SEJARAH PERKEMBANGAN FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA

 0  44  210

dokumen informasi

1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI.2 DAFTAR ISTILAH .4 SAMBUTAN DEKAN .6 SEJARAH PERKEMBANGAN .8 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA .8 VISI DAN MISI FASILKOM UI .12 LATAR BELAKANG PENYUSUNAN .14 KURIKULUM 2010 .14 KURIKULUM .16 I. Profil dan Kompetensi Lulusan.17 II. Penomoran Sandi Mata Kuliah.20 III. Struktur Kurikulum.23 Fakultas Ilmu Komputer UI .23 IV. Kurikulum Program Studi Ilmu Komputer (PSIK) .27 A. BEBAN KULIAH PSIK .27 B. PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PSIK .27 C. INFORMASI MATA KULIAH PSIK PER SEMESTER .32 V. Kurikulum Program Studi Sistem Informasi (PSSI) .34 A. BEBAN KULIAH PSSI.34 B. PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PSSI.34 C. INFORMASI MATA KULIAH PSSI PER SEMESTER .38 VI. Kurikulum Program Studi Sistem Informasi (PSSI) Kelas Ekstensi .40 A. BEBAN KULIAH PSSI KELAS EKSTENSI .40 B. TRANSFER KREDIT .41 C. PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PSSI KELAS EKSTENSI .42 D. INFORMASI MATA KULIAH PSSI KELAS EKSTENSI PER SEMESTER .45 VII. Transisi Kurikulum Lama ke Kurikulum 2010 .47 Ringkasan Perubahan dari Kurikulum Lama (2006) PSIK .47 Aturan Transisi PSIK .48 Ringkasan Perubahan dari Kurikulum Lama (2006) PSSI.55 Aturan Transisi PSSI.56 Ringkasan Perubahan dari Kurikulum Lama (2006) PSSI Ekstensi 64 2 Aturan Transisi PSSI Ekstensi.66 SISTEM PEMBELAJARAN & ADMINISTRASI PERKULIAHAN .72 SISTEM PENGAJARAN.73 ADMINISTRASI PERKULIAHAN, SYARAT UJIAN SUSULAN DAN ATURAN LAINNYA .73 SISTEM PENILAIAN .75 KEJUJURAN AKADEMIK .75 BOBOT NILAI .76 INDEKS PRESTASI.76 MENGULANG MATA KULIAH.79 EVALUASI STUDI .79 JALUR, GELAR DAN PREDIKAT KELULUSAN .81 JALUR DAN GELAR KELULUSAN.81 PREDIKAT KELULUSAN.81 FASILITAS.82 PERALATAN KOMPUTER.82 SISTEM INFORMASI .84 GEDUNG .85 PERPUSTAKAAN .86 LAMPIRAN A: PENGELOLA DAN PENGAJAR .88 LAMPIRAN B: PEDOMAN KERJA PRAKTIK.91 LAMPIRAN C: PEDOMAN TUGAS AKHIR.95 LAMPIRAN D: SILABUS .98 LAMPIRAN D: TATA TERTIB .207 3 DNS Fasilkom IP IPK IPS PSIK PSSI Pusilkom S1 S2 DAFTAR ISTILAH Daftar Nilai Semester, merupakan daftar yang berisi rincian matakuliah yang diambil mahasiswa pada suatu semester berikut bobot sks, nilai yang diperoleh, IPS dan IPK. Fakultas Ilmu Komputer Indeks Prestasi, merupakan satuan yang menunjukkan prestasi akademik mahasiswa dilihat dari perolehan nilai setiap matakuliah. Nilai terendah adalah 0.00 dan nilai terbaik yang dapat dicapai adalah 4.00. IP terbagi menjadi dua macam, yaitu IPS dan IPK. Indeks Prestasi Kumulatif, merupakan Indeks prestasi yang hanya memperhitungkan nilai matakuliah yang lulus saja dan diperhitungkan dari mulai semester pertama sampai semester terakhir mahasiswa. Indeks Prestasi Semester, merupakan Indeks prestasi yang hanya memperhitungkan nilai matakuliah pada suatu semester tertentu saja, Semua nilai, baik nilai matakuliah yang lulus maupun yang tidak lulus, turut diperhitungkan dalam IPS. Program Studi Ilmu Komputer Program Studi Sistem Informasi Pusat Ilmu Komputer, merupakan pengelola PSIK tahun 1986-1993. Saat ini Pusilkom berdiri sendiri sebagai badan yang menyediakan layanan konsultasi di bidang TI. Jenjang pendidikan Strata-1 yang menghasilkan lulusan bergelar sarjana. Lama pendidikan jenjang S1 pada umumnya adalah delapan semester. Jenjang pendidikan Strata-2, menghasilkan lulusan 4 S3 Scele SIAK NG SKS SKS diambil SKS diperoleh UI bergelar Master atau Magister. Hanya mereka yang sudah menyelesaikan pendidikan S1 yang dapat memasuki jenjang ini. Lama pendidikan S2 pada umumnya adalah 3-4 semester. Jenjang pendidikan Strata-3, menghasilkan lulusan bergelar Doktor. Merupakan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari S2. Lama pendidikan S3 pada umumnya adalah 6 semester. Student Centered e-Learning Environment (http://scele.cs.ui.ac.id), merupakan media pemelajaran online yang digunakan dalam perkuliahan. Sistem Informasi Akademik - New Generation (http://academic.ui.ac.id), merupakan sistem infomasi online yang digunakan untuk administrasi perkuliahan seperti pengisian IRS, penambahan/pembatalan matakuliah, dan sebagainya. Satuan Kredit Semester, merupakan takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh melalui 1 (satu) jam kegiatan terjadwal, yang diiringi oleh 2 (dua) sampai 4 (empat) jam per minggu oleh tugas lain yang terstruktur maupun yang mandiri selama 1 (satu) semester, atau tabungan pengalaman belajar lain yang setara. Setiap matakuliah memiliki bobot dalam satuan sks. Jumlah sks matakuliah yang diambil oleh mahasiswa (termasuk matakuliah yang lulus dan tidak lulus). Jumlah sks matakuliah lulus yang telah diambil mahasiswa (tidak termasuk mata kuliah yang tidak lulus). Universitas Indonesia 5 SAMBUTAN DEKAN Assalamualaikum wr.wb. Kurikulum merupakan elemen yang sangat penting dalam setiap program pendidikan. Kurikulum yang baik yang diimplementasikan dengan baik diharapkan akan membekali peserta didik dengan kompetensi dan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ada dua hal penting yang menjadi atribut dari suatu kurikulum yang berkualitas, yaitu relevan dan fleksibel. Kurikulum harus relevan dengan kebutuhan stakeholders karena pendidikan merupakan proses penyiapan sumber daya manusia yang diperlukan oleh stakeholder. Di samping itu, kurikulum juga harus relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang ilmu terkait. Mahasiswa yang memilih untuk mempelajari suatu bidang studi datang dengan berbagai aspirasi dan cita-cita. Sebagian mencanangkan harapannya agar setelah menyelesaikan pendidikan akan segera menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di dunia kerja, sebagian lainnya lebih tertarik untuk memperdalam dan mengembangkan ilmu pengetahuan pada tingkatan yang lebih mendalam melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan tidak sedikit juga yang menjadikan pendidikan di suatu jenjang sebagai suatu tapakan antara untuk mempelajari bidang lain yang lebih sesuai untuk dijadikan sebagai bidang karir masa depan. Dengan alasan ini, maka kurikulum harus dirancang sedemikian rupa sehingga bersifat fleksibel untuk menampung berbagai aspirasi tersebut, dengan tentu saja tetap memperhatikan substansi inti yang akan membangun kompetensi utama seorang lulusan. Kurikulum yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini sudah dicoba untuk dirancang agar kedua atribut di atas dapat dipenuhi. Secara filosofis kurikulum tersebut e ggu aka Co puti g Cu i ula ya g dikembangkan secara bersama oleh IEEE dan ACM serta AIS terkait dengan kurikulum 6 program studi Sistem Informasi. Dalam menyusun kurikulum tersebut juga dipertimbangkan muatan spesifik yang sesuai dengan kebutuhan nasional dengan tetap memperhatikan perkembangan universal ilmu komputer dan sistem informasi/teknologi informasi. Buku ini mencakup kurikulum untuk dua program studi yaitu Program Studi Ilmu Komputer dan Program Studi Sistem Informasi. Kedua kurikulum ini diharapkan akan membekali mahasiswa untuk menjadi Sarjana dalam bidang program studi terkait, yang siap untuk memenuhi kebutuhan stakeholder dan mengikuti perkembangan ilmu komputer dan teknologi informasi. Kurikulum tentu saja bukanlah segalanya, keberhasilan implementasinya akan sangat ditentukan oleh mutu proses pembelajaran yang melibatkan tenaga pengajar dan mahasiswa serta sumber daya pendukung lainnya. Kepada semua mahasiswa Fasilkom saya ucapkan selamat mengikuti proses pendidikan di Fasilkom. Depok, Desember 2010 Dekan, T. Basaruddin, Ph.D 7 SEJARAH PERKEMBANGAN FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA Fakultas Ilmu Komputer di Universitas Indonesia tidak dapat dilepaskan dari Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Pada tahun 1972 Rektor Universitas Indonesia mendirikan suatu lembaga baru, yang diberi nama Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan sebagai Direkturnya ditunjuk Dr. Indro S. Suwandi, yang bertanggung jawab kepada Rektor. Adapun tujuan dari lembaga ini, sesuai dengan namanya, adalah untuk mengembangkan Ilmu Komputer di Indonesia, khususnya di Universitas Indonesia. Setelah didirikan, Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia, yang kemudian lebih dikenal sebagai Pusilkom UI, berkantor di salah satu sudut gedung Fakultas Kedokteran UI-Salemba, pada sebuah ruangan yang berukuran 4 x 4 m2. Jumlah pegawai saat itu 3 (tiga) orang termasuk Direktur. Karena meja dan peralatan kantorpun merupakan barang pinjaman, maka dapat diperkirakan bahwa tidak ada sebuah komputerpun dalam kantor tersebut. Pemakaian komputer pada saat itu dilakukan dengan mempergunakan fasilitas komputer yang dimiliki oleh instansi lain, seperti Pemerintah DKI Jaya, Departemen PU, dan Biro Pusat Statistik. Kegiatan utama yang dilakukan adalah pengolahan ujian masuk UI serta pemberian ceramah atau konsultasi. Selama dua tahun berikut, Pusilkom UI mulai merekrut beberapa orang staf (dari FT UI, FE UI dan FMIPA UI), sehingga pada tahun 1974 jumlah keseluruhan pegawai mencapai sekitar tujuh orang. Luas ruang kerja walaupun masih meminjam pada Fakultas Kedokteran UI, sudah lebih memadai yaitu sekitar 10 x 5 m2. Pada tahun 1975 sebuah gedung berlantai tiga yang terletak di kampus Salemba selesai pembangunannya untuk kemudian ditempati oleh Pusilkom UI. Pada tahun 1976, lima universitas negeri yang tergabung dalam SKALU (Sekretariat Kerjasama Antar Lima Universitas), yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Airlangga melakukan ujian masuk secara serentak. Dan bersamaan dengan itu 8 Pusilkom UI memperoleh bantuan hibah dari Departemen Dalam Negeri berupa seperangkat peralatan komputer Data General NOVA/3D dan Data General Eclipse C/300. Dengan demikian pengolahan ujian masuk dapat sepenuhnya dilaksanakan di Pusilkom UI. Pada akhir dasawarsa 1970-an, Pusilkom UI mengalami perkembangan yang cukup pesat, antara lain dengan menerima beberapa orang staf tambahan serta mengirimkan lagi lima orang staf ke Amerika Serikat untuk tugas belajar. Sementara itu ujian masuk perguruan tinggi diperluas sehingga mencakup sepuluh perguruan tinggi negeri. Peranan Pusilkom UI bertambah luas dengan melakukan berbagai program pendidikan, konsultasi dan pengolahan data baik di dalam Universitas Indonesia sendiri maupun di luar UI. Volume kegiatan yang meningkat membutuhkan peralatan mesin komputer baru sehingga proses pemilihan dan pemesanan mulai dilakukan. Dasawarsa 1980-an ditandai dengan mulai kembalinya beberapa orang staf dari tugas belajar. Peralatan yang sudah dipesan sebelumnyapun sudah mulai terpasang. Sementara itu Pusilkom UI semakin besar peranannya dalam pengembangan Ilmu Komputer di Indonesia, meskipun program studi Ilmu Komputer sendiri belum lagi terbentuk. Hal ini tampak antara lain dari dipercayakannya kepada Pusilkom UI pengolahan data ujian masuk seluruh perguruan tinggi negeri, pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Tinggi Nasional, dan beberapa kegiatan penting lainnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5/1980 yang mengatur unit organisasi pengelola fasilitas komputer di perguruan tinggi, maka pada tahun 1985 dibentuk UPT Komputer UI. Namun karena nama PUSILKOM seringkali lebih dikenal, dan ruang gerak kegiatannya jauh lebih luas daripada tugas dan fungsi UPT Komputer, maka nama dan fungsi PUSILKOM tetap dipertahankan. UPT Komputer UI, berfungsi khusus untuk menunjang kebutuhan administratif UI. Sebagai unit organisasi yang dianggap cukup kuat sumber dayanya, maka Pusilkom UI ditunjuk sebagai Pusat Antar Universitas di bidang Ilmu Komputer. Dalam rangka menunjang penerapan dan pengembangan teknologi komputer di Indonesia, Pusilkom UI juga 9 menyelenggarakan sebuah program alih teknologi yang melibatkan lebih dari sepuluh buah perusahaan komputer, baik dari dalam maupun luar negeri. Tahun 1986 diawali dengan awan kelabu duka cita bagi segenap warga Pusilkom UI, disebabkan oleh perginya Bapak dan Pendiri Pusilkom UI, Dr. Indro S. Suwandi menghadap ke hadirat Allah SWT. Walaupun tidak sempat menyaksikan sendiri dibukanya program studi Ilmu Komputer di Universitas Indonesia, almarhum tidak pernah menyangsikan kemampuan bekas anak-anak asuhannya dalam melanjutkan usaha untuk mencapai cita-citanya, mengembangkan Ilmu Komputer di Indonesia. Pemusatan sumber daya manusia, peralatan dan fasilitas perpustakaan di bidang Ilmu Komputer di Pusilkom UI mengakibatkan timbulnya desakan dari berbagai pihak kepada Universitas Indonesia untuk menyelenggarakan program studi Ilmu Komputer. Akan tetapi Ilmu Komputer sendiri merupakan suatu cabang ilmu baru, yang saat ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat ilmiah di dunia sebagai suatu disiplin baru. Ilmu ini mencakup berbagai disiplin dasar yang sudah ada, misalnya teknik, matematika, ekonomi, manajemen, linguistik, psikologi, dan lainlain. Dengan demikian peletakan program studi baru ini pada Fakultas-fakultas yang sudah ada di lingkungan UI pada saat itu menjadi sulit. Pada tanggal 21 Oktober 1993, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI resmi terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud no. 0370/O/1993. Fasilkom UI bertekad menjadi institusi pendidikan, penelitian dan pelayanan yang bermutu internasional dalam bidang Ilmu dan Teknologi Komputer. Dengan demikian, sejak tahun 1993 pengelola an Program Studi Ilmu Komputer jenjang S1 dan S2 berpindah dari Pusilkom ke Fasilkom. Program Studi Ilmu Komputer jenjang S2 sebelumnya telah dikelola oleh Pusilkom sejak tahun 1988 di bawah naungan Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia. Pada tahun 1996, dibukalah kekhususan Magister Teknologi Informasi (MTI) pada Program Studi Ilmu Komputer jenjang S2. Pada tahun 1998, program Studi Ilmu 10 Komputer untuk jenjang S3 juga mulai ditawarkan, sehingga saat ini program Studi Ilmu Komputer telah menawarkan program pendidikan mulai dari jenjang S1 sampai dengan jenjang S3. Pada tahun 2006, Fasilkom UI membuka program studi baru untuk jenjang S1, yaitu Program Studi Sistem Informasi. Pembukaan program ini dipicu oleh perkembangan ilmu komputer dan sistem informasi yang semakin cepat. Dengan dibukanya program studi ini diharapkan Fasilkom UI dapat lebih berperan untuk meluluskan sarjana yang mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional di bidang ilmu komputer dan sistem informasi. 11 VISI DAN MISI FASILKOM UI Visi dan misi Fasilkom tidak bisa dilepaskan dari Visi Universitas Indonesia yaitu menjadi universitas riset yang diakui secara internasional. Disamping itu, penetapan visi dan misi Fasilkom memperhatikan kekuatan internal yang dimilikinya, dan memperhatikan keadaan eksternal institusi. Oleh karena itu, Fasilkom menetapkan visinya menjelang tahun 2010 sebagai berikut: Fakultas Il u Ko pute UI se agai pusat u ggula di ida g il u komputer dan teknologi informasi di Indonesia yang diakui oleh masyarakat ilmiah internasional, sehat secara organisasi dan berkontribusi secara nyata pada peningkatan daya saing bangsa I do esia . Visi i i J. Pohan, Drg. Barlan, dan Soetan Pane Paruhum (Anggota). Sebenarnya hasrat untuk mendirikan perguruan tinggi di Medan telah mulai sejak sebelum Perang Dunia-II, tetapi tidak disetujui oleh pemerintah Belanda pada waktu itu. Setelah pemulihan kedaulatan akibat clash pada tahun 1947, Gubernur Abdul Hakim mengambil inisiatif menganjurkan kepada rakyat di seluruh Sumatera Utara mengumpulkan uang untuk pendirian sebuah universitas di daerah ini. Sebagai hasil kerja sama dan bantuan moril dan material dari seluruh masyarakat Sumatera Utara yang pada waktu itu meliputi juga Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 20 Agustus 1952 berhasil didirikan Fakultas Kedokteran di Jalan Seram. Kemudian disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (1956), dan Fakultas Pertanian (1956).Pada tanggal 20 November 1957, USU diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno melalui Peraturan Pemerintah Republik IndonesiaNomor 48 Tahun 1957menjadi universitas negeri yang ketujuh di Indonesia dengan pertimbangan sebagai berikut: Universitas Sumatera Utara a) bahwa hasrat pembangunan dalam lapangan pendidikan dan pengajaran tinggi di Sumatera Utara adalah sangat besar, b) bahwa beberapa fakultas dan perguruan tinggi negeri yang pada dewasa ini telah ada di Medan, merupakan cukup dasar bagi pendirian suatu universitas, c) bahwa guna kelancaran perkembangan perguruan tinggi di Sumatera Utara, fakultas fakultas dan perguruan tinggi negeri yang telah ada dan yang akan didirikan perlu digabungkan dalam suatu universitas negeri yang bertempat kedudukan di Medan15. Dengan demikian Universitas Sumatera Utara pada permulaan berdirinya meliputi 3 Fakultas, ialah : 1. Fakultas Kedokteran; 2. Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat; 3. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sebelum ada Presiden, pekerjaan sehari-hari Presiden Universitas dilakukan oleh Panitia Persiapan Universitas Sumatera Utara, terdiri atas beberapa anggota yang diangkat oleh Menteri dengan surat keputusan tanggal 29 Maret 1957 No. 34175/S.16 Pada tahun 1959, dibuka Fakultas Teknik di Medan dan Fakultas Ekonomi di Kutaradja (Banda Aceh) yang diresmikan secara meriah oleh Presiden R.I. Kemudian disusul berdirinya Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (1960) di Banda Aceh. Sehingga pada waktu itu, USU terdiri dari lima fakultas di Medan dan dua fakultas di Banda Aceh.Selanjutnya menyusul 15Ibid. 16 http:usu.ac.id Universitas Sumatera Utara berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi (1961), Fakultas Sastra (1965), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1965), Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1982), Sekolah Pascasarjana (1992), Fakultas Kesehatan Masyarakat (1993), Fakultas Farmasi (2007), Fakultas Psikologi (2008), dan Fakultas Keperawatan (2009). Dalam perkembangannya, beberapa fakultas di lingkungan USU telah menjadi embrio berdirinya tiga perguruan tinggi negeri baru, yaitu Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang embrionya adalah Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan USU di Banda Aceh. Kemudian disusul berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Medan (1964), yang sekarang berubah menjadi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang embrionya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USU. Setelah itu, berdiri Politeknik Negeri Medan (1999), yang semula adalah Politeknik USU. Pada tanggal 31 Desember 1951 dibentuk panitia persiapan pendirian perguruan tinggi yang diketuai oleh Dr. Soemarsono yang anggotanya terdiri dari Dr. Ahmad Sofian, Ir. Danunagoro, dan sekretaris Mr. Djaidin Purba.Selain Dewan Pimpinan Yayasan, Organisasi USU pada awal berdirinya terdiri dari: Dewan Kurator, Presiden Universitas, Majelis Presiden dan Asesor, Senat Universitas, dan Dewan Fakultas. Sebagai hasil kerja sama dan bantuan moril dan material dari seluruh masyarakat Sumatera Utara yang pada waktu itu meliputi juga Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 20 Agustus 1952 berhasil didirikan Fakultas Kedokteran di Jalan Seram dengan dua puluh tujuh orang mahasiswa diantaranya dua orang wanita. Pada tanggal 20 Agustus 1952 telah ditetapkan sebagai hari jadi atau Dies Universitas Sumatera Utara Natalis USU yang diperingati setiap tahun. Kemudian disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (1956), dan Fakultas Pertanian (1956).Pada tanggal 20 November 1957, USU diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno menjadi universitas negeri yang ketujuh di Indonesia. 2.2 Terbentuknya Fakultas Pertanian Indonesia merupakan negara agraris dengan jumlah perkebunan yang sangat luas, sebagai salah satu contoh yaitu daerah Sumatera Utara khususnya daerah Sumatera Timur yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap banyak perusahaan perkebunan, baik swasta maupun nasional. Adanya keinginan untuk membuka fakultas pertanian pada awalnya telah dibahas secara intensif oleh Dewan Pimpinan setelah kedua fakultas pendahulunya Fakultas Kedokteran dan Fakultas Hukum yang telah dibuka dan secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 1 September 1955. Berdasarkan hasil diskusi para anggota Dewan pimpinan maka dibentuk Panitia Ad Hoc yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan dibentuknya Fakultas pertanian di Medan. Susunan Panitia Ad Hoc, antara lain : 1. Prof. Dr. A. Sofian (Ketua), 2. Hutabarat, Kepala Jawatan Pertanian Sumatera Utara (anggota), 3. M. Mapilas L. Tobing, Inspektur Keuangan (anggota), 4. Tan Su Tong, Direktur NV Tan Goan (anggota), Universitas Sumatera Utara 5. Ir. Tan Hong Tong, Dosen Fakultas Kedokteran, staf employee AVROS (anggota).17 Panitia Ad hoc mengadakan rapat pertama pada tanggal 27 Mei 1955. Dalam rapat tersebut, Hutabarat memberi laporan tentang hasil tinjauannya ke Jakarta. Beliau meenerangkan bahwa ia telah mengadakan pembicaraan di Bogor dengan pihak IPB dan dengan pihak kementrian P dan K. Kemudian pada perkembangannyan Panitia Ad Hoc mengumpulkan fakta-fakta yang mendukung maupun yang tidak mendukung pembukaan Fakultas pertanian dibawah Yayasan Universitas Sumatera Utara. Beberapa fakta penting yang dikemukakan oleh panitia, antara lain : 1. Sumatera Utara merupakan daerah pertanian dan perkebunan terpenting di Indonesia, 2. Perkebunan-perkebunan di daerah Sumatera Utara berkualitas, 3. Pada maatschhappy-maatschhappy perkebunan di Sumatera Utara telah banyak bekerja Insinyur Pertanian yang telah berpengalaman dan sebagian diantaranya bersedia untuk memberi bantuan kepada Fakultas Pertanian yang akan didirikan, 4. Beberapa mata pelajaran untuk tingkat persiapan memiliki kesamaan dengan mata pelajaran di Fakultas Kedokteran sehingga dosennya dapat dimanfaatkan untuk mengajar di Fakultas Pertanian. 17 Mahadi,dkk. Sejarah Pertumbuhan Dan Perkembangan Universitas Sumatera Utara, Medan: USU Press, hal. 389. Universitas Sumatera Utara Berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka Panitia Ad Hoc menyimpulkan pendapatnya sebagai berikut: 1. Sumatera Utara merupakan daerah yang paling sesuai untuk mendidik para ahli pertanian. Oleh karena itu, sudah sepatutnya dan sesegera mungkin daerah ini memiliki Fakultas Pertanian. 2. Pengadaan para dosen tidak perlu dikhawatirkan karen tersedia dengan mencukupi baik dari maatschhappy-maatschhappy perkebunan maupun dari Fakultas Kedokteran. 3. Pembiayaan operasional Fakultas Pertanian juga dinilai tidak akan besar karena sebagian fasilitas Fakultas Kedokteran seperti laboratorium dan lain-lain dapat dimanfaatkan secara bersama. 4. Masalah-masalah lain yang berhubungan dengan sumber-sumber keuangan diserahkan kepada yayasan universitas sumatera utara dengan permohonan agar pengumpulan dana melalui sumbangan-sumbangan masyarakat diaktifkan kembali.18 Kemudian, laporan tersebut secara resmi disampaikan Panitia Ad Hoc kepada Dewan Pimpinan Yayasan Universitas Sumatera Utara. Dewan Pimpinan menerima dengan baik hasil kerja panitia yang ditanggapi dengan membentuk Panitia Teknis Fakultas Pertanian. Dengan terbentuknya Panitia teknis ini maka Panitia Ad Hoc dibubarkan. Panitia teknis pendirian Fakultas pertanian terdiri dari Prof. Dr. A. Sofian, J.M.D. Hutabarat dan Ir. Tan Hong Tong. Tugas utama Panitia Teknis antara lain adalah menyusun pendirian Fakultas Pertanian di 18 Ibid, hal. 90 Universitas Sumatera Utara Medan. Setelah panitia teknis memulai pekerjaan hingga sampai fase akhir, anggota panitia ditambah dengan Prof. Annie Abas Manopo yang saat itu menjabat Dekan Fakultas Hukum dan Ir. J. Pratasiksdeorang staf employee NV Senembah Maatschhappy. Dengan penambahan anggota panitia ini, namanya kemudian diganti menjadi Panitia Pelaksana Pendirian Fakultas Pertanian. Berdasarkan masukan saran dan masukan serta berbagai dukungan yang diberikan baik oleh masyarakat maupun institusi pemerintah dan swasta maka pada tanggal 16 November 1958 Yayasan Universitas Sumatera Utara secara resmi memutuskan dan bahasa yang di bawa oleh mahasiswa dan dosen yang bukan masyarakat Pematang Siantar akan mengenalkan bahasa daerahnya sendiri kepada masyarakat ataupun sesama mahasiswa. b. Costum (pakaian) Setiap suku pakaian adat mereka pasti berbeda dalam hal ini mahasiswa yang sifatnya berkreatif akan membuat suatu pertunjukan hal ini secara tidak langsung akan mempekenalkan kepada sesama mahasiswa serta kepada rakyat. c. Tradisi Tradisi yang dimaksut disini adalah merupakan upacara perkawinan, upcara kematian dan upara lainnya. Tradisi masyarakat Simalungun secara sengaja atupun tidak segaja akan dilihat ataupun oleh mahasiswa begitu juga sebaliknya mahasiswa akan menceritakn tradisi suku mereka kepada masyarakat ataupun sesama mahasiswa. Universitas Sumatera Utara d. Pendidikan Dengan berdirinya FKIP UHN secara tidak langsung ataupun tidak langsung akan memperkenalkan kepada masyrakat Pematang Siantar arti pentingnya sebuah pendidikan serta mendorong para pemuda untuk meneruskan jenjang pendidikannya yang lebih tinggi. Dengan bercampurnya budaya ini sebagai dampak postif adalah hubungan dengan masyarakat Pematang Siantar dengan masyarakat luar yang dibawakan oleh mahasiswa akan terjadi penyatuan (integrasi) dan saling mengenal dengan suku satu dengan suku yang lainnya. Dampak negatifnya adalah budaya asli Suku Simalungun akan semakin luntur dimana masyarakat akan semakin meninggalkan budaya lama yang dianggap kuno dan tidak sesuai dengan perkembangan kehidupan. Universitas Sumatera Utara BAB V KESIMPULAN Pendidikan penting bagi manusia, karena dengan pendidikan kita dapat menambah ilmu pengetahuan dalam mendukung kelangsungan hidup manusia. Pendidikan dapat berlangsung diberbagai lingkungan kehidupan manusia, dari lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, tempat-tempat pendidikan yang bersifat non formal sampai pendidikan yang bersifat formal seperti Sekolah dan Perguruan Tinggi. Pendidikan tinggi dianggap merupakan sebagai lapisan terdepan pendidikan formil dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut. Dari pendidikan tinggi itu diharapkan karya-karya yang dapat menunjang dan memberikan pengarahan dinamis bagi proses modernisasi. Hal ini dapat dipahami mengingat kenyataan bahwa salah satu yang melandasi perubahan-perubahan pada abad ke-20 ini adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nomensen (FKIP) Siantar sebagai salah satu penyelenggara pendidikan tinggi di Sumatera Utara yang berkiprah dari tahun 1962 sampai dengan tahun 1992 telah memberikan banyak manfaat dan sumbangan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia secara umum dan di Sumatera Utara secara khusus. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nomensen Siantar didirikan tanggal 1 September 1962. Pendirian FKIP UHN sangatlah didukung oleh pemerintah dan masyarakat karena kurangnya tenaga pengajar sebagai pendidik generasi penerus bangsa. Universitas Sumatera Utara Perkembangan FKIP UHN ini tidaklah selamanya mengalami peningkatan sebab pada tahun 1998 – 1992 terjadi konflik di dalam tubuh HKBP yang melahirkan dualisme kepemimpinan yaitu Ephorus Dr SAE Nababan dan Pdt PWT Simarmata. Akan tetapi Universtas HKBP Nommensen selalu mengupayankan yang terbaik untuk menjaga kepercayaan masayarakat sebagai pengelola SDM khususnya FKIP UHN yang berperan dalam mendidik anak bangsa. Perkembangan FKIP UHN dan peranannya bagi masyrakat sebagai berikut: 1. FKIP UHN yang di kelolah oleh yayasan HKBP memberikan kontribusi untuk pelayan pendidikan terhadap jemaat HKBP secara khusus, akan tetapi juga melayani masyarakat secara umum tanpa mengenal golongan ataupun agama. 2. Perkembangan FKIP UHN didasarkan pada data mahasiswa yang tiap tahun mengalami peningkatan. 3. Keberhasilan didasarkan pada lulusan dan penempatan kerja alumni di berbagai jurusan yang telah bekerja di intansi pemerintah maupun swasta, serta kemampuan mahasiswa bersaing dengan perguruan tinggi lainnya dalam berkompetisi di dalam pendidikan, misalnya Drs J Simarmata yang bekerja sebagai staf pengajar di sekolah swasta di Pematang Siantar. 4. FKIP UHN dalam perkembangannya terus mengikuti sistem pendidikan (curiculum) yang ditetapkan oleh pemerintah dalam tuntutan zaman ataupun untuk menyesuaikan dalam perkembangan dunia pendidikan yang berlaku. 5. Berdirinya FKIP UHN di Pematang Siantar membawa pola perubahan yang dalam kehidupan masyarakat dimana, rakyat yang berdomisili (bertempat Universitas Sumatera Utara Tinggal) di daerah kampus banyak yang membuka usaha (perubahan dalam bidang ekonomi) 6. Mahasiswa serta staf pengajar yang bukan masyarakat Pematang Siantar membawa dampak dalam bidang sosial budaya dimana raykat akan mengenal banyak bahasa daerah (suku) lainnya dan juga membuat budaya mengalami perubahan yaitu berpakaian dan lain-lain. Kehadiran FKIP UHN Di Pematang Siantar sebagai pengelola pendidikan di bidang keguruan mempunyai pengaruh luas terhadap masyarakat secara umum dan masyarakat Pematang siantar secara umumnya. Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Taufik dan Abdurrachman Surjomiharjo. 1985, Ilmu sejarah dan Historiografi Arah dan Prespektif, Jakarta: PT. Gramedia. Abdurahman, Dudung, Metode Penelitian Sejarah. 1999, Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Arsip Badan Pusat Statistik Pemerintah Kota Madya Pematang Siantar tahun 1990 Barthos, H. Basir. Perguruan tinggi Swasta Di Indonesia. 1992. Jakarta: Bumi Aksara Beeby, C.E, Pendidikan di Indonesia, Penilaian dan Pedoman Perencanaan. 1981, LP3ES. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Madya Pematang Siantar. Kota Madya Pematang Siantar Dalam Angka Tahun 1990 Djojonegoro, Wardiman, Lima Puluh Tahun Perkembangan Pendidikan Indonesia. 1996 Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Freire, Paulo. Pendidikan Kaum Tertindas. 1995, Jakarta LP3ES. Gotschalk, Louis, Understanding History, Mengerti Sejarah, Terjemahan Nugroho Notosusanto. 1985, Jakarta: UI Press. Hugiono, dan Poerwantana, Pengantar Ilmu Sejarah. 1992, Jakarta: PT. Rineka Cipta. Kuntowijoyo (ed). Metodologi Sejarah. 2003, Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya. Mestoko, Sumarsono. Pendidikan Indonesia dari Jaman ke Jaman. 1979. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Najamuddin, Perjalanan Pendidikan Di Tanah Air (Tahun 1800-1945). 2005 Jakarta: PT. Rineka Cipta. Nasution, S. Sejarah Pendidikan Indonesia. 2001, Jakarta: Bumi Aksara. Nainggolan, R, dkk. Panduan akademik Fakultas keguruan dan ilmu sosial UHN 1991/1992. Universitas Sumatera Utara Pasaribu, Amudi. Sejarah perjalanan dan perkembangan UHN. 1985, Medan : HKBP. Pasaribu, Patar M. Dr. Ingwer Ludwing Nommensen Apostel Batak. 2004. Medan: Universitas HKBP Nommensen Medan Pers. Sanusi, dkk. Sejarah Pendidikan Daerah Sumatera Utara. 1981, Medan: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah. Soetopo, Hidayat. Dkk. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum Sebagai Subtansi Problem Administrasi Pendidikan. 1991. Jakarta: Bumi aksara. Tampubolon, Jongker. Merebut Kembali Kejayaan Universitas HKBP Nommensen. 2009 Medan: Universitas HBKP Nommensen medan Pers. Yulius, Kamus Baru Indonesia. 1989. Surabaya: Usaha Nasional Universitas Sumatera Utara DAFTAR INFORMAN 1. Nama : E Damanik Umur : 53 Pekerjaan : Wiraswasta 2. Nama : E Sidabutar Umur : 47 Pekerjaan : Wiraswasta 3. Nama : G Sitopu Umur : 56 Pekerjaan : Wiraswasta 4. Nama : Drs. Halomoan Sinaga Umur : 57 Pekerjaa : Wiraswasta 5. Nama : Juniar br Sinurat Umur : 50 Pekerjaa : Wiraswasta 6. Nama : Lentina Sianipar Universitas Sumatera Utara Umur : 49 Pekerjaan : Wiraswasta 7. Nama : Mangiring Sinaga Umur : 52 Pekerjaan : PNS 8. Nama : Martin Saragih Umur : 45 Pekerjaan : Pegawai FKIP UHN 9. Nama : Lamhot Purba Umur : 45 Pekerjaan : Wiraswasta 10. Nama : P Sinaga Umur : 41 Pekerjaan : Wiraswasta 11. Nama : Drs. Tagor Pangaribuan MPd Umur : 50 Pekerjaan : Dekan FKIP UHN Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN . Universitas Sumatera Utara BAGAN STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMUPENDIDIKAN UHN DEKAN FKIP-UHN WD-1 WD-2 WD-3 SENAT FFKIP-UHN SITEM INFORMASI FKIP LEMBAGA PENJAMINAN MUTU TINGKAT FKIP BAG TATA USAHA SUB BAG AKADEMIK SUB BAG ADM UMUM SUB BAG KEMAHA SISWAAN SUB BAG PERLENG KAPAN LABORATORIUM PUSAT KAJIAN FKIP PRODI PMIPA PRODI PIPS LAB FISIKA LAB BAHASA PRODI PAK PRODI PBS Universitas Sumatera Utara R SMA K. K Dos en SMA WC R Kul iah aula R kul iah R kuli ah Poli klinik R Kul iah Lap bola J L N S A N G K satpam Paska sarjan a N A W A L U H Pas ka sarj ana Pasc a sarja na parkir Peta lokasi FKIP UHN di Pematang Siantar Universitas Sumatera Utara Gambar 1: Peta Kota Madya Pematang Siantar Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Madya Pematang Siantar Tahun 1990 Universitas Sumatera Utara Gambar 2: FKIP UHN Tampak Depan Gambar 3: FKIP UHN Gedung yang digunakan sebagai gedung perkuliahan Universitas Sumatera Utara
SEJARAH PERKEMBANGAN FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA Sejarah Perkembangan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia

Penulis

Bergabung : 2016-09-17

Dokumen serupa

1 / 210

SEJARAH PERKEMBANGAN FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA

Bebas