Feedback

Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Studi Pada Debitur Kupedes Kredit Umum Pedesaan Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Setia Budi Medan

 8  188  90

dokumen informasi

PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA STUDI PADA DEBITUR KREDIT UMUM PEDESAAN pada PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk UNIT SETIA BUDI MEDAN SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Administrasi Bisnis OLEH SILVIA MAYANA SILALAHI NIM 090907027 DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI NIAGA / BISNIS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITTIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2013 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Universitas Sumatera Utara FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PROGRAM STUDI STRATA 1 ILMU ADMINISTRASI NIAGA/BISNIS HALAMAN PERSETUJUAN Hasil skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan dan diperbanyak oleh : Nama : Silvia Mayana Silalahi NIM : 090907027 Program Studi : IlmuAdministrasiNiaga/Bisnis Judul :Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Studi Pada Debitur Kupedes Kredit Umum Pedesaan Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Setia Budi Medan Medan, September 2013 Pembimbing Ketua Program Studi Onan Marakali,S.Sos, M.Si Prof. Dr. Marlon Sihombing, MA NIP. 19 NIP.195908161986111001 Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prof. Dr. Badaruddin, M.Si NIP. 196805251992031002 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Syallom, Penulis mengucapkan Syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Kecil ( Studi Pada Debitur Kupedes PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Setia Budi Medan)”. Penulis mengucapkan terima kasih selama proses penyelesaian skripsi dan juga selama mengikuti pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, yang mana penulis banyak menerima tuntunan, bantuan dan petunjuk serta motivasi dari berbagai pihak. Menyadari hal tersebut, maka pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Bapak Prof. Dr. Badaruddin, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polittik Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Prof. Dr. Marlon Sihombing, M.A, selaku Ketua Departemen Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis dan Bapak M.Arifin nasution, S.Sos, M.SP selaku Seketaris Departemen Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polittik Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Onan Marakali S.sos, M.si ,selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktunya dengan penuh kesabaran untuk memberikan pengarahan, bimbingan, saran yang berguna, dukungan moril dan proses penyusunan dan penyelesain skripsi ini. Universitas Sumatera Utara 4. Segenap dosen dan staf pengajar di ilmu Administrasi Niaga/Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polittik Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan bekal dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. 5. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua tercinta Papa saya Alm. M.Silalahi dan Mama saya Rohaya D.L.Simbolon yang telah banyak memberikan dorongan moral dan materi serta kasih sayang dan perhatian yang tiada terhingga kepada penulis selama masa kuliah terlebih-lebih selama masa penyusunan skripsi ini di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. 6. Seluruh pimpinan dan karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Setia Budi Medan, khusus nya buat Staff Account Officer BRI Mario Valentino Hutabarat, S.sos terima kasih atas bantuannya. 7. Abang saya Alex Petrus Pratama Silalahi, S.kom dan adik saya Uthari Gustriani Silalahi yang telah memberikan dukungan melaului semangat dan doa kepada penulis. 8. Buat Aditya David Siagian dan seluruh “Siagian Family”, serta seluruh keluarga saya “ Silalahi Family” dan “Simbolon Family”yang telah memberikan semangat dan doa kepada penulis. 9. Buat sahabat-sahabat saya di Administrasi Bisnis, “My JJ”, Kakak Rica Marthasari Sagala, Anastasya Stefani S.X.S, Febrina C. Nainggolan, Royana Maranatha dan Hania Nathalie terimakasih buat hal – hal gila selama ini . Juga kepada teman-teman lain, kelas A’09 khususnya buat Abdul Rahman terimakasih 4 tahun kebersamaannya dan thanks for everything. i Universitas Sumatera Utara 10. Buat sahabat – sahabat saya Pdm. Anderson Sitorus, Santi Malau, Boaz Zendrato, Yus Angreman Mendrofa. Dan seluruh HTK GTDI wil.Medan – Langkat. Thankyou for everythinhg guys. Penulis memohon maaf atas segala kekurangan yang ada selama penulisan skripsi ini. Karena tidak ada gading yang tak retak. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pihak peneliti selanjutnya yang akan menulis topik yang sama demi perkembangan dan kelanjutan Civitas Akademika. Medan, Agustus 2013 Penulis Silvia Mayana Silalahi ii Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR . i DAFTAR ISI iii DAFTAR GAMBAR . vi DAFTAR TABEL . vii DAFTAR LAMPIRAN . viii ABSTRAK . ix ABSTRACT . . x BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1 1.2 Rumusan Masalah. . 6 1.4 Tujuan Penelitian. . 6 1.5 Manfaat Penelitian. . 6 BAB II KERANGKA TEORI . .8 2.1 Kredit . .8 2.1.1 Pengertian Kredit 8 2.1.2. Unsur-Unsur Kredit . . 9 2.1.3. Tujuan dan Fungsi Kredit . 10 2.1.4. Pengelompokkan Kredit . . 11 2.1.5. Prinsip-Prinsip Pemberian Kredit 13 2.1.6. Unsur-Unsur Kredit . 15 2.2. Usaha Kecil 16 Universitas Sumatera Utara 2.2.1. Pengertian Usaha Kecil . 16 2.2.2. Jenis-Jenis Usaha Kecil . 18 2.2.3. Ciri-Ciri Usaha Kecil . 19 2.2.4. Masalah-Masalah Yang Dihadapi Usaha Kecil 20 2.2.5. Strategi Pengembangan Usaha Kecil . 22 2.3. Kerangka Berfikir 23 2.4. Hipotesis . 24 BAB III METODE PENELITIAN . 25 3.1. Bentuk Penelitian .25 3.2. Lokasi Penelitian .25 3.3. Populasi dan Sampel 25 3.3.1. Populasi 25 3.3.2. Sampel 26 3.4. Defenisi Konsep . 26 3.5. Defenisi Operasional . 26 3.6. Teknik Pengumpulan Data . 26 3.6.1. Sumber Data . 26 3.6.2. Instrumen Pengumpulan Data . 27 3.7. Tehnik Analisis Data . 27 BAB IV HASIL PENELITIAN 32 4.1. Deskripsi Lokasi Penelitian . 32 4.1.1. Sejarah dan Kegiatan BRI 32 4.1.2. Struktur Organisasi 36 Universitas Sumatera Utara 4.1.3. Bidang- Bidang Kerja . 37 4.2. Deskripsi Data Variabel Penelitian 58 4.2.1. Karakteristik Debitur BRI Unit Setia Budi 58 4.2.1. Karakteristik Berdasarkan Jenis Kelamin . 58 4.2.2. Karakteristik Berdasarkan Usia . 58 4.2.3. Karakteristik Berdasarkan Pendidikan . 59 4.2.2. Penjelasan Pemberian Kredit dan Pendapatan . 61 4.3. Analisis Data dan Pembahasan 62 4.3.1. Analisis Data 62 4.3.1.1. Uji Asumsi Klasik .62 4.3.2. Pembahasan 68 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . 69 5.1. Kesimpulan . 69 5.2. Saran 70 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN v Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1. Paradigma Berfikir Peneliti . 24 Gambar 4.1. Struktur Organisasi BRI Unit Setia Budi . 37 vi Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel 1.1. Jumlah Realisasi Debitur KUPEDES . 3 Tabel 4.1. Gambaran Umum KUPEDES . 55 Tabel 4.2. Karakteristik Debitur Berdasarkan Jenis Kelamin 58 Tabel 4.3. Karakteristik Debitur Berdasarkan Usia . 59 Tabel 4.4. Karakteristik Debitur Berdasarkan Tingkat Pendidikan 60 Tabel 4.5. Tingkat Pendapatan Usaha Kecil . 61 Tabel 4.6. Uji Normalitas Data Pendapatan ( Kolmogrov – Smirnov) 63 vii Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Kecil ( Studi Pada Debitur KUPEDES dagang Bank Rakyat Indonesia Unit Setia Budi Medan)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kredit KUPEDS terhadap perkembangan usaha kecil dari segi perkembangan pendapatan usaha kecil debitur Bank Rakyat Indonesia Unit Setia Budi Medan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Penelitian ini menggunakan data series periode Januari s/d Juni 2013. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang terdiri dari Uji t dan Uji R². Pengujian dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 18.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kredit umum pedesaan berpengaruh terhadap perkembangan usaha kecil dari perkembangan pendapatan. Kata Kunci : Kredit Umum Pedesaan, Usaha Kecil vii Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The study is titled "The Effect of Credit Against Small Business Development (Studies in trade debtors of Bank Rakyat Indonesia KUPEDES Unit Medan Setia Budi)". The purpose of this study was to determine the effect of credit KUPEDS to the development of small businesses in terms of the development of small business income debtors Bank Rakyat Indonesia Unit Medan Setia Budi. This study uses secondary data and primary data. This study uses data series from January s / din June 2013. The analytical method used is descriptive analysis with a quantitative approach consisting of a t-test and test R ². Tests carried out using SPSS for windows version 18 o'clock. The results showed that the general rural credit effect on the development of small business revenue growth. Keywords: Rural Public Credit, Small Business ix Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Kecil ( Studi Pada Debitur KUPEDES dagang Bank Rakyat Indonesia Unit Setia Budi Medan)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kredit KUPEDS terhadap perkembangan usaha kecil dari segi perkembangan pendapatan usaha kecil debitur Bank Rakyat Indonesia Unit Setia Budi Medan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Penelitian ini menggunakan data series periode Januari s/d Juni 2013. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang terdiri dari Uji t dan Uji R². Pengujian dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 18.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kredit umum pedesaan berpengaruh terhadap perkembangan usaha kecil dari perkembangan pendapatan. Kata Kunci : Kredit Umum Pedesaan, Usaha Kecil vii Universitas Sumatera Utara ABSTRACT The study is titled "The Effect of Credit Against Small Business Development (Studies in trade debtors of Bank Rakyat Indonesia KUPEDES Unit Medan Setia Budi)". The purpose of this study was to determine the effect of credit KUPEDS to the development of small businesses in terms of the development of small business income debtors Bank Rakyat Indonesia Unit Medan Setia Budi. This study uses secondary data and primary data. This study uses data series from January s / din June 2013. The analytical method used is descriptive analysis with a quantitative approach consisting of a t-test and test R ². Tests carried out using SPSS for windows version 18 o'clock. The results showed that the general rural credit effect on the development of small business revenue growth. Keywords: Rural Public Credit, Small Business ix Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Usaha kecil merupakan basis usaha rakyat. Dari perspektif dunia, diakui bahwa usaha kecil memainkan suatu peran yang sangat penting di dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, baik di negara-negara maju (NM) maupun di negara-negara sedang berkembang (NSB) termasuk Indonesia. Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia usaha kecil selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting, karena sebagian jumlah penduduknya hidup dalam kegiatan usaha kecil di sektor tradisional maupun modern, serta mampu menyerap banyak tenaga kerja. Besarnya kontribusi usaha kecil dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, membuat pemerintah sadar bahwa usaha kecil perlu dikembangkan. Pemerintah berusaha membantu pengembangan usaha kecil mulai berbagai program seperti program latihan pegembangan, manajemen usaha kecil serta pengembangan teknologi usaha kecil. Walaupun telah banyak dilakukan program-program pembinaan usaha kecil oleh pemerintah, namun kenyataannya di lapangan masih banyak usaha usaha kecil yang perkembangannya masih jauh dari harapan. Hal ini disebabkan oleh beberapa kelemahan dari pihak internal dan eksternal usaha kecil. Faktor internal yang menghambat perkembangan usaha kecil adalah terbatasnya kepemilikan modal, kurangnya pengembangan SDM, pemakaian teknologi sederhana yang kurang produktif, sistem manajemen tradisional, kurang menguasai informasi serta masalah pemasaran. Selain itu, faktor eksternal yang menjadi penghambat perkembangan usaha kecil adalah adanya persaingan antara usaha kecil dan usaha besar, dimana usaha besar memproduksi barang yang relatif sama Universitas Sumatera Utara dengan usaha kecil seperti kecap, gula, garam, tepung, terasi dan bahan-bahan pangan lainnya, diantara masalah internal dan eksternal, salah satu masalah yang paling krusial adalah masalah kepemilikan modal, modal yang umumnya diharapkan oleh sebagian besar usaha kecil adalah modal yang berasal dari kredit perbankan maupun kredit non bank. Sesuai Undang-undang No. Tahun 1998 perubahan atas Undang-undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan yang tertulis dalam pasal 1 ayat 11 “ Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjammeminjam antara bank dengan pihak lain mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu dengan pemberian bunga”. Kredit berasl dari bahasa yunani, credere, yang berarti kepercayaan. Istilah kredit memiliki arti khusus, yaitu meminjamkan uang atau penundaan pembayaran. Apabila orang mengatakan membeli secara kredit maka hal itu berarti si pembeli tidak harus membayarnya pada saat itu juga. Menurut Rivai ( 2007 : 439 ), kredit diberikan dengan tujuan untuk memperoleh laba/keuntungan bagi bank ( lembaga keuangan), sedangkan bagi pengusaha/debitur kredit diberikan dengan tujuan potensi untuk mengembangkan usahanya. Dalam pemberian kredit, perbankan melalui bank merupakan salah satu perantara pemberian kredit dengan menjalankan fungsinya sebagai lembaga keuangan yang bertugas memberikan/menyalurkan dana ke masyarakat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Setia Budi merupakan salah satu lembaga milik pemerintah yang kegiatannya bergerak dalam bidang keuangan. Usaha-usaha utama keuangan yang dikelola BRI Unit Setia Budi meliputi : (a) menghimpun dana, (b) menyalurkan dana, dan (c) menyediakan jasa bank lainnya seperti jasa setoran telepon, listrik, air, pembayaran uang kuliah, Universitas Sumatera Utara pembayaran gaji dan pension, kartu kredit, valas ( valuta asing), dan jasa-jasa lainnya. Dalam kegiatan pemberian/penyaluran dana, BRI Unit Setia Budi mengembalikan dana yang dikelola ke masyarakat dalam bentuk pinjaman/kredit yang diberikan berdasarkan prinsip konvensional. Salah satu maksud dari pemberian kredit kepada masyarakat adalah untuk membiayai kegiatan bisnis mikro. Pinjaman ataupun kredit merupakan aspek penting bagi BRI Unit Setia Budi, karena laba terbesar BRI Unit Setia Budi adalah laba dari pinjaman/kredit. Salah satu produk pinjaman yang ada pada Bank Rakyat Indonesia Unit Setia Budi adalah KUPEDES (Kredit Umum Pedesaan), yang ditujukan untuk individual (badan usaha maupun perorangan) yang didalamnya termasuk usaha kecil untuk mendukung berbagai keperluan pembiayaan semua jenis usaha dengan memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi. Untuk mengatasi permodalan pada usaha kecil, BRI Unit Setia Budi membantu usaha kecil dengan memberikan KUPEDES (Kredit Umum Pedesaan) yaitu kredit awal modal kerja yang berplafon 1.000.000 – 100.000.000, yang tentunya membantu usaha kecil dalam pengembangannya. Penyaluran kredit KUPEDES dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) sampai pada seluruh pelosok-pelosok di Indonesia. Berikut adalah tabel jumlah realisasi kredit KUPEDES terhadap debitur UMKM. Tabel 1.1 Jumlah Realisasi Debitur Kupedes UMKM Pada BRI Unit Setia Budi Medan Tahun 2008 – 2012 Tahun Jumlah Debitur 2008 84 2009 87 % Kenaikan 3,5% Universitas Sumatera Utara 2010 80 -8% 2011 85 6,25% 2012 88 3,5% Sumber : BRI Unit Setia Budi, Medan. Tabel 1.1 menjelaskan mengenai jumlah realisasi debitur baru KUPEDES mulai dari tahun 20082012. Dari tabel diatas dapat dilihat pertumbuhan jumlah debitur yang selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Pada tahun 2008 jumlah realisasi debitur baru KUPEDES ada 84 debitur ; pada tahun 2009 sebesar 87 debitur baru, terjadi peningkatan jumlah debitur dari tahun 2008 ke tahun 2009, meskipun persentasenya tidak begitu besar yaitu 3,5% ; namun pada tahun 2010 jumlah realisasi debitur baru hanya ada 80 debitur atau mengalami penurunan sebesar 8% dari tahun 2009. Pada tahun 2011 jumlah realisasi debitur baru mencapai 85 debitur, mengalami peningkatan sebesar 6,25% ; dan pada tahun 2012 jumlah realisasi debitur baru mencapai 88 debitur atau mengalami peningkatan sebesar 3,5% dari tahun 2011. Berdasarkan tabel 1.1 terlihat bahwa pada tahun terakhir yaitu tahun 2012 penyaluran/pemberian kredit terhadap UMKM meningkat sebesar 3,5% dari tahun 2011. Sehingga terlihat bahwa BRI Unit Setia Budi membantu UMKM untuk memperoleh kredit sehingga permodalan UMKM : 1. Produk : persyaratan, jangka waktu, dan jumlah pinjaman. 2. Harga : kesesuaian bunga pinjaman dengan kualitas produk, keterjangkauan biaya provisi, dan kesesuaian biaya administrasi dengan manfaat. 3. Lokasi : akses / cara menuju lokasi bank, keamanan lingkungan bank, dan kenyamanan lokasi bank 4. Promosi : periklanan, promosi penjualan seperti hadiah, dan penjualan pribadi melalui karyawan. 5. Orang : jumlah pegawai, kemampuan menjelaskan pegawai, dan ketanggapan pegawai. 6. Proses : pencarian informasi, kemudahan prosedur KUPEDES, dan pencairan pinjaman. 7. Pelayanan Pelanggan : keramahan pegawai, kesopanan pegawai, dan keakuratan pelayanan. 8. Keputusan debitur menggunakan Kredit Umum Pedesaan : ketepatan menggunakan KUPEDES, niat untuk menyarankan orang lain, dan niat untuk meminjam kembali. 3.6 Teknik Pengumpulan Data 3.6.1 Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari : 1. Data Primer adalah data yang diperoleh langsung dari responden penelitian yakni data tentang produk, harga, lokasi, promosi, orang, promosi dan pelyanan konsumen. 2. Data Sekunder adalah data yang berasal dari dokumen – dokumen di BRI Unit Setia Budi Medan yang relevan dengan penelitian ini khususnya dokumen – dokumen tentang bauran pemasaran. 3.6.2 Instrumen Pengumpulan Data Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara : 1. Penelusuran Dokumen Bank BRI berupa jumlah nasabah Kredit Umum Pedesaan, gambaran umum perusahaan BRI Unit Setia Budi Medan, info tentang produk Kredit Umum Pedesaan, dan data pelengkap lainnya. 2. Wawancara secara langsung untuk memperoleh data yang diperlukan dengan pihak bank yang berhak memberikan data dan informasi di BRI Unit Setia Budi Medan, yaitu kepada Account Officer dan Deskman Kredit dengan persetujuan Kepala Unit BRI Unit Setia Budi Medan. 3. Penyebaran Angket, adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada nasabah Kredit Umum Pedesaan di BRI Unit Setia Budi Medan. Angket penelitian ini memakai skala Likert untuk menilai jawaban kuisioner yang disebarkan kepada responden. Tabel 3.1 Skor Pernyataan No Jawaban 1. Sangat Setuju 2. Setuju 3. Kurang setuju 4. Tidak setuju 5. Sangat tidak setuju Skor 5 4 3 2 1 Sumber : Sugiyono (2012:94) Untuk menghasilkan data penelitian yang memiliki ketepatan dan keyakinan yang tinggi,perlu diadakan uji validitas dan reliabilitas pada setiap instrumen angket yang telah dirancang. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dalam penelitian ini dilakukan pada 30 responden atau nasabah di BRI Unit Setia Budi Medan di luar daripada responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian. a.Validitas Instrumen Uji validitas digunakan untuk menguji kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Sebuah instrumen dinyatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan serta mampu mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat (Arikunto 2002:144). Item – item pertanyaan disusun berdasarkan kriteria – kriteria yang dirujuk dari teori sehingga bisa menghasilkan instrumen yang benar dan rasional. Setelah didapat jawaban dari hasil instrument tersebut, maka dapat dilakukan pengujian validitas dengan menghitung korelasi suatu item dengan total seluruh item. Pengujian validitas instrumen dengan bantuan perangkat lunak SPSS 18,0. Untuk menentukan valid atau tidaknya sebuah instrumen penelitian dengan melihat nilai korelasi (r hitung) yang positif dan probabilitas kesalahan yang disimbolkan dengan alpha (α). Jika nilai sig < α0,05 , maka instrumen tersebut valid. 1. Validitas Instrumen Produk Variabel produk dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu persyaratan, jangka waktu, dan jumlah pinjaman. Hasil pengujian validitas instrument variabel produk menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator persyaratan 0,862 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; janggka waktu 0,822 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan jumlah pinjaman 0,719 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 2. Validitas Instrumen Harga Variabel harga dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu bunga pinjaman, biaya provisi, dan biaya administrasi. Hasil pengujian validitas instrument variabel harga menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator bunga pinjaman 0,723 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; biaya provisi 0,875 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan biaya administrasi 0,765 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 3. Validitas Instrumen Lokasi Variabel lokasi dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu akses/cara, keamanan, dan kenyamanan. Hasil pengujian validitas instrument variabel lokasi menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator akses/cara 0,717 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; keamanan 0,832 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan kenyamanan 0,690 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 4. Validitas Instrumen Promosi Variabel promosi dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu iklan, promosi berhadiah, dan penjualan pribadi. Hasil pengujian validitas instrument variabel lokasi menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator iklan 0,709 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; promosi berhadiah 0,825 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan penjualan pribadi 0,756 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 5. Validitas Instrumen Orang Variabel orang dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu jumlah pegawai, kemampuan menjelaskan pegawai, dan ketanggapan pegawai. Hasil pengujian validitas instrument variabel lokasi menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator jumlah pegawai 0,902 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; kemampuan menjelaskan pegawai 0,863 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan ketanggapan pegawai 0,733 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 6. Validitas Instrumen Proses Variabel proses dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu pencarian informasi, kemudahan prosedur KUPEDES, dan pencairan pinjaman. Hasil pengujian validitas instrument variabel lokasi menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator pencarian informasi 0,835 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; kemudahan prosedur KUPEDES 0,844 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan penncairan pinjaman 0,664 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 7. Validitas Instrumen Pelayanan Pelanggan Variabel pelayanan pelanggan dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu keramahan pegawai, kesopanan pegawai, dan keakuratan pelayanan. Hasil pengujian validitas instrument variabel pelayanan pelanggan menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator keramahan pegawai 0,706 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; kesopanan pegawai 0,831 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan penncairan keakuratan pelayanan 0,802 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. 8. Validitas Instrumen Keputusan Menggunakan Kredit Variabel keputusan menggunakan kredit dalam penelitian ini menggunakan tiga indikator yaitu ketepatan menggunakan KUPEDES, niat untuk menyarankan ke orang lain, niat untuk meminjam kembali. Hasil pengujian validitas instrument variabel keputusan menggunakan kredit menunjukkan bahwa ketiga indikator tersebut valid. Dengan nilai corrected item-total correlation (r hitung) untuk indikator ketepatan menggunakan KUPEDES 0,711 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; niat untuk menyarankan ke orang lain 0,616 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0; dan niat untuk meminjam kembali 0,888 dengan nilai probabilitas kesalahan (α) 0,0. b. Reliabilitas Instrumen Reliabilitas memiliki berbagai nama lain seperti keterpercayaan, kehandalan, dan kestabilan. Tujuan pengujian reliabilitas adalah untuk melihat apakah instrumen penelitian merupakan instrumen yang handal dan dapat dipercaya. Jika variabel penelitian menggunakan instrumen yang handal dan dapat dipercaya maka hasil penelitian juga dapat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi (Juliandi 2013:83). Reliabilitas menunjukkan bahwa suatu instrumen dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrument tersebut sudah baik. Uji reiabilitas adalah uji untuk mengetahui kelayakan kuisioner sebagai alat pengumpul data. Pengujian reliabilitas kuisioner dalam penelitian ini menggunakan one shoot atau pengukuran sekali saja dan untuk mengetahui reliabel atau tidaknya instrumen penelitian, dilihat dari nilai koefisien reliabilitas (Cronbach’s Alpha) > 0,6. Jika Lane Keller, 2008.Manajemen Pemasaran, Edisi 13, Jilid 1, Erlangga, Jakarta. Kuncoro, Mudrajad, 2005. Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif, Erlangga, Jakarta. Sihombing, Marlon, 2009. Kompilasi Pengantar Ilmu Administrasi Bisnis, Medan. Situmorang, Syafrizal et al, 2008. Analisis Data Penelitian, USU Press, medan. Sugiyono, 2012.Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung. Suyanto, Bagong dan Sutinah, 2005.Metode Penelitian Sosial, Kencana, Jakarta. Tjiptono, Fandy dan Gregorius Chandra, 2012, Service, Quality and Satisfaction, Andi Publisher, Yogyakarta. Utami, Christina Whidya, 2010. Manajemen Ritel (Strategi dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern di Indonesia), Salemba Empat, Jakarta. JURNAL Acmad, T Arifin, 2010. “Pengaruh Customer Relationship Marketing (CRM) terhadap Loyalitas Pengguna Matahari Club Card (MCC) pada Matahari Department Store Mall SKA Pekanbaru”, Jurnal Manajemen. Andreani, Fransisca, 2007. “Customer Relationship Management (CRM) dan Aplikasinya dalam Industri Manufaktur dan Jasa”, Jurnal Manajemen dan Pemasaran, Volume 2 Nomor 4, hal 59. Hamidin, Dini, 2008. “Model Customer Relationship Management (CRM) di Institut Pendidikan”, Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2008 (SNATI 2008), Yogyakarta, 21 Juni 2008. Universitas Sumatera Utara Imasari, Kartika dan Kezia Kurniawati Nursalin, 2011.“Pengaruh Customer Relationship Management Terhadap Loyalitas Pelanggan pada PT BCA Tbk”, Jurnal Ekonomi, Volume 10 Nomor 3, hal 183. Iriani, Sri Setyo, 2011. “Strategi Customer Relationship Marketing terhadap Loyalitas Pelanggan”, Jurnal Manajemen, Volume 15 Nomor 2, hal 261. Mokodongan, Asminar, 2010. “Analisis Penerapan Program Customer Relationship Management Hubungannya dengan Loyalitas Pelanggan”, Jurnal Inovasi, Volume 7 Nomor 4, hal 240. Munandar, Dadang, 2005. “Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Loyalitas Pelanggan Bisnis PT Frisian Flag Indonesia Bandung”, Jurnal Ilmiah UNIKOM, Volume 7 Nomor 1. Rustono, 2010.“Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Customer Relationship Management (CRM) untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan”, Jurnal Pengembangan Humaniora, Volume 10 Nomor 3. Yahya, Yohanes, 2008. “Pengaruh Customer Relationship Management (CRM) dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan”, Jurnal Ilmu Komputer. SKRIPSI Putri, Dwi Novita, 2010. “Faktor-Faktor Customer Relationship Management yang Berpengaruh terhadap Loyalitas Nasabah PT Bank BRI Unit Duren Jaya Bekasi”, Skripsi, Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor. Suyuthi, Masyita, 2012. “Analisis Pengaruh Customer Relationship terhadap Loyalitas Nasabah pada PT Bank Sulselbar di Makassar”, Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen Universitas Hasanuddin Makassar. Tarigan, Musa Arapenta, 2012. “Pengaruh Customer Relationship Management (CRM) terhadap Loyalitas Nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Berastagi”, Skripsi, Fakultas Ekonomi Departemen Manajemen Universitas Sumatera Utara. INTERNET Daniel, Wahyu. 2012. Ini Dia 10 Bank Terbesar di Indonesia. http://finance.detik.com/read/2013/04/08/140230/1843720/5/ini-dia-10bank-terbesar-di-indonesia/(Senin,08/04/2013 14:02 WIB). Universitas Sumatera Utara Lampiran 14 OUTPUT SPSS UNTUK UJI VALIDITAS OUTPUT SPSS HASIL UJI VALIDITAS CRM1 Correlations O1 O2 O3 O1 Pearson Correlation 1 .306 .356 Sig. (2-tailed) .101 .054 N 30 O2 Pearson Correlation .306 30 1 30 .440* Sig. (2-tailed) .101 .015 N 30 30 30 O3 Pearson Correlation .356 .440* 1 Sig. (2-tailed) .054 .015 N 30 30 30 O4 Pearson Correlation .347 .154 .221 Sig. (2-tailed) .060 .416 .240 N 30 TOTAL Pearson Correlation .676** 30 .637** 30 .780** Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). OUTPUT SPSS HASIL UJI VALIDITAS CRM2 Correlations P5 P5 Pearson Correlation 1 P6 .569** Sig. (2-tailed) .001 N 30 30 P6 Pearson Correlation .569** 1 Sig. (2-tailed) .001 N 30 30 P7 Pearson Correlation .150 .439* Sig. (2-tailed) .429 .015 N 30 30 P8 Pearson Correlation .214 .414* Sig. (2-tailed) .257 .023 N 30 TOTAL Pearson Correlation .640** 30 .829** Sig. (2-tailed) .000 .000 N 30 30 P7 .150 .429 30 .439* .015 30 1 30 .380* .039 30 .683** .000 30 O4 .347 .060 30 .154 .416 30 .221 .240 30 1 30 .653** .000 30 P8 .214 .257 30 .414* .023 30 .380* .039 30 1 30 .730** .000 30 TOTAL .676** .000 30 .637** .000 30 .780** .000 30 .653** .000 30 1 30 TOTAL .640** .000 30 .829** .000 30 .683** .000 30 .730** .000 30 1 30 Universitas Sumatera Utara **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). OUTPUT SPSS HASIL UJI VALIDITAS CRM3 Correlations T9 T10 T11 T9 Pearson Correlation 1 .343 .068 Sig. (2-tailed) .063 .720 N 30 30 30 T10 Pearson Correlation .343 1 -.072 Sig. (2-tailed) .063 .704 N 30 30 30 T11 Pearson Correlation .068 -.072 1 Sig. (2-tailed) .720 .704 N 30 30 30 T12 Pearson Correlation .166 .203 .427* Sig. (2-tailed) .381 .281 .019 N 30 30 30 T13 Pearson Correlation .318 .142 .368* Sig. (2-tailed) .087 .454 .046 N 30 TOTAL Pearson Correlation .563** 30 .454* 30 .610** Sig. (2-tailed) .001 .012 .000 N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). T12 .166 .381 30 .203 .281 30 .427* .019 30 1 30 .343 .064 30 .742** .000 30 OUTPUT SPSS HASIL UJI VALIDITAS LOYALITAS NASABAH Correlations L1 L2 L3 L4 L1 Pearson Correlation 1 .615** .626** .000 Sig. (2-tailed) .000 .000 1.000 N 30 30 L2 Pearson Correlation .615** 1 30 .546** 30 .317 Sig. (2-tailed) .000 .002 .088 N 30 30 30 L3 Pearson Correlation .626** .546** 1 30 .107 Sig. (2-tailed) .000 .002 .575 N 30 30 30 30 L4 Pearson Correlation .000 .317 .107 1 Sig. (2-tailed) 1.000 .088 .575 N 30 TOTAL Pearson Correlation .789** 30 .857** 30 .815** 30 .434* Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .016 T13 .318 .087 30 .142 .454 30 .368* .046 30 .343 .064 30 1 30 .716** .000 30 TOTAL .563** .001 30 .454* .012 30 .610** .000 30 .742** .000 30 .716** .000 30 1 30 TOTAL .789** .000 30 .857** .000 30 .815** .000 30 .434* .016 30 1 Universitas Sumatera Utara N 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 30 OUTPUT SPSS UNTUK UJI RELIABILITAS OUTPUT SPSS HASIL RELIABILITAS VARIABEL CRM (X) Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .687 13 OUTPUT SPSS HASIL RELIABILITAS VARIABEL LOYALITAS NASABAH (Y) Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .694 4 30 Universitas Sumatera Utara Lampiran 15 Output SPSS untuk Uji Normalitas Universitas Sumatera Utara Lampiran 16 Output SPSS untuk Deskriptif Responden Valid Laki-Laki Perempuan Total Frequency 51 49 100 Percent Valid Percent 51.0 51.0 49.0 49.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 51.0 100.0 Valid < 20 tahun 20 - 25 tahun 26 - 30 tahun > 30 tahun Total Frequency 1 28 29 42 100 Percent Valid Percent 1.0 1.0 28.0 28.0 29.0 29.0 42.0 42.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 1.0 29.0 58.0 100.0 Valid Pelajar/Mahasiswa Wiraswasta Pegawai Negeri Pegawai Swasta Lainnya Total Frequenc y 18 30 14 3 35 100 Percent Valid Percent 18.0 18.0 30.0 30.0 14.0 14.0 3.0 3.0 35.0 35.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 18.0 48.0 62.0 65.0 100.0 Universitas Sumatera Utara Lampiran 17 Output SPSS untuk Analisis Regresi Linear Sederhana, Uji t, dan Koefisien Determinasi Output SPSS Untuk Analisis Regresi Linear Sederhana Variables Entered/Removedb Model 1dim ensi on0 Variables Variables Entered Removed xa . a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: y Method Enter Model Summary Model 1dim ensi on0 R .407a R Square .166 a. Predictors: (Constant), x Adjusted R Square .157 Std. Error of the Estimate 1.57378 ANOVAb Model 1 Regression Residual Sum of Squares df 48.185 1 242.725 98 Total 290.910 99 a. Predictors: (Constant), x b. Dependent Variable: y Mean Square 48.185 2.477 F 19.455 Sig. .000a Coefficientsa Model 1 (Constant) Unstandardized Coefficients B Std. Error 4.346 1.849 Customer Relationship Management (CRM) .198 a. Dependent Variable: Loyalitas Nasabah .045 Standardized Coefficients Beta .407 t 2.351 4.411 Sig. .021 .000 Universitas Sumatera Utara
Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Studi Pada Debitur Kupedes Kredit Umum Pedesaan Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Setia Budi Medan

Penulis

Bergabung : 2016-09-17

Dokumen serupa

Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Perkembangan Usaha Studi Pada Debitur Kupedes Kredit Umum Pedesaan Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Setia Budi Medan

Bebas