam mempelajari tentang bencana tsunami dan mitigasi bencana tsunami dengan metode dan pemilihan media yang menarik sepertiadanya visual, audio, video, animasi dan interaksi serta mudah diikuti dan disukai anak sesuai dengan perkembangan teknologi informasi pada saat ini?”.

BAB II MULTIMEDIA INTERAKTIF & MITIGASI BENCANA TSUNAMI II.1. Multimedia Interaktif II.1.1 Pengertian Multimedia Interaktif Secara etimologis multimedia berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata “multi”

  Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alatpengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan, apabila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebutmultimedia interaktif. Contoh grafik yang menyajikan kenyataan adalah foto, dan contoh grafik yang berbentuk ikonik adalah kartunseperti gambar yang biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki- laki dan perempuan.

II. 1.2 Multimedia Interaktif Sebagai Pembelajaran Berbantukan Komputer

  Istilah ini juga sering digunakan, tetapi istilah instruction mengandung arti pembelajaran saja dimana komputermenyampaikan informasi kepada audience dan mungkin tidak termasuk perihal penggunaan alat mesin itu (Padmanthara, 2007: 23). Dalam hal ini, komputer digunakan untuk mencatat dan menghitung nilai, mengikuti perkembangan audience dalam berbagai bidang studi, mendiagnosa dan mempreskripsi, dan pada umumnya untuk membuat operasionalisasi agar lebih lancar dan efisien (Padmanthara, 2007:35).

II. 1.3 Model Pembelajaran Berbantukan Komputer

  Model ini, selain menyajikan informasi isi bahan pelajaran, bertanya kepada audience: a) apakah akan melanjutkan kegiatanbelajar berdasarkan pemahaman dan penguasaan audience; b) apakah audience meneruskan untuk mempelajari bahan dan informasi baru; c) apakah akanmereview bahan pelajaran sebelumnya; dan d) apakah akan mengikuti pembelajaran remedial. Praktik dan Latihan (Drill and Practise) Drill and practice pada dasarnya merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penyediaan latihan-latihan soal yang bertujuan untuk menguji kemampuanpenampilan audience melalui kecepatan menyelesaikan soal-soal latihan yang diberikan (Erik, 2009: 18).

II. 2. Mitigasi Bencana Tsunami 2.1. Pengertian mitigasi

  Resiko bencana (Risk)Resiko bencana adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dan kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit,jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat. Menghitung resiko bencana menggunakan persamaan sebagai berikut : Risk (R) = H xV/ C Keterangan = R : Resiko BencanaH : BahayaV : KerentananC : Kapasitas Setelah melakukan resiko bencana, yang harus kita lakukan ialah melakukan tindakan untuk mengurangi resiko bencana tersebut.

II. 3.2. Tsunami di Indonesia

  Solusi Pemecahan Masalah Untuk memecahkan masalah yang telah dijelaskan pada sub bab diatas maka diperlukan mitigasi non-struktural yang menarik dan mudah dipahami sertamenyentuh langsung ke masyarakat khususnya masyarakat daerah rawan bencana tsunami yaitu multimedia interaktif yang berisikan tentang informasi tsunami dananimasi mengenai cara menyelamatkan diri dari bencana tsunami. Dalam hal ini, digunakan metode 5W1H + E sebagai strategi agar informasi yangdikomunikasikan sampai pada penerima pesan dengan efektif, berikut adalah uraiannya: What Walaupaun tidak sesering banjir dan tanah longsor, sekali terjadi bencana tsunami dapat menimbulkan korban yang sangat banyak dan merusak alam, bangunan dansemua yang dilaluinya.

BAB II I STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1. Strategi Perancangan Pengertian strategi menurut Stephanie K (seperti dikutip dalam Husein Umar, Strategic Management in Action ). Strategi didefinisikan sebagai suatu proses

  Strategi perancangan yang akan dirancang menggangkat pembahasan mengenai informasi dan mitigasi tsunami gunamembantu masyarakat untuk mengerti dan tahu menganai tsunami dan tatacara menyelamatkan diri dari tsunami khususnya untuk anak SD (Sekolah Dasar) kelas4-6 atau anak-anak umur 10 s.d 12 tahun. Seperti dikatakan sebelumnya perancangan yang dilakukan bertujuan untuk media pembelajaran bagi SD (Sekolah Dasar)kelas 4-6 atau anak-anak umur 10 s.d 12 tahun, oleh karena itu media yang akan dirancang bertujuan untuk media pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), sedangkanuntuk target pemasarannya adalah orangtua, guru, Dinas Pendidikan dan lainnya.

III. 1.1. Pendekatan Komunikasi

  Strategi dalam media ini juga didasari oleh Adapun tujuan yang ingin di capai pada perancangan ini adalah bersifat informatif, yaitu member kemudahan dalam belajar tsunami dan mitigasinyasehingga mudah dimengerti oleh komunikan dan ditambah dengan media pendukung, sehingga komunikan mengetahui informasi yang ada. Pendekatan VisualPendekatan visual yang akan dibuat dalam konsep perancangan media interaktif informasi dan mitigasi tsunami bersifat memberikan pembelajaran kepada anak-anak dan pemahaman dengan menggunakan media pembelajaran berupa multimedia interaktif dimana anak dapat mengklik icon atau tulisan untukmengetahui isi content, seperti ketika icon mitigasi diklik maka user akan di bawa kehalaman mitigasi tsunami sehingga memudahkan anak dalam belajar.

III. 1.4. Strategi Kreatif

  Dalam sebuah perancangan, tentunya di perlukan ide atau gagasan yang cemerlang untuk mendapatkan hasil yang menarik, efektif dan efisien sertakomunikatif dan mudah di terima oleh target sasaran. Strategi yang akan digunakan dalam perancangan media informasi ini adalah membuat media interaktif yang menggabungkan teks dengan gambar, dimanagambar dibuat dengan teknik vector dengan visual yang simple dan diberikan teks sebagai penjelasannya.

1. Copywriting

  “TUNAMI BISA DIHINDARI” dipilih sebagai tagline pada perancangan in karena masih banyak masyarakat pesisir di Indonesia yang menganggap bahwatsunami adalah takdir dan cenderung berpasrah, padahal dengan pengetahuan dan 2. Dalam penyampaian informasi kepada target sasaran dan tetap berorientasi pada tujuan perancanganmaka diperlukan media yang sesuai agar informasi dapat sampai dan dicerna dengan baik.

III. 1.5.1. Pemilihan Media

  Pemilihan media berfungsi untuk membatasi media yang akan digunakan dalam menginformasikan tsunami dan mitigasinya agar tidak terlalu meluas dan menjagaefektifitas terhadap tema dan target audience yang dituju. PinMerupakan suatu benda yang sering direkatkan pada suatu benda seperti tas atau baju, pin sangat berguna untuk menyampaikan informasi dan promosi karena pindapat dilihat orang dimanapun, pin juga salah satu paket dari CD informasi dan mitigasi tsunami.

III. 1.6. Strategi Distribusi

  Tata Letak (layout) Tata letak yang akan digunakan pada perancangan multimedia interaktif informasi dan mitigasi tsunami ini sama seperti miltimedia interaktif lainnya denganilustrasi digital 2D yang memadukan teks dan gambar secara tepat dan tidak menghilangkan sisi informasinya. Dalam pembuatan media informasi dan mitigasi tsunamiyang berjudul “Informasi dan Mitigasi Tsunami” adalah huruf yang digunakan dalam media informasi ini yaitu huruf yang mempunyai karakter kuat dansederhana dan playful.

BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA IV.1. Pra Produksi Sebelum memasuki tahap produksi, tahapan yang dilalui dalam suatu perancangan

  4.1.2 Pengolahan Dengan Komputer Pengolahan gambar yang dilakukan adalah sebagai berikut :Pada tahap manual ini adalah perancangan grafis dengan menggunakan keterampilan tangan dan alat-alat gambar (non mesin), meliputi pembuatan sketsailustrasi/gambar dengan menggunakan pensil. Program komputergrafik (software grafis) yang digunakan dalam melakukan pengolahan ini adalah Adobe Illustrator CS6 dan Adobe Flash CS6.

IV. 2. Teknik Produksi

  Multimedia interaktif ini di bundling dengan format .exe sehingga menjadi aplikasi yang dapat diinstal di sistem operasi windows, cara seperti ini digunakanuntuk mempermudah user dalam pengoprasiannya karena multimedia interaktif ini terdiri dari banyak movie yang berformat .swf. Setelah diinstal akan muncul shortcut di dekstop, untuk membuka multimedia interaktifnya user tinggal klik 2x pada shortcutnya.

IV. 3. Teknis Media

  Proses Perancangan VisualProses ini merupakan penggabungan elemen-elemen yang akan dipergunakan dalam perancangan multimedia interaktif informasi dan mitigasi tsunami. Proses yang dilakukan adalah :Membuat tampilan halaman utama dengan Adobe Ilustrator CS6 untuk layout interface perhalaman, editing image/gambar, penambahan efek-efek, pengaturan layout , dan pemilihan warna yang sudah ditetapkan.

IV. 6. Media Pendukung

  Sama seperti media utama, teknis perancangan media pendukung pun tidak jauh berbeda, hanya saja konten-kontennya sudah dibuat terlebih dahulu dan sudahdisimpan dengan format .jpg berfungsi agar memudahkan saat proses pengerjaan media lain. Poster Gambar 4.2 Poster Format / bentuk : PotraitUkuran : A3Material : Kertas art paperTeknik Produksi : Cetak Offset 2.

Dokumen baru