Roemah Kebaya Anne Avantie (Arsitektur Metafora)

 1  37  149

dokumen informasi

ROEMAH KEBAYA ANNE AVANTIE (ARSITEKTUR METAFORA) LAPORAN PERANCANGAN TKA 490 - TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2012 / 2013 Sebagai Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh: HERDINI AMLIA 090406008 DEPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2013 Universitas Sumatera Utara ROEMAH KEBAYA ANNE AVANTIE (ARSITEKTUR METAFORA) Oleh: HERDINI AMLIA 090406008 Medan, Juli 2013 Disetujui Oleh Pembimbing I Pembimbing II Prof. Ir. M. Nawawiy Loebis, M.Phil., PhD NIP. 19520927 198303 1003 Devin Defriza, ST., MT NIP. 19750810 199802 1001 Ketua Departemen Arsitektur Ir. N. Vinky Rahman, M.T. NIP 196606221997021001 Universitas Sumatera Utara SURAT HASIL PENILAIAN TUGAS AKHIR (SHP2A) Nama NIM Judul Proyek Tugas Akhir Tema Rekapitulasi Nilai A B+ : Herdini Amlia : 090406008 : Roemah Kebaya Anne Avantie : Arsitektur Metafora : B C+ C D E Dengan ini mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan: No. Status 1 Lulus Langsung 2 Lulus Melengkapi 3 Perbaikan Tanpa Sidang 4 Perbaikan Dengan Sidang 5 Tidak Lulus Waktu Pengumpulan Laporan Paraf Pembimbing I Paraf Pembimbing II Kordinator TKA – 490 Medan, Juli 2013 Ketua Departemen Arsitektur Koordinator TKA-490 Ir. N. Vinky Rahman, MT. NIP 196606221997021001 Ir. Basaria Talarosa, MT NIP. 196501091995012001 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana teknik di Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara yang berjudul Roemah Kebaya Anne Avantie. Saya menyadari bahwa tulisan dan karya ini jauh dari sempurna baik isi maupun bahasa, namun demikian saya berharap bahwa tulisan ini dapat menjadi salah satu sumber kepustakaan. Saya akan menerima semua kritik dan saran dari para ahli dan pembaca demi kesempurnaan tulisan ini. Dengan telah berakhirnya masa pendidikan, saya menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Prof. Ir. Muhammad Nawawy Loebis, M. Phil, Ph.D, selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis selama menyelesaikan Tugas Akhir ini. 2. Bapak Devin Defriza, ST, MT, selaku dosen pembimbing II yang telah memberikan bimbingan dan nasehat-nasehat kepada penulis selama menyelesaikan Tugas Akhir ini. 3. Bapak Ir. Novrial M. Eng dan Ibu Andalucia, ST, M. Sc, selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, penilaian dan pengarahan kepada penulis selama menyelesaikan Tugas Akhir ini. 4. Bapak Ir. N. Vinky Rahman, MT sebagai Ketua Departemen Arsitektur dan Bapak Ir. Rudolf, MLA sebagai Sekretaris Departemen Arsitektur. 5. Ibu Ir. Basaria Talarosa, MT selaku koordinator Tugas Akhir, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. 6. Seluruh dosen staf pengajar Fakultas Teknik khususnya Departemen Arsitektur Universitas Sumatera Utara yang telah memberi ilmu dan nasehat kepada penulis. 7. Ayahanda H. Hermansyah dan Ibunda Hj. Rosdiana Sitorus yang selalu memberikan dukungan, motivasi, kasih sayang dan doa yang terus mengalir selama ini, serta Dedy Ardiansyah, Rina Andriani, Amd. Kom, Masda Hidayani, Hanisyah Fitri dan Surya Cahyadi S.TP yang senantiasa memberikan dukungan serta doa sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Universitas Sumatera Utara 8. Kepada orang terdekat saya, Azhari Maulana, S. Ked yang telah banyak membantu penulis mengerjakan Tugas Akhir ini hingga selesai serta memberikan motivasi dan dukungan kepada penulis selama masa pendidikan. 9. Sahabat-sahabat terbaik Elida Fitri Afriani Pane, Fabiani Novita Sari, Fitri Aprilia, Haffidz Irfansyah, Indra Kesuma, Muhammad Adib Widhianto, Nurul Auni Iskandar, Tengku Muni Fahtu Zahra dan Zulvita Amanda yang selalu memberikan semangat, motivasi dan banyak membantu penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. 10. Wira Juanda Pranata, S. Ked yang telah banyak memberikan bantuan dan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. 11. Seluruh teman-teman stambuk 2009 Fakultas Teknik Departemen Arsitektur Universitas Sumatera Utara yang telah bersama-sama menjalani pendidikan di Departemen Arsitektur. 12. Semua Pihak yang telah membantu dalam penyusunan Tugas Akhir ini, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Akhirnya izinkan saya mohon maaf yang setulus-tulusnya atas segala kesalahan dan kekurangan selama saya mengikuti pendidikan ini, semoga segala bantuan, bimbingan, motivasi dan kerjasama yang diberikan pada saya selama mengikuti pendidikan kiranya mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Penulis (Herdini Amlia) Universitas Sumatera Utara i DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi··············································································· i Abstrak BAB I PENDAHULUAN ·························································· 1 1.1 Latar Belakang Kasus Proyek ············································ 1 1.1.1 Perkembangan kebaya pada awal mulanya ···················· 3 1.1.2 Perkembangan kebaya di pertengahan ························· 3 1.1.3 Perkembangan kebaya sekarang ································ 3 1.2 Tinjauan Proyek ··························································· 4 1.3 Fungsi Proyek ······························································ 5 1.4 Manfaat Proyek ···························································· 5 1.5 Sasaran Proyek ···························································· 5 1.6 Permasalahan dan Ruang Lingkup Proyek ····························· 6 1.7 Metode Pengumpulan Data··············································· 7 1.8 Pendekatan Perancangan ················································· 8 1.9 Kerangka Berpikir ························································· 9 1.10 Sistematika Penulisan Laporan ·········································· 11 BAB II DESKRIPSI PROYEK ··················································· 12 2.1 Terminologi Judul ························································· 12 2.2 Tinjauan Lokasi Proyek ·················································· 15 2.2.1 Kondisi lingkungan··············································· 15 2.2.2 Persyaratan dan kriteria lokasi ·································· 17 2.2.3 Pemilihan lokasi proyek ········································· 18 2.2.4 Deskripsi lokasi sebagai tapak rancangan ····················· 23 Universitas Sumatera Utara 2.3 Studi Banding Fungsi Sejenis ············································ 24 2.3.1 Prada ······························································· 24 2.3.2 Roemah Penganten by Anne Avantie ·························· 26 BAB 3 ELABORASI TEMA ······················································ 29 3.1 Pengertian Arsitektur ····················································· 29 3.2 Pengertian Metafora ······················································· 30 3.3 Pengertian Arsitektur Metafora ·········································· 31 3.4 Interpretasi Tema ·························································· 35 3.5 Sejarah Kristal Swarovski ················································ 36 3.6 Studi Banding Tema Sejenis ············································· 39 3.6.1 Museum of fruit ··················································· 39 3.6.2 Sydney opera house ·············································· 41 3.6.3 Notre dame du haut – le corbusier ······························ 44 BAB 4 ANALISA···································································· 47 4.1 Program Kegiatan ························································· 47 4.2 Kebutuhan Ruang ························································· 52 4.3 Perhitungan Jumlah Pengunjung Pagelaran dan Pelanggan ·········· 52 4.4 Program Ruang ···························································· 55 4.5 Analisa Eksisting ·························································· 65 4.5.1 Analisa lokasi ····················································· 65 4.5.2 Kondisi eksisting lahan ·········································· 66 4.5.3 Tata guna lahan/ peruntukan lahan ····························· 67 4.5.4 Bulk (ketebalan bangunan) ······································ 70 4.5.5 Sarana dan prasarana ············································· 71 4.5.6 Skyline ····························································· 72 4.5.7 Eksisting bangunan sekitar site ································· 73 4.6 Analisa Potensi dan Kondisi Site ········································ 75 Universitas Sumatera Utara 4.6.1 Analisa sirkulasi ·················································· 75 4.6.2 Analisa pencapaian ··············································· 78 4.6.3 Analisa view ······················································ 80 4.6.4 Analisa vegetasi dan matahari ·································· 83 4.7 Analisa Tapak ······························································ 85 4.7.1 Sirkulasi ··························································· 85 4.7.2 Penzoningan ······················································· 85 BAB 5 KONSEP ····································································· 86 5.1 Konsep Ruang Luar ······················································· 86 5.2 Konsep Ruang Dalam ····················································· 87 5.3 Konsep Bentukan Massa ················································· 89 5.4 Konsep Pengalaman Ruang Luar dan Interior ························· 90 BAB 6 HASIL PERANCANGAN ················································ 93 6.1 Gambar 3D Eksterior ····················································· 93 6.2 Gambar 3D Interior ······················································· 95 6.3 Gambar Maket ····························································· 97 6.4 Gambar Kerja Hasil Perancangan ······································ 100 DAFTAR PUSTAKA ······························································· 126 LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Nomor Judul Halaman 2.1 Peruntukan Lahan. 16 2.2 Kriteria Pemilihan Lokasi . 20 4.1 Kegiatan Pengunjung . 50 4.2 Perhitungan Luas Entrance Hall dan Public Area . 55 4.3 Perhitungan Luas Galeri/ Display dan Area Pameran Proses pembuatan Kebaya . 56 4.4 Perhitungan Luas Area Perancangan dan Pembuatan Kebaya . 56 4.5 Perhitungan Luas Fashion Cafe . 57 4.6 Perhitungan Luas Kantor Pengelola . 59 4.7 Perhitungan Luas Area Pagelaran . 60 4.8 Perhitungan Luas Beauty Salon . 61 4.9 Perhitungan Luas Mekanikal Elektrikal . 62 4.10 Rekapitulasi Besaran Ruang . 63 4.11 Batasan-batasan Site . 67 4.12 Gambaran Eksisting Bangunan Sekitar Site . 74 4.13 Analisa Sirkulasi Kendaraan . 76 4.14 Kriteria Setiap Jalan Di Sekitar Site . 79 4.15 View Keluar Site . 81 4.16 Vegetasi Sekitar Site . 84 \ Universitas Sumatera Utara DAFTAR DIAGRAM Nomor Judul Halaman 1.1 Kerangka Berpikir . 10 4.1 Struktur Organisasi Pengelola . 47 4.2 Pola Aktifitas Kariawan . 49 4.3 Pola Aktifitas Pengunjung Pameran dan Desain . 51 4.4 Pola Aktifitas Pengunjung Pergelaran . 51 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Nomor Judul Halaman 2.1 Alternatif Lokasi 1 . 19 2.2 Alternatif Lokasi 2 . 19 2.3 Alternatif Lokasi 3 . 20 2.4 Rumah Mode Prada Di Milan . 24 2.5 Rumah Mode Prada Di Tokyo . 25 2.6 Interior Rumah Mode Prada Di Prancis . 26 2.7 Prada Fashion Week . 26 2.8 Roemah Penganten by Anne Avantie . 27 2.9 Salah satu kebaya hasil karya Anne Avantie . 27 2.10 Pagelaran kebaya Anne Avantie . 28 3.1 Daniel Swarovski . 36 3.2 Kristal Swarovski Dengan Bias Pelangi . 38 3.3 Logo baru Swarovski Berbentuk Angsa . 38 3.4 Siteplan Museum of Fruit . 39 3.5 Konsep Peletakan Massa Menyerupai Biji-bijian . 40 3.6 Denah-denah Museum of Fruit . 41 3.7 Sydney Opera House . 41 3.8 Denah Sydney Opera House . 42 3.9 Detail Atap Sydney Opera House . 43 3.10 Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 44 3.11 Tampak Utara dan Selatan Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 44 3.12 Potongan Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 45 3.13 Berbagai Macam Interpretasi Terhadap Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 45 3.14 Denah Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 46 3.15 Interior Notre Dame du Haut – Le Corbusier . 46 4.1 Analisa Lokasi (Posisi Site Terhadap Kota-Kawasan Universitas Sumatera Utara Lingkungan) . 65 4.2 Analisa Kondisi Sekitar Site . 66 4.3 Analisa Tata Guna Lahan . 68 4.4 Bangunan Pendukung Di Sekitar Site . 69 4.5 Analisa Ketebalan Bangunan . 70 4.6 Sarana dan Prasarana Sekitar Site . 71 4.7 Analisa Skyline . 72 4.8 Eksisting Bangunan Sekitar Site . 73 4.9 Sirkulasi Kendaraan . 75 4.10 Kondisi Pedestrian . 77 4.11 Jembatan Penyebrangan di Depan Site . 77 4.12 Analisa Pencapaian . 78 4.13 Kriteria Setiap Jalan di Sekitar Site . 79 4.14 Analisa View Ke Luar . 80 4.15 Analisa View Ke Dalam . 82 4.16 View Antara Pengamat Dengan Tinggi Bangunan . 82 4.17 Analisa Vegetasi dan Matahari . 83 5.1 Konsep Zoning . 86 5.2 Konsep Sirkulasi Ruang Luar . 86 5.3 Konsep Open Space . 87 5.4 Konsep Zoning Ruang Dalam Lantai 1 . 87 5.5 Konsep Zoning Ruang Dalam Lantai 2 . 88 5.6 Konsep Sirkulasi Ruang Dalam . 88 5.7 Konsep Bentukan Massa Pada Lobby . 89 5.8 Konsep Bentukan Massa Pada Massa Utama . 89 5.9 Konsep Bentukan Massa Pada Massa Sisi Selatan . 90 5.10 Konsep Pengalaman Ruang Luar . 90 5.11 Konsep Pengalaman Ruang Luar . 91 5.12 Konsep Pengalaman Interior . 91 5.13 Konsep Pengalaman Interior . 92 5.14 Pembiasan Cahaya pada Prisma . 92 Universitas Sumatera Utara 6.1 3D Eksterior dari berbagai hasil karya baik dalam maupun luar negeri.    Universitas Sumatera Utara    Kegiataan komersill, menjual segala asseesoris yang g bertemakaan animasi seperti CD, kom mik, foto daan lainnya. Kegiataan Interaktiff yakni Gam me Interaktif c. kegiatan Studio Tour Merrupakan rekkrasi yang bersifat eddukasi, yaittu melihat segala prosses produksi film anim masi dan keegiatan yang g terjasi didaalam studio o animasi II.77.2. Karaktteristik rua ang Peraancangan Animation House aakan diren ncanakan untuk meewadahi keegiatan mulltifungsi, yaakni kegiattan Produkssi, Publikassi dan Hibu uran. Kegiaatan- kegiaatan ini mem mbutuhkan ruang yan ng berbedaa dengan tingkat t priv vasi dan kkenyamanan n yang berbbeda. A. K Kegiatan Inter Keggiatan yangg terjadi merupakan m kkegiatan yaang berkaitan dengan peran aktiif para pegawai/ pekerrja/ karyawaan Perusahaaan Animation House ini i sendiri, bbersifat priv vat dan mennyangkut keepentingan perusahaann yang berlaangsung did dalam perussahaan Aniimation Houuse. Adaapun ruang--ruang Yak kni: Kan ntor Kanntor disini tidak bed da dengan kantor pada umuumnya, merupakan m nya tempat b erlangsungn kegiatan managemen dan pengelolaaan perusahaaan. Pekkerjaan dalaam perkantoran yang utama adaalah dalaam kegiatann dalam haal informasii dan kegiaatan Gbr. 2.18. Ilustr trasi Kantor pem mbuatan mauupun pengaambilan kepputusan dalaam setiap project pengeerjaan anim masi. Stud dio Animassi Studdio animassi sebenarny ya juga daapat diibaraatkan samaa seperti ka kantor, meru upakan tem mpat berlanggsungnya ak ktifitas bekeerja sejumlah h karyawan n, dengan jad adwal/jam teertentu. Hannya saja bedanya disin ni terjadi prroses kerja kreaktif diibidang senni, yang tarrgetnya    Universitas Sumatera Utara    mennghasilkan karya ciptaa film anim masi. Oleh karena itu u terdapat pperbedaan dengan d funggsi kantor umumnya u ( non formall dan lebih akrab a ). Denngan kata lain Studio o Animasi ini merup pakan temp pat berlangssungnya keegiatan prodduksi, yang akan dibag gi menjadi 3 karakter ak ktifitas : 1. Pra Produksi P 2. Produuksi 3. Pascaa Produksi 1. P Pra Produk ksi Adaapun ruang--ruang yang g terdapat diidivisi Pra Produksi: P  Ruang Script Wriiter Keggiatan yangg berlangsu ung disini adalah meencari ide/g /gagasan teentang ceriita yang akkan dibuatt film anim masinya. Cerita yaang akan dibuat dapat menngambil daari tema apa a saja, sseperti don ngeng, lageenda klasikk, fantasi daan sebagainnya. Cerita yang dipiilih sebaiknnya memiliiki karakteer yang meenarik dan tidak mem mbosankan sehingga ddapat meng gambil Gbr. G 2.19. Ilustrasii Ruang Script Writer W n film animaasinya. peraanan dalam kesuksesan  Ruang Rapat K Kegiatan yang beerlangsung disini adalah m mendiskusikan kelayak kan naskahh cerita yang telah ddibuat. Rap pat ini akan dihadirii oleh Pro oducer, SScript Writter, Director, Researchh Team dan n Story A Artist. Padaa rapat pertaama ini , Peeran Script Writer Gbr. 2.20. Ilustrasi I Ruang Rapat ssangat berp peran besa ar, karena kelayakan cerita yangg akan diaangkat dala am animasii akan diba ahas pada rapat ini yyang telah disalin mennjadi naskahh.  Ruang Riset    Universitas Sumatera Utara    Bila naaskah telah h disetujui maka tim riset mulai bekerja, keegiatan yanng berlang gsung diruangg ini adalah mencari dan mengum mpulkan daata-data vissual dan tu ulisan yang bergubunga b n dengan naskah ceerita. Kegigihhan dan keetelitian kaaryawan ru uang Gbr. 2.21. 2 Ilustrasi Rua uang Riset riset akkan berperen dalam kuuatnya karaakter cerita itu sendirii. Hasil riseet akan disusunn dalam form mat yang leebih terperinci dalam sebuah s naskkah skenarrio dari setiap tookoh-tokoh h dalam ceriita tersebut.  Dubbin ng & Musicc Studio Berdasarkan scenario, s kegiatan k yyang dilaku ukan disinni adalah melakukan m proses perrekaman diialog ceriita tokoh-tookoh karak kternya. Perekaman n ini dilaakukan lebbih dulu sebelum ggambar-gam mbar anim masinya dibbuat, dikarenakan gerak akan mulut pada p gam mbar karakkter animaasi nantinyya disesuaaikan dengan lafal dan d bunyi dari suaraa dialog yang Gbr.2.22. Ilustrasi Dubbbing & Music Stu udio direekam tersebbut. Pada saaat yang sam ma dibuat pula p ilusttrasi musicc yang akan n menjadi music latarr dari tiap-tiap adegann yang dijeelaskan dalaam scenarioo. Juga dib buat lagu ttheme song g yang dap pat mendukkung caritaas serta mennarik emosi penonton.  Ruang Desain ( Character C ) Berdasarkan sccenario dan dengan banntuan pengiisian suarra tokoh-tookoh yang telah disellasikan terllebih dahuulu, tim deesain mulaii bekerja m membuat Model M sheeet . Moddel sheet merupakann sketsa-sk ketsa karaakter pada tokoh t yang g digambar dalam berb bagai geraakan, posisii, raut wajaah, ekspresii, bentuk tu ubuh, Gbr. 2.23. Ilustrasi R Ruang Desain tanggan, kaki, pakaian dan d atributt yang dik kenakan daan lain-lainn yang naantinya menngoptimalkaan characteer yang di dibuat. Skettsa-sketsa ini nantinyya yang menjadi m    Universitas Sumatera Utara    pegangan dan panduan baagi para annimator dalaam membuaat dan mennggambar karakter k paraa tokoh ceriita tersebut.  Ruang Storyboard Keggiatan yangg berlangssung diruaang ini ad dalah mem mbuat Storryboard. Sttoryboard ad dalah bentuuk visual/gaambar dari scenario, s beerupa tokoh h-tokoh gam mbar sepertii layaknya komik k yangg menjelask kan jalan ceerita Gbr. 22.24. Ilustrasi StrroyBoard dan adegan-adeegan yang hendak h dibuuat dalam fillm animasin nya.  Ruang Permodela an ( Live acction ) Keggiatan yan ng dilakuk kan disini adalah melihat m perrgerakan assli sebagai panduan dalam meembuat perrgerakan tok koh-tokoh animasi a sehi hingga bisa terlihat luw wes dan hidup sep perti layakknya perg gerakan ses ungguhnya. Model yaang digunakkan bisa ap pa saja Gbr. 2.25. Illustrasi Ruang Model M terggantung karakter yaang ingin diciptakan n, bisa manusiaa, hewan atau kombinnasi dari keeduanya. Ruangan R inii memiliki ukuran yang leebih besar dari d ruangaan pada div visi produkssi sebelum mnya karenaa tidak dipungkkiri jika meemasukan seeekor binattang ke dalam ruangan ini, misalny nya karakteer dari seekor monyet, an njing atau lainnya. Ru uangan ini nanntinya jugaa akan dippakai oleh setiap karyaw wan terutam ma tim desaain karena ruang Gbr. G 2.26. Ilustrassi Ruang Model dalam pencarian p id de sketsa. Kesimppulan kedek katan ruang : Ide/gagasan n ( Ruang scrript writer ) Kep putusan ( Ruaang Rapat ) N Naskah Sken nario ( Ruang Riset ) TAHAP IDE  TAHAP DESAIN  Peerekaman    Universitas Sumatera Utara    dialog daan Theme song (R Ruang Rapaat ) Modell Sheet (skeetsa) ( Ruuang Charaacter ) Ruang Permodelan ( Worksshop )   erakan pada  saat  Panduan perge odel sheet da an storyboarrd mo Storyboard d (Ruuang Story yboard) 2. Prod duksi Kegiataan-kegiatan yang berlanngsung did divisi Produk ksi:  Ruang Desain D ( Background aartists dan property p artists) Keegiatan ba ackground artists aadalah meembuat gaambar-gamb bar latar belakang yangg digunakan n dalam fillm anim masi. Biasanya menggam mbarkan peemandangan n tertentu, misalnya m deesa, hutan sampai Gbr. 2.27. Ilustrasi Backgrround yaang bersifatt futuristic/k khayalan. Sedangkan Property artists adalah meembuat gam mbar-gambaar detail properti p seperti rumah, r meja, kursi, moobil dan lain n-lainnya.  Ruang Lay L Out Peranan n layout department d sangat penting, p sebab merekalaah yang mengupayakan bagaimaana gambarr-gambar yyang telah dibuat, disusun n sedemikian n rupa denggan sudut paandang ( angle ) tertentu sehingga tampilan animasi a menjad di sangat menarik m dann terkesan nyata/ Gbr. 2.28. Ilu ustrasi Ruang Lay y Out  real.   Universitas Sumatera Utara    Kegiataan yang diilakukan diiruang ini adalah pad da intinya menata ga ambar, menenttukan anglee/view, mennetapkan arrah lighting g dan mennetapkan peerpektif tertentuu.  Ruang Animation A Keegiatan yan ng terjadi diisini adalahh membuat gambar g peergerakan kunci, k yang g biasa diseebut Key Frame, F daari tokoh-tok koh setiap karakter. k Gbr. 2.29. Illustrasi Ruang An nimation    Universitas Sumatera Utara     Ruang Inbetween I Kegiatan yang y dilaku ukan disini adalah meembuat gambar-gam mbar Antarra, yang akkan mengisi celah diantara gaambar-gamb bar Key Fraame. Jumlaah yang dibuat sangat banyak k sekali. Teergantung jumlah j fps (Framee per second) yang diggunakan. Seemakin besar fps, semakin haalus pergeraakan animassi yang Gbr.2.30. Ilustrasi I Ruang In nbetween ditangkap oleh mata.  Ruang Clean C Up P Pada ruang Claen Up p, kegiatann yang dilaakukan ddisini adalaah “membeersihkan“ ddan menyaamakan g ambar-gam mbar ( Key y Frame ddan Inbetw ween ) seehinggga terlihat sam ma dan konnsisten sep panjang addegan film m. Clean Up p artist bekkerja berdaasarkan gaambar-gambar acuan/ model m sheett ( dalam beerbagai Gbr. 2.31. Ilustrasi Ruang Clean C Up ekkspresi 7,2 3,6 9 5,4 8,6 8,6 100 orang 3 orang 30 orang 6 unit 140 35 5,25 6 36 6x 31,95 = 191,7 m2 Total Fasilitas Umum Fasilitas Akuarium Kecil Utama Akuarium Sedang Akuarium Semi Besar Terowongan Antasena Akuarium Besar Akuarium Uburubur Total Fasilitas Utama Fasilitas Kolam relaksasi Relaksasi Total Fasilitas Relaksasi Fasilitas Outdoor Rekreasi Hutan Bakau Theater/ R. Proyektor Audio R. Duduk Visual Gudang Peralatan Gudang Film Life Theater Total Fasilitas Theater SB SB 2 12 m / unit 50 m2/ unit 10 unit 2 unit 1656 120 100 ASS 150 m2/unit 1 unit 150 AHB P= 25 m, D= 3m 35m X 10m 12 m2/unit SB SB SB - TSS AHB 2 12 m / unit - Lebar kursi 1 m Panjang kursi 1m Lebar gang 1,2 m Lebar jalan 2 m SB 3mx4m SB 2mx2m 575 1 unit 2 unit 350 24 6 unit 1319 72 - 72 - 2 unit 100 unit kursi (banyak kursi perbaris 20 kursi= 20 m + sirkulasi 2 m= 22 m; panjang 2,2 x 5 baris = 11 m + jarak kursi ke layar 8 meter = 19 m, jadi 19X22m 36 418 12 60 unit (banyak kursi perbaris 20 = 20 m + sirkulasi 2 m= 22 m; panjang 2,2 m x 3 baris=5,2+jarak kursi ke akuarium =8 meter=13,2 m, jadi 22mX13,2m 4 290,4 760,4 Fasilitas Pendidikan Perpustakaan R. Informasi + penitipan barang R. Baca R. Buku R. KA Perpustakaan R. Staf Gudang R. Pengenalan Biota Laut R. Kelas R. Pengajar R. Pengenalan Biota Laut Gudang Total Fasilitas Pendidikan Fasilitas Laboratorium penelitian dan budidaya R. Karantina NDA 1,5 m2/ orang 2 orang 3 BDPS NDA FD 2,32 m2/unit 36 m2/ 3500 buku 6,3 m2/ orang 50 orang 3500 buku 1 116 36 6,3 2 12,6 14,4 60 orang 2 orang 25 orang 60 24 103,68 1 unit 4 379,98 129,6 3 unit 5 unit 111,63 50 10 unit 120 FD NDA NDA NDA NDA NDA SB R. budidaya SB rumput laut/ terumbu karang Gudang ASS makanan R. Filter dan SB pompa Total Fasilitas Penelitian dan Budi daya Fasilitas R. Informasi NDA mini R. Pameran AHB museum Total Fasilitas Museum Fasilitas Loading dock NDA Service Gudang umum ASS Gudang alat ASS Gudang bahan ASS bakar R. panel MEE R. Genset MEE R. Trafo MEE R. Mesin AC MEE 6,3 m2/orang 40 % luas R. buku 60 m2 24 m2 7,2 mx14,4 m=103,68 m2 4 m2 7,2m x 18m=129,6 m2 37,21 m2/ unit besar 10 m2/ unit kecil 12 m2/ unit 12 5,15mx6,1m= 31,42m2 2 1,5 m / orang 4 m2/ unit 2 1 unit 31,42 3 orang 50 unit 454,65 4,5 200 60 m /kapal 1 kapal 100 m2/ unit 2 unit 0,005 x luas 204,5 60 50 50 35 12 200 12 R. AHU R. ganti karyawan +loker R. makan karyawan Dapur Gudang ASS NDA NDA NDA R. security + Time Keeper R. sampah Mushollah R. janitor R. P3K R.teknisi dan servis Toilet ASS Total Fasilitas Servis Kantor Front Desk Pengelola R. Tamu Kantor Finance Kantor Kurator Breeding Kantor Kurator Pemeliharaan Kantor Marketing R. Dirut R. Rapat R. Arsip R. Makan & dapur NDA NDA ASS AHB ASS ASS NDA NDA ruang yang dilayani 0,005 x 7555,62 12 m2/ unit 1,95 m2/ unit 1,32 m2/ loker 1,4 m2/ orang 25 % luas R. makan 15 % luas dapur 37,78 5 14 unit 70 loker 35 (diasumsikan pakai shift) 60 27,30 92,4 49 12,25 1,85 20 2 1,2 m / orang 30 orang 7,2mx14,4m= 103,68 Pria : 2 wc @ 2,25 m2 2 Urinoir @ 1,8 m2 1 westafel @ 1,8 m2 Wanita : 2 wc @ 2,25 m2 2 westafel@ 1,8 m2 15 36 25 50 103,68 4,5 3,6 1,8 4,5 3,6 NDA BPDS NDA NDA 1,5 m / orang Min 20 m2 82 m2 138 m2 6 orang 19 orang 967,26 3 20 82 138 NDA 138 m2 19 orang 138 NDA 82 m2 8 orang 82 NDA NDA ASS NDA NDA 62 m2 2,5 m2/ orang 2 orang 20 orang 1,4 m2/ orang 25 % luas R. 30 orang 62 50 9 42 10,5 2 2 orang Toilet NDA Total Kantor Pengelola Fasilitas R. Reservoir Air Penunjan Laut g R. Breeding R.Pompa R. Pompa besar R. Pompa kecil R. Kurator R. Monitor Total Fasilitas Penunjang 4,5 3,6 1,8 4,5 3,6 ASS 654,5 400 ASS 250 SB SB R. Filtrasi makan Pria : 2 wc @ 2,25 m2 2 Urinoir @ 1,8 m2 1 westafel @ 1,8 m2 Wanita : 2 wc @ 2,25 m2 2 westafel@ 1,8 m2 SB NDA DC 6,1mx6,1m=3 7,21 m2 2m x 2m= 4 m2 7,2 mx21,6m=15 5,52 m2 10,5 m2 8,75 m2/ unit 3 unit 13 unit 111.63 52 155,52 8 unit 4 unit Total luas lantai Sirkulasi 25% Total 84 35 1022,9 4 7556.3 1 1889.1 9445.4 Tabel 4.2 Program Ruang Sumber : Olah Data Deskripsi Kebutuhan Parkir - pengunjung Pengunjung yang datang menggunakan kendaraan : roda empat, roda dua, bus. Kapasitas Pengunjung = 524 orang Diasumsikan pengunjung yang datang dengan bus : 1 bus (1 bus= 30 orang) Diasumsikan pengunjung yang datang dengan mobil : 50 % 494 orang = 247 orang (1 mobil berisi 4 orang, jadi 247 : 4= 61,75 dibulatkan 65 mobil). Diasumsikan pengunjung yang datang dengan motor : 50 % 494 orang = 247 orang (1 motor 2 orang, jadi 247 : 2 = 123,5 dibulatkan 125 motor). Dimensi : Bus = 11 m x 2,5 m = 27,5 m2 (NDA) Total Bus 1 = 27,5 m2 Mobil pribadi = 5 m x 2,5 m= 12,5 m2(NDA) Total Mobil pribadi 50 x 12,5 m2= 625 m2 Motor = 1m x 2 m= 2 m2(NDA) Total Motor 125 x 2 m2= 250 m2 Total luas parkir pengunjung = 27,5 m2 + 625 m2 + 250 m2= 902,5 m2 - Parkir Pengelola Jumlah karyawan = 70 orang. Diasumsikan jumlah pimpinan 30 orang, maka total pengelola 100 orang. Diasumsikan pengguna mobil 30 % = 30 % x 100 orang = 30 parkir. Diasumsikan pengguna motor 70 % = 70 % x 100 orang = 70 parkir Dimensi : Mobil = 5 m x 2,5 m= 12,5 m2(NDA) Total Mobil 30 x 12,5 m2= 375 m2 Motor = 1m x 2m = 2 m2(NDA) Total Motor 70 x 2 = 140 m2 Total luas parkir pengelola = 375 m2 + 140 m2= 515 m2 Total luas parkir keseluruhan = 902,5 m2+ 515 m2= 1417,5 m2 Keterangan : NDA : Neufert Data Architect HDS : Human Dimention Standart SB : Studi Banding ASS : Asumsi DC : De Chiara AHB : Architec‟s Handbook MEE : Mechanical, Electrical & Equipment FD : Francis Duffy BPDS : Building Planing and Desain Standart TSS : Time Server Standar BAB V KONSEP PERANCANGAN 5.1 Konsep Perancangan Tapak Dalam penyusunan rancangan tapak, hal utama yang dilakukan yaitu menempatkan posisi bangunan. Sebelum menentukkan peletakkan bangunan serta perancangan tapak, diperlukan penzoningan yang dihasilkan dari analisa yang telah dilakukan pada Bab sebelumnya. Gambar 5.1 Konsep Perancangan Tapak 5.2 Konsep Sirkulasi Untuk mencapai ke lokasi perancangan hanya terdapat satu jalan yaitu jalan raya Gabion, sehingga Main Entrance dan Site Entrance hanya pada jalan ini. Gambar 5.2 Konsep Sirkulasi 5.3 Konsep Vegetasi Sesuai dengan analisa vegetasi yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya vegetasi yang digunakan yaitu merupakan vegetasi dengan maintenance yang murah, mampu hidup pada kondisi tanah yang relatif kering, berfungsi sebagai estetika. Sehingga jenis vegetasi yang digunakan meliputi, yaitu : pohon angsana dan pohon tanjung yang berfungsi sebagai peneduh serta menyerap gas polutan di udara, pohon palem, pohon glodokan tiang, serta bakau. Area Bakau Pohon Glodokan Tiang dapat berfungsi sebagai pembatas serta sebagai buffer kebisingan yang bersumber dari aktivitas pelabuhan barang. Pohon Palem sebagai estetika serta pengarah jalan Pohon tanjung dan angsana diletakkan pada area parkir serta jalur pejalan kaki sebagai peneduh. Gambar 5.3 Konsep Vegetasi 5.4 Konsep Perancangan Bangunan Konsep bangunan berawal dari bentukkan kerang atau tiram. Alasan pemilihan konsep bangunan dari bentukkan kerang yaitu: Habitat kerang di laut, sesuai dengan fungsi proyek perancangan sebagai Oceanarium atau akuarium laut. Kerang memiliki peranan yang cukup besar terhadap laut yaitu sebagai penyaring air, pencegah erosi, serta menjaga pantai dari kerusakan badai. Hal ini sesuai dengan sasaran proyek yaitu sebagai sarana konservasi dan pelestarian ekosistem laut. Memiliki bentuk yang unik. Gambar 5.4 Kerang Konsep bentukkan massa bangunan utama diambil dari anatomi kerang serta proses penyaringan air yang dilakukan kerang. Desain bangunan : - Anatomi kerang Jaringan Pengikat Kerang terdiri dari 2 buah cangkang sebagai kulit yang diikat dengan jaringan pengikat (perekat cangkang) 2 Cangkang Gambar 5.5 Sketsa Desian Bentuk Bangunan - Proses Penyaringan Air Proses : Cangkang terbuka, air laut masuk kemudian disaring oleh bulu halus yang terdapat pada mulut cangkang, kemudian disaring melalui mantel dan insang lalu keluar lagi pada saat cangkang terbuka Intrepretasi dari cangkang yang terbuka Gambar 5.6 Konsep Gubahan Massa BAB VI HASIL PERANCANGAN on page 12on page 12on page 12 DAFTAR PUSTAKA De Chiara, Yoseph. Time Saver Standards for Building Types.New York : Mc.Graw HillBook Company. Neufert, Ernst. 1993. Data Arsitek I. Jakarta : Erlangga. Neufert, Ernst. 1993. Data Arsitek II. Jakarta : Erlangga. 2003.The Architects’ Handbook. USA : Blackwell Publishing Company. Kuncoro, Eko Budi. Akuarium Air Laut. Jakarta : Kanisius. Mismail, Ir. Budiono.2010. Akuarium Terumbu Karang. Jakarta: UB Press. www.google.com/ Potensi Laut Indonesia. www.google.com/ Jumlah Terumbu Karang di Indonesia. www.google.com/ Gambar www.wikipedia.com/ Peranan Kerang Terhadap Laut. (http://zahroni.blogspot.com/2009/03/arsitektur-metafora.html) (http://zakeff.students.uii.ac.id/2009/04/27/metafora-dalam-arsitektur/)
Roemah Kebaya Anne Avantie (Arsitektur Metafora) Roemah Kebaya Anne Avantie Arsitektur Metafora

Penulis

Bergabung : 2016-09-17

1 / 149

Roemah Kebaya Anne Avantie (Arsitektur Metafora)

Bebas