Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan

 7  281  86

dokumen informasi

LAPORAN PRAKTIK KERJA PROFESI APOTEKER FARMASI RUMAH SAKIT di RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Disusun Oleh: Ninda T. M. Sihombing, S.Farm. NIM 123202077 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2013 Universitas Sumatera Utara LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PRAKTIK KERJA PROFESI FARMASI RUMAH SAKIT di RSUD dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Laporan ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Apoteker pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Disusun Oleh: Ninda T. M. Sihombing, S.Farm. NIM 123202077 Disetujui oleh Pembimbing Pembimbing Fakultas, Pembimbing Rumah Sakit, Poppy Anjelisa Z. Hasibuan, S.Si, M.Si., Apt. NIP 1975061102005012003 Dra. Peri, Apt. NIP 196701101997032001 Diketahui Oleh: Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan Drs. Juangga Tobing, Apt. NIP 195306191985031001 Medan, Juni 2013 Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Dekan, Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt. NIP 195311281983031002 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan. Tujuan dilaksanakannya PKPA ini adalah untuk mendidik calon apoteker agar mampu mengelola kegiatan kefarmasian di rumah sakit sesuai dengan etika dan ketentuan yang berlaku di dalam sistem pelayanan rumah sakit. Pelaksanaan Praktik Kerja Profesi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada: 1. Bapak dr. Amran Lubis, Sp.JP(K)., FIHA., sebagai Direktur RSUD dr. Pirngadi Kota Medan yang telah memberikan fasilitas untuk melaksanakan PKPA. 2. Bapak Drs. Juangga Tobing, Apt., sebagai Kepala Instalansi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan yang telah memberikan fasilitas, bimbingan dan pengarahan kepada penulis selama melakukan PKPA. 3. Ibu Poppy Anjelisa, S.Si., M.Si., Apt., sebagai pembimbing dari Fakultas Farmasi USU dan Ibu Dra. Peri, Apt., sebagai pembimbing dari Instalansi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada penulis selama melakukan PKPA dan proses penyusunan laporan ini. Universitas Sumatera Utara 4. Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt., selaku dekan Fakultas Farmasi dan Bapak Drs. Wiryanto, M.S., Apt., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USU Medan yang telah memberikan fasilitas kepada penulis untuk melakukan PKPA. 5. Bapak dan Ibu staf pengajar Program Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USU Medan yang selalu memberikan bimbingan, pengetahuan dan bantuan kepada penulis. 6. Bapak dan Ibu Apoteker, staf dan karyawan Instalasi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan yang telah memberi petunjuk dan bantuan selama melaksanakan PKPA. Penulis juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tiada terhingga kepada Ayahanda dan Ibunda tercinta, M. Sihombing dan A. boru Sinaga, yang tiada hentinya berkorban dengan tulus ikhlas bagi kesuksesan penulis. Juga kepada adik-adikku, Enry H. Sihombing, Medika K. Sihombing, dan Daniel R. Sihombing, serta kepada Andrew Philip Tobing, yang selalu setia memberi doa, dukungan dan motivasi selama menyelesaikan program studi apoteker ini. Penulis menyadari bahwa tulisan ini masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis bersedia menerima kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan tulisan ini sehingga dapat bermanfaat sepenuhnya bagi semua orang. Medan, 18 Juli 2013 Penulis, Ninda T. M. Sihombing, S.Farm. NIM 123202077 Universitas Sumatera Utara RINGKASAN Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) telah dilakukan Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan. PKPA ini dilaksanakan agar calon apoteker memperoleh perbekalan, keterampilan dan keahlian dalam mengelola perbekalan farmasi di rumah sakit dan melihat secara langsung peran serta apoteker dalam pelayanan kefarmasian di rumah sakit. PKPA ini dilaksanakan pada tanggal 17 April – 21 Mei 2013. Kegiatan PKPA yang dilaksanakan di rumah sakit meliputi: mempelajari fungsi dan tugas rumah sakit dalam pelayanan kesehatan masyarakat, mempelajari sistematika kerja Instalasi Farmasi Rumah Sakit, mempelajari sistem pendistribusian perbekalan farmasi di rumah sakit (pelayanan rawat inap dan rawat jalan pada pasien Umum, Askes, Jamkesmas, Medan Sehat, dan Pempropsu), perlengkapan perbekalan farmasi (pengadaan, penyimpanan, produksi), pengelolaan keuangan dan administrasi serta melakukan pelayanan farmasi klinis seperti Pelayanan Informasi Obat (PIO) di unit rawat dan rawat inap, Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS) mengenai cara penggunaan obat, dan serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam berobat. Selain itu juga melakukan pemantauan terapi obat dan pengkajian rasionalisasi penggunaan obat melalui studi kasus dan kunjungan langsung ke pasien, serta melakukan peninjauan ke Instalasi Central Sterilized Supply Department (CSSD) untuk melihat sistem sterilisasi di rumah sakit dalam rangka penurunan angka infeksi nosokomial. Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i LEMBAR PENGESAHAN . ii KATA PENGANTAR . iii RINGKASAN . v DAFTAR ISI . vi DAFTAR TABEL . x DAFTAR LAMPIRAN . xi BAB I PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Tujuan Kegiatan . 3 BAB II TINJAUAN UMUM RUMAH SAKIT DAN INSTALASI FARMASI . 4 2.1 Defenisi Rumah Sakit . 4 2.2 Tugas dan Fungsi Rumah Sakit . 4 2.3 Klasifikasi Rumah Sakit . 5 2.3.1 Klasifikasi rumah sakit secara umum . 5 2.3.2 Klasifikasi rumah sakit umum pemerintah . 6 2.4 Peran Apoteker dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit . 7 2.5 Panitia Farmasi dan Terapi . 7 2.6 Formularium Rumah Sakit . 9 2.7 Rekam Medik . 10 Universitas Sumatera Utara 2.8 Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) . 10 2.8.1 Pengelolaan perbekalan farmasi . 11 2.8.1.1 Pemilihan . 11 2.8.1.2 Perencanaan . 12 2.8.1.3 Pengadaan . 12 2.8.1.4 Produksi . 12 2.8.1.5 Penerimaan . 13 2.8.1.6 Penyimpanan . 13 2.8.1.7 Pendistribusian . 14 2.8.2 Pelayanan kefarmasian dalam penggunaan obat dan alat kesehatan . 16 2.8.3 Pelayanan farmasi klinis . 17 2.8.3.1 Pengkajian dan pelayanan resep . 17 2.8.3.2 Penelusuran riwayat penggunaan obat . 19 2.8.3.3 Pelayanan Informasi Obat (PIO) . 20 2.8.3.4 Konseling . 20 2.8.3.5 Visite . 22 2.8.3.6 Pemantauan Terapi Obat (PTO) . 22 2.8.3.7 Monitoring Efek Samping Obat (MESO) . 23 2.8.3.8 Pengkajian penggunaan obat . 24 2.8.3.9 Dispensing sediaan khusus . 24 2.8.3.10 Pemantauan Kadar Obat dalam Darah (PKOD) . 26 2.9 Central Sterile Supply Department (CSSD) . 26 Universitas Sumatera Utara BAB III TINJAUAN KHUSUS RSUD dr. PIRNGADI KOTA MEDAN . 29 3.1 Sejarah RSUD dr. Pirngadi Kota Medan . 29 3.2 Struktur Organisasi . 30 3.3 Instalasi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan . 31 3.3.1 Sub instalasi administrasi . 31 3.3.2 Sub instalasi perbekalan . 34 3.3.2.1 Pemilihan . 34 3.3.2.2 Perencanaan . 35 3.3.2.3 Pengadaan . 35 3.3.2.4 Produksi . 35 3.3.2.5 Penerimaan . 35 3.3.2.6 Penyimpanan . 35 3.3.2.7 Pendistribusian . 36 3.3.2.8 Pengendalian . 36 3.3.2.9 Penghapusan . 36 3.3.3 Sub instalasi distribusi . 40 3.3.3.1 Pelayanan farmasi rawat inap/jalan umum . 42 3.3.3.2 Pelayanan farmasi rawat inap Askes/ Jamkesmas/Medan Sehat/Pempropsu . 45 3.3.3.2.1 Pasien Askes . 45 3.3.3.2.2 Pasien Jamskesmas . 46 3.3.3.2.3 Pasien Medan Sehat . 46 3.3.3.2.4 Pasien Pempropsu . 47 3.3.3.3 Pelayanan farmasi rawat jalan Jamkesmas/ Medan Sehat/Pempropsu . 48 Universitas Sumatera Utara 3.3.3.4 Pelayanan farmasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) . 49 3.3.3.4.1 Pelayanan farmasi pasien umum . 50 3.3.3.4.2 Pelayanan farmasi pasien Askes . 51 3.3.3.4.3 Pelayanan farmasi pasien kredit . 52 3.3.3.4.4 Pelayanan farmasi pasien Jamkesmas/ Medan Sehat/Pempropsu . 53 3.3.3.4.5 Pelayanan farmasi pasien Mr/ Mrs.X . 54 3.3.3.4.6 Pelayanan Kamar Bedan Emergency (KBE) . 54 3.3.3.5 Pelayanan farmasi di Instalasi Bedan Sentral (IBS) . 55 3.3.3.6 Distribusi ruangan . 58 3.3.4 Sub instalasi farmasi klinis . 59 3.4 Instalasi Central Sterilization Supply Department (CSSD) . 62 BAB IV PEMBAHASAN . 65 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . 71 5.1 Kesimpulan . 71 5.2 Saran . 72 DAFTAR PUSTAKA . 73 LAMPIRAN . 74 Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Halaman Perhitungan Unit Cost perbekalan farmasi untuk anastesi operasi sedang dan berat memakai Aerene . 34 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Struktur organisasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan . 74 2. Struktur organisasi Instalasi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan . 75 3. Rekapitulasi perhitungan Unit Cost pasien Askes . 76 4. Form B2 (Daftar Permintaan dan Pengeluaran Farmasi) . 77 5. Form pelayanan pencamuran obat sitostatika . 78 6. Kartu obat . 79 7. Kartu kendali obat pasien . 80 8. Form pemakaian obat golongan narkotika . 81 9. Form P1 (Permohonan pembelian barang medis) . 82 10. Berkas pemeriksaan untuk pengajuan pembayaran . 83 11. Surat pesanan narkotika . 84 12. Surat pesanan psikotropika . 85 13. Alur dokumen pemesanan perbekalan farmasi . 86 14. Surat pesanan barang . 87 15. Contoh faktur dari PBF . 88 16. Faktur pajak . 89 17. Surat setoran pajak pertambahan nilai (SSP PPN) . 90 18. Surat setoran pajak penghasilan (SSP PPh) . 91 19. Form pelayanan kefarmasian kemoterapi sitotoksik . 92 20. Kuitansi pembayaran pengadaan perbekalan farmasi . 93 21. Form catatan pemberian obat . 94 Universitas Sumatera Utara 22. Surat keterangan obat yang memerlukan protokol terapi . 95 23. Form pemakaian obat dan alat kesehatan untuk pasien operasi . 96 24. Laporan penggunaan obat narkotika . 97 25. Formulir pelaporan efek samping obat . 98 26. Contoh berita acara pemusnahan resep . 99 27. Formulis pelayanan informasi obat (PIO) instalasi farmasi . 100 28. Alur aktifitas fungsional CSSD . 101 29. Alur kerja (aktifitas) instalasi CSSD RSUD dr. Pirngadi . 102 30. Proses sterilisasi barang medis habis pakai . 103 31. Proses sterilisasi barang medis ulang pakai . 104 Universitas Sumatera Utara RINGKASAN Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) telah dilakukan Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan. PKPA ini dilaksanakan agar calon apoteker memperoleh perbekalan, keterampilan dan keahlian dalam mengelola perbekalan farmasi di rumah sakit dan melihat secara langsung peran serta apoteker dalam pelayanan kefarmasian di rumah sakit. PKPA ini dilaksanakan pada tanggal 17 April – 21 Mei 2013. Kegiatan PKPA yang dilaksanakan di rumah sakit meliputi: mempelajari fungsi dan tugas rumah sakit dalam pelayanan kesehatan masyarakat, mempelajari sistematika kerja Instalasi Farmasi Rumah Sakit, mempelajari sistem pendistribusian perbekalan farmasi di rumah sakit (pelayanan rawat inap dan rawat jalan pada pasien Umum, Askes, Jamkesmas, Medan Sehat, dan Pempropsu), perlengkapan perbekalan farmasi (pengadaan, penyimpanan, produksi), pengelolaan keuangan dan administrasi serta melakukan pelayanan farmasi klinis seperti Pelayanan Informasi Obat (PIO) di unit rawat dan rawat inap, Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS) mengenai cara penggunaan obat, dan serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam berobat. Selain itu juga melakukan pemantauan terapi obat dan pengkajian rasionalisasi penggunaan obat melalui studi kasus dan kunjungan langsung ke pasien, serta melakukan peninjauan ke Instalasi Central Sterilized Supply Department (CSSD) untuk melihat sistem sterilisasi di rumah sakit dalam rangka penurunan angka infeksi nosokomial. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menurut Undang-Undang Kesehatan No.36 Tahun 2009, yang dimaksud dengan kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis (Depkes, 2009). Rumah Sakit adalah salah satu sarana kesehatan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan. Upaya kesehatan diselenggarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitasi), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan (Siregar dan Amalia, 2004). Pelayanan farmasi rumah sakit merupakan salah farmasi yang telah dipesan selanjutnya akan diantar oleh PBF ke bagian gudang. Adapun prosedur penerimaan dan penyimpanan perbekalan farmasi di gudang instalasi farmasi yaitu dengan memperhatikan: a) Kesesuaian nama, jumlah, bentuk dan dosis perbekalan farmasi yang terdapat didalam faktur dengan pesanan pembelian b) Bentuk fisik sediaan/perbekalan farmasi c) Tanggal kadaluwarsa d) Apabila telah sesuai maka data perbekalan farmasi yang diterima tersebut dicatat di buku barang masuk disertai potongan harganya (bila ada), lalu dicatat di kartu stok gudang dan dimasukkan datanya ke komputer oleh petugas gudang. Harga di buku barang masuk gudang sudah disesuaikan Universitas Sumatera Utara e) Petugas gudang menandatangani faktur pembelian. 5. Penagihan oleh PBF dilakukan dua minggu sebelum jatuh tempo dengan menyerahkan faktur asli beserta kuitansi, copy surat pesanan, dan faktur pajak standar. Pembayaran dilakukan apabila berkas penagihan telah diverifikasi kemudian disetujui oleh Direktur Rumah Sakit (Lampiran 7-13). b. Unit penyimpanan Unit penyimpanan bertugas menerima, menyimpan dan menyalurkan perbekalan farmasi ke seluruh unit pelayanan yang ada di rumah sakit. Unit penyimpanan dibagi menjadi dua bagian, yaitu: a) Gudang obat-obatan Bertugas membuat permohonan pembelian obat, menerima, menyimpan, dan mendistribusikan perbekalan farmasi berupa obat-obatan. Gudang obat terbagi dua yaitu gudang obat Askes/Jamkesmas dan gudang obat swakelola. b). Gudang alat kesehatan habis pakai Bertugas membuat permohonan pembelian alat kesehatan, menerima, menyimpan, dan mendistribusikan alat kesehatan habis pakai seperti threeway, infus set, plester, urine bag, i.v chateter, dan lain-lain. Bahan-bahan cairan seperti alkohol, formalin, dan hidrogen peroksida juga disimpan dan didistribusikan oleh gudang alat kesehatan habis pakai. Penyimpanan dan pengeluaran perbekalan farmasi dilakukan berdasarkan prinsip FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out). Obat-obat Universitas Sumatera Utara narkotika dan psikotropika disimpan di dalam lemari khusus yang terkunci. Obatobat yang penyimpanannya pada suhu tertentu seperti serum, vaksin, insulin, albumin, antitetanus dan supositoria disimpan dalam lemari pendingin. Seluruh perbekalan farmasi yang ada di gudang alat kesehatan dan gudang obat didistribusikan ke: 1. Pelayanan farmasi rawat inap/rawat jalan umum 2. Pelayanan farmasi rawat jalan Jamkesmas, Medan Sehat dan PJKMU 3. Pelayanan farmasi rawat inap Askes, Jamkesmas, Medan Sehat dan PJKMU 4. Pelayanan farmasi distribusi ruangan 5. Pelayanan farmasi IBS (Instalasi Bedah Sentral) 6. Pelayanan farmasi IGD (Instalasi Gawat Darurat) Permintaan perbekalan farmasi menggunakan Formulir B2 (Daftar Permintaan dan Pengeluaran Farmasi), dilayani oleh gudang dua kali seminggu. Keluar masuknya perbekalan farmasi dari gudang harus dicatat dalam buku besar barang masuk dan barang keluar kemudian dicatat dalam kartu stok gudang (Lampiran 14) serta dimasukkan datanya ke komputer oleh petugas gudang. Gudang mengeluarkan barang berdasarkan permintaan dari sub Instalasi Distribusi dengan menggunakan Formulir B2 (Daftar Permintaan dan Pengeluaran Farmasi). Setiap akhir bulan petugas gudang membuat laporan sisa stok dan menghitung jumlah perbekalan farmasi dan alat kesehatan di gudang dan memperhatikan kadaluwarsanya 3.4.3 Sub Instalasi Distribusi Universitas Sumatera Utara Sub Instalasi Distribusi dipimpin oleh seorang Apoteker dan disebut dengan Koordinator Distribusi. 3.4.3.1 Pelayanan Farmasi Rawat Inap/Rawat jalan umum. Pelayanan farmasi rawat jalan melayani pasien umum dan pasien kredit. Permintaan obat dengan menggunakan resep. Pasien umum ini berasal dari poliklinik diantaranya klinik THT, gigi, paru, mata, jantung dan lain-lain. Pasien kredit yaitu pasien yang berasal dari perusahaan yang bekerja sama dengan rumah sakit misalnya PT. Pos Indonesia. Pasien kredit tidak dipungut biaya langsung, pihak rumah sakit akan menagih biaya tersebut pada perusahaan yang bersangkutan setelah pasien pulang. Bagi pasien umum dan kredit pemberian obat sesuai dengan permintaan dokter. Prosedur pelayanan farmasi pasien rawat Inap/jalan umum: a. Pasien/keluarga pasien menyerahkan resep kepada Apoteker yang bertugas b. Resep diskrining, diberi harga kemudian diinformasikan kepada pasien oleh petugas farmasi. c. Jika pasien setuju resep dinomori dan dibuat kwitansi pembayaran. d. Obat disiapkan lalu diserahkan kepada pasien beserta kwitansi. e. Penyerahan obat kepada pasien disertai dengan informasi cara pemakaian obat. f. Resep asli dan copy kwitansi diarsipkan. Prosedur pelayanan farmasi pada pasien Rawat Inap/jalan kredit: a. Resep diskrining dan obat disiapkan. b. Obat diserahkan kepada pasien/keluarga pasien disertai informasi obat. Universitas Sumatera Utara c. Pasien/keluarga pasien menandatangani resep sebagai bukti tanda telah menerima obat. d. Resep, kuitansi dan surat keterangan dari perusahaan, diarsip untuk diserahkan kepada bagian keuangan rumah sakit. Kemudian bagian keuangan rumah sakit akan melakukan pengklaiman ke perusahaan yang bersangkutan. Pelayanan farmasi rawat jalan/rawat inap umum juga melayani obat bagi pasien HIV/AIDS. Pasien HIV/AIDS membawa resep beserta kartu VCT yang berasal dari poliklinik VCT RSUD Dr. Pringadi. Obat langsung diserahkan tanpa pembayaran. Sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk memberikan pengobatan gratis bagi pasien HIV/AIDS, maka pasien hanya menandatangani buku dokumentasi. Pemakaian obat golongan narkotika untuk pasien rawat inap/jalan dicatat ke Formulir Pemakaian Obat Golongan Narkotika (Lampiran 15) yang ditandatangani oleh dokter yang bersangkutan sebagai bukti pertinggal di Sub Instalasi Distribusi (untuk keperluan administrasi dan pelaporan narkotika). 3.4.3.2 Pelayanan Farmasi Rawat Inap Askes/Jamkesmas/Medan Sehat/ PJKMU Pasien Askes adalah pasien yang berasal dari Instansi Pemerintahan yaitu PNS (Pegawai Negeri Sipil) beserta keluarga yang meliputi istri/suami dan 2 orang anak. Jaminan untuk anak maksimum sampai umur 21 tahun (kecuali disertai surat aktif kuliah, maka jaminan berlaku sampai umur 25 tahun). Prosedur pelayanan farmasi rawat inap untuk pasien Askes/PJKMU: a. Perawat membawa resep rangkap dua, rekam medik pasien, kartu obat, fotokopi kartu askes, surat jaminan perawatan dan protokol terapi jika Universitas Sumatera Utara b. Petugas Askes memeriksa kesesuaian resep dengan rekam medik pasien dan memeriksa kelengkapan resep (tanda tangan dokter dan kepala ruangan). c. Obat yang diresepkan harus sesuai dengan DPHO dan jumlah maksimum 3 hari pemakaian untuk obat oral dan satu hari pemakaian untuk obat injeksi. Untuk obat-obat tertentu harus disertai protokol terapi dan hasil laboratorium. d. Lalu resep diberikan kepada Apoteker supervisi untuk diperiksa rasionalitas penggunaan obatnya. e. Resep dinomori dan dicatat lalu disiapkan obat-obat sesuai dengan resep. f. Dibuat Catatan Pemberian Obat (CPO) sesuai dengan obat yang diresepkan. Form Catatan Pemberian Obat dapat dilihat pada Lampiran 17. g. Kemudian obat diantar ke ruangan oleh petugas dan diperiksa oleh perawat. h. CPO ditandatangani oleh pasien/keluarga pasien Prosedur pelayanan farmasi untuk pasien PJKMU sama halnya dengan pasien Askes. Tetapi ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi yaitu: 1. Fotokopi KTP 2. Fotokopi kartu keluarga 3. Surat dari lurah 4. Surat dari dinas kesehatan 5. Surat rujukan dari Puskesmas Jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) adalah program pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, diselenggarakan secara nasional dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi Universitas Sumatera Utara masyarakat miskin. Peserta Jamkesmas adalah semua anggota keluarga yang termasuk dalam kartu keluarga yang dinyatakan miskin oleh lurah setempat. Medan Sehat adalah program pemerintah daerah kota Medan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga kota Medan yang tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun seperti Jamkesmas atau Askes. Prosedur pelayanan farmasi rawat inap untuk pasien Jamkesmas/Medan Sehat: a. Perawat membawa resep rangkap dua, status pasien,kartu obat, fotokopi kartu Jamkesmas/Medan Sehat,surat jaminan perawatan dan protokol terapi (jika di perlukan) ke bagian Pelayanan Farmasi Rawat Inap Jamkesmas. b. Obat yang diresepkan harus sesuai dengan Formularium Jamkesmas, jumlah maksimum peresepan adalah tiga hari pemakaian untuk obat oral dan satu hari pemakaian untuk obat injeksi. Untuk obat-obat tertentu harus disertai protokol terapi dan hasil laboratorium (Lampiran 18) c. Resep diberikan kepada Apoteker supervisi untuk diperiksa kelengkapan persyaratan dan rasionalitas penggunaan obatnya. d. Resep dinomori dan dicatat lalu disiapkan obat-obat sesuai dengan resep. e. Dibuat Catatan Pemberian Obat (CPO) sesuai dengan obat yang diresepkan. Form Catatan Pemberian Obat dapat dilihat pada Lampiran 17. f. Obat yang 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis. Depkes RIa. (2009). Pedoman Instalasi Pusat Sterilisasi (Central Sterile Supply Department/CSSD) di Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI. Depkes RIb. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 tentang Kesehatan. Depkes RIc. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia No. 44 tentang Rumah Sakit. Siregar, C.J.P., dan Amalia, L. (2004). Farmasi Rumah Sakit Teori dan Terapan. Jakarta: Penerbit EGC. Halaman 11, 21. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1.Struktur Organisasi RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan DIREKTUR WAKIL DIREKTUR BIDANG PELAYANAN MEDIS DAN KEPERAWATAN WAKIL DIREKTUR BIDANG ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BIDANG PELAYANAN PENUNJANG MEDIS BIDANG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEKSI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PELAYAAN KEPERAWATAN SEKSI PELAYANAN PENUNJANG SARANA MEDIS SEKSI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI SEKSI MONITORING DAN EVALUASI PELAYANAN KEPERAWATAN SEKSI PELAYANAN PENUNJANG SARANA NON MEDIS BAGIAN UMUM BAGIAN KEUANGAN BAGIAN PERLENGKAPAN PEMELIHARAAN BIDANG PELAYANAN MEDIS BIDANG PELAYANAN KEPERAWATAN SUB BAGIAN TATA USAHA SUB BAGIAN PERBENDAHARAA N SUB BAGIAN INVENTARIS RUMAH SAKIT SEKSI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PELAYAAN MEDIS SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN MOBILISASI DANA SUB BAGIAN PENGADAAN BARANG SEKSI MONITORING DAN EVALUASI PELAYANAN MEDIS SUB BAGIAN AKUNTANSI DAN VERIFIKASI SUB BAGIAN PERGUDANGAN SUB BAGIAN HUKUM HUBUNGAN MASYRAKAT WAKIL DIREKTUR BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENDIDIKAN SEKSI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NON PEGAWAI BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGA N SEKSI PENELITIAN SEKSI PERPUSTAKAAN BIDANG PENGOLAHAN DATA DAN REKAM MEDIK SEKSI PENGOLAHAN DATA RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP SEKSI REKAM MEDIK Instalasi Rawat Jalan Instalasi Rawat Inap Instalasi Rehabilitasi Medis Instalasi Diagnostik Instalasi Farmasi Instalasi Gawat Darurat Instalasi Gizi Instalasi Bedah Sentral Instalasi Pemulasaran Jenazah dan Kedokteran Instalasi Pelayanan Instalasi Kemotoran Instalasi Hemodialisis Instalasi Loundry dan Sandang Instalasi Radiologi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Instalasi Patologi Instalasi Gas Medis Instalasi Patologi Klinik Instalasi CSSD Universitas Sumatera Utara Lampiran 2. Struktur organisasi Instalasi Farmasi RSUD dr. Pirngadi Kota Medan DIREKTUR RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN KOMITE FARMASI & TERAPI KEPALA INSTALASI FARMASI Dra. Erlina, Apt   SEKRETARIS Dra. Singgar NR, Apt Adm & Keuangan Umum  PIO  Dik & Lit  Konseling obat Perencanaan & Evaluasi Jhonson L Tobing, S.Si, Apt Koordinator PERLENGKAPAN      Pemilihan Perencanaan Pengadaan Penyimpanan Produksi Koordinator DISTRIBUSI Dra. Peri, Apt     Pel. Farmasi Pasien Jaminan Kesehatan Rawat Jalan/Rawat Inap Pel. Farmasi Umum Rawat Jalan/Inap Pel. Farmasi BMHP Ruangan & Poliklinik Pel. Kemoterapi Pel. Farmasi IBS Nurhikmah A.P., S.Si, Apt Pel. Farmasi IGD Naomi Basaria S., S.Si, Apt Pel. Pasien Umum RI/ RJ Johnson L. Tobing, S.Si, Apt., MM Universitas Sumatera Utara Lampiran 3. Daftar Permintaan dan Pengeluaran Farmasi (Form B-2) Universitas Sumatera Utara Lampiran 4. Form Pelayanan Pencampuran Obat Sitostatika Universitas Sumatera Utara Lampiran 5. Catatan Pemberian Obat (CPO) Universitas Sumatera Utara Lampiran 6. Rekapitulasi Perhitungan Unit Cost Pasien Askes Universitas Sumatera Utara Lampiran 7. Formulir P1 (Permohonan Pembelian Barang Medis) RUMAH SAKIT dr. PIRNGADI MEDAN HAL. PERMOHONAN PEMBELIAN BARANG MEDIS No. . P. 1 DARI GUDANG : . DIISI KEPALA BAGIAN FARMASI No. Urut NAMA TAKSIRAN HARAGA SATUAN BARANG KETERANGAN KOREKSI @ Rp. JUMLAH PED. B.F STOK GUDANG STOK APOTIK PEMAKAIAN BLN. TERAKHIR Jumlah Rp. Medan, .20. Disetujui (.) Gudang bagian yang memohon, (.) Universitas Sumatera Utara Lampiran 8. Formulir Surat Pesanan/Order Pembelian RUMAH SAKIT UMUM dr. PIRNGADI Jl. Prof. H.M. Yamin S.H. No. 47 Telp. 4521198 – 4521267 Medan Kepada Yth : No : ORDER PEMBELIAN No. urut Nama Barang Satuan Jumlah Keterangan *) Pada Surat Pengiriman Barang dan Faktur agar dicantumkan nomor order ini Medan, . Mengetahui/Disetujui Kepala Pengadaan RSUD dr. Pirngadi Farmasi Kepala Instalasi Universitas Sumatera Utara Lampiran 9. Surat Pesanan Narkotika Universitas Sumatera Utara Lampiran 10. Surat Pesanan Psikotropika Universitas Sumatera Utara Lampiran 11. Faktur Pajak Standar Universitas Sumatera Utara Lampiran 12. Surat Setoran Pajak Penghasilan (SSP PPh) Universitas Sumatera Utara Lampiran 13. Surat Setoran Pajak Pertambahan Nilai (SSP PPN) Universitas Sumatera Utara Lampiran 14. Berkas Pemeriksaan Untuk Pengajuan Pembayaran BERKAS PEMERIKSAAN UNTUK PENGAJUAN PEMBAYARAN NO. ORDER/TGL NO. FAKTUR P.B.F Waktu Pembayaran : N o. 1. : : : Pemeriksaan Surat pesanan . . . Barang masuk - Surat pengantar barang - Faktur Diperiksa oleh Tanda tangan Ketua Tim 1. . Dra. Erlina, Apt . . 2. . ADM Farmasi . . Bukti pembayaran . . - Kwitansi . - Faktur pajak . - S.S.P Keterangan . . Sekretaris TIM Dra.Singgar N.R., Apt 3. . . . . . . . . . . . Medan, . 20. TIM SWAKELOLA PERBEKALAN FARMASI Ketua Dra. Erlina, Apt Universitas Sumatera Utara Lampiran 15. Formulir Protokol Terapi dari IGD SURAT KETERANGAN Yang bertanda tangan di bawah ini menegaskan bahwa pasien Nama Umur Jenis Kelamin No. KP Askes No.MR Diagnosa :. : . :. :. :. :. Memerlukan obat khusus yang menggunakan protokol terapi dan digunakan di IGD antara lain : 1. 2. 3. Alasan pemberian : . . . Medan , . Dokter Jaga IGD (.) Petugas Yang Menyerahkan ( .) Tim Legalisasi ( .) Universitas Sumatera Utara Lampiran 16. Formulir Protokol Terapi dari Ruangan SURAT KETERANGAN PERMINTAAN OBAT KHUSUS Dengan Hormat, Dengan ini kami mohon diberikan untuk penderita: Nama : Umur : Jenis Kelamin : No. KP Askes : No. MR : Alamat : Ruangan : Diagnosa : Memerlukan obat khusus yang menggunakan Protokol Terapi, antara lain: 1. 2. 3. Alasan pemberian: . . . Disetujui oleh: Petugas PT. Askes ( Dokter Yang Merawat ) ( ) Tim legalisasi ( ) Universitas Sumatera Utara Lampiran 17. Formulir Pemakaian Obat Golongan Narkotik FORM. PEMAKAIAN OBAT GOLONGAN NARKOTIKA Nama pasien : Ruang rawat : Alamat pasien : Nama Dokter : No. Nama Obat No. Rekam medik Satuan Jumlah Angka : Aturan Pakai Huruf Medan, . Tanda Tangan Dokter Nama Jelas Universitas Sumatera Utara Lampiran 18. Formulir Pemakaian Obat-obatan dan Alat Kesehatan untuk Pasien Operasi Universitas Sumatera Utara Lampiran 19. Kartu Obat Universitas Sumatera Utara Lampiran 20. Kartu Kendali Obat Pasien Universitas Sumatera Utara Lampiran 21. Formulir PIO (Pelayanan Informasi Obat) PELAYANAN INFORMASI OBAT (PIO) INSTALASI RSU Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN No Tanggal Status Asal : : : Pasien / Perawat / Dokter / . : Ruangan / Umum / Poliklinik . Nama Obat / Isi : 1. . 2. . 3. . 4. . Indikasi : . . . Efek Samping : . . . Kontra indikasi : . . Informasi Tambahan : . . . Penerima Informasi ( Pemberi Informasi ) ( ) Universitas Sumatera Utara Lampiran 22. Kuitansi Pembayaran Pengadaan Perbekalan Farmasi Universitas Sumatera Utara
Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Rumah Sakit Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Pirngadi Kota Medan

Penulis

Bergabung : 2016-09-17

Dokumen serupa

1 / 86

Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi Kota Medan

Bebas