Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

 1  113  97

dokumen informasi

LAPORAN PRAKTIK KERJA PROFESI APOTEKER FARMASI RUMAH SAKIT di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Disusun Oleh: TAUFIK FEBRIANTO, S.Farm. NIM 133202013 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2014 Universitas Sumatera Utara LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PRAKTIK KERJA PROFESI APOTEKER FARMASI RUMAH SAKIT di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Laporan Ini Disusun untuk Melengkapi Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Apoteker pada Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Medan Disusun Oleh: Taufik Febrianto, S.Farm. NIM 133202013 Pembimbing, Marianne, S.Si., M.Si., Apt. NIP 198005202005012006 Staf Pengajar Fakultas Farmasi USU Medan Dra. Sada Ukur Tarigan, Apt. NIP 195712181989022001 Ka. Depo Farmasi Rindu A RSUP H. Adam Malik, Medan Medan, Juni 2014 Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara Dekan, Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt. NIP195311281983031002 Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Alhamdulillah, puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan praktik kerja profesi di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja profesi di rumah sakit adalah untuk memahami peran apoteker di rumah sakit dalam menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah sakit. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Bapak Drs. Wiryanto, M.S., Apt., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USU, yang telah menyediakan fasilitas dan kesempatan bagi penulis menjadi mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker, dan Bapak dr. Lukmanul Hakim Nasution, Sp.KK.,selaku Direktur Utama RSUP H. Adam Malik beserta Staf yang telah memberi izin melakukan praktik kerja profesi di RSUPH. Adam Malik. Laporan ini ditulis berdasarkan teori dan hasil pengamatan selama melakukan PKP di RSUP H. Adam Malik. Selama melaksanakan Praktik Kerja Profesi penulis telah banyak menerima bantuan dari berbagai pihak berupa bimbingan, arahan dan masukan. Penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Dra. Sada Ukur Tarigan, Apt., dan Ibu Marianne, S.Si., M.Si., Apt.,selaku dosen pembimbing yang telah memberi motivasi dan Universitas Sumatera Utara membimbing penulis dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab selama praktik kerja profesi hingga selesainya penulisan laporan ini. Pada kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepadaIbu dr. Purnamawati, MARS., selaku Direktur SDM dan Pendidikan RSUP H. Adam Malik, Bapak Syamsuddin Angkat, S.H., S.E., selaku Direktur Umum dan Operasional RSUP H. Adam Malik, Bapak Drs. Bastian, M.M., selaku Direktur Keuangan RSUP H. Adam Malik, Bapak Dr. Mardianto, Sp.PD. KEMD selaku Direktur Medik dan Keperawatan, Ibu Dra. Rosmawaty, Apt., selaku Kepala Instalasi Diklat RSUP. H. Adam Malik Medan dan beserta staf. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Dra. Hj. Isma Sani Pane, M.Si., Apt., selaku Kepala Instalasi Farmasi RSUP H. Adam Malik, Ibu Dra. Nurminda Silalahi, M.Si., Apt., selaku Kepala Pokja Farmasi Klinis RSUP H. Adam Malik, Ibu Dra. Sada Ukur Tarigan, Apt., selakukepala Depo Farmasi Rindu A RSUP H. Adam Malik, Ibu Dra. Helena Gultom, Apt., selaku kepala instalasi CSSD RSUP H. Adam Malik, Seluruh Apoteker, Asisten Apoteker dan Staf Instalasi Farmasi serta dokter dan perawat rawat inap terpadu (Rindu) A1 yang telah banyak membantu penulis selama melakukan Praktek Kerja Profesi di RSUP. H. Adam Malik Medan. Dengan kerendahan hati, tidak lupa pula penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus tiada terhingga khusus kepada Ayahanda Adi Susanto dan Ibunda Dra. Lismanizar, Apt., Sp.FRS., serta abang dr. Vakum Zarianto dan adik Puput dan Ragil tercinta atas doa, dukungan, motivasi dan perhatian yang tiada hentinya kepada penulis. Universitas Sumatera Utara Penulis menyadari laporan ini masih banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua dan khususnya demi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Farmasi. Medan, Juni 2014 Penulis, Taufik Febrianto, S.Farm. NIM 133202013 Universitas Sumatera Utara RINGKASAN Telah selesai dilakukan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) farmasi rumah sakit di RSUP H. Adam Malik. PKPA ini bertujuan agar apoteker mampu mengelola farmasi rumah sakit sesuai dengan etik dan ketentuan yang berlaku didalam sistem pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. PKPA dilaksanakan pada tanggal 14April sampai 14 Juni 2014 dengan jumlah jam efektif7 jam per hari. Kegiatan PKPA di rumah sakit meliputi melihat fungsi dan tugas rumah sakit dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, melihat peran Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) dalam menunjang pelayanan kesehatan di rumah sakit, mengetahui peran apoteker dalam mengelola perbekalan farmasi mulai dari pemilihan, perencanaan, pengadaan, produksi, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, administrasi/pelaporan, dan evaluasi obat kepada pasien serta pelayanan kefarmasian yang berorientasi kepada pasien, melakukan peninjauan ke depo farmasi/pokja farmasi untuk melihat sistem distribusi obat dan perbekalan kesehatan kepada pasien di rumah sakit, melakukan visite ke ruang rawat inap terpadu (Rindu) A1untuk memberikan informasi dan konseling kepada pasien. Melaksanakan pelayanan informasi obat (PIO) dan konseling pada pasien rawat jalan di apotek II, serta melakukan peninjauan ke Instalasi Central Sterilized Supply Departement (CSSD) untuk melihat sistem sterilisasi di RSUP H. Adam Malik. Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI Halaman JUDUL . i LEMBAR PENGESAHAN . ii KATA PENGANTAR . iii RINGKASAN . vi DAFTAR ISI . vii DAFTAR GAMBAR . xiii DAFTAR LAMPIRAN . xiv BAB I PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang . 1 1.2 Tujuan . 3 BAB II TINJAUAN UMUM RUMAH SAKIT. 4 2.1 Rumah Sakit . 4 2.1.1 Definisi rumah sakit . 4 2.1.2 Visi dan misi rumah sakit . 4 2.1.3 Tugas dan fungsi rumah sakit . 5 2.1.3.1 Tugas rumah sakit . 5 2.1.3.2 Fungsi rumah sakit . 5 2.1.4 Klasifikasi dan struktur organisasi rumah sakit . 6 2.1.4.1 Klasifikasi rumah sakit . 6 2.1.4.2 Struktur organisasi rumah sakit . 7 2.2 Panitia Farmasi dan Terapi . 8 Universitas Sumatera Utara 2.2.1 Tujuan panitia farmasi dan terapi . 8 2.2.2 Fungsi dan ruang lingkup PFT . 8 2.2.3 Formularium rumah sakit . 9 2.3 Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) . 10 2.3.1 Struktur organisasi IFRS . 10 2.3.2 Tugas dan fungsi IFRS . 11 2.3.3 Pengelolaan perbekalan farmasi . 12 2.3.3.1 Pemilihan . 12 2.3.3.2 Perencanaan. 12 2.3.3.3 Pengadaan . 13 2.3.3.4 Produksi . 13 2.3.3.5 Penerimaan. 13 2.3.3.6 Penyimpanan . 14 2.3.3.7 Pendistribusian . 14 2.3.3.7.1 Pendistribusian perbekalan farmasi untuk pasien rawat inap . 14 2.3.3.7.2 Pendistribusian perbekalan farmasi untuk pasien rawat jalan 15 2.3.3.7.3 Pendistribusian perbekalan farmasi di luar jam kerja . 15 2.3.3.8 Sistem pelayanan distribusi. 15 2.3.4 Pelayanan kefarmasian . 16 2.3.4.1 Pengkajian resep . 17 2.3.4.2 Dispensing . 17 2.3.4.3 Pemantauan dan pelaporan efek samping obat . . 19 Universitas Sumatera Utara 2.3.4.4 Pelayanan informasi obat . 20 2.3.4.5 Konseling . 21 2.3.4.6 Pemantauan kadar obat dalam darah. 22 2.3.4.7 Visite pasien. 22 2.3.4.8 Pengkajian penggunaan obat. 22 2.4 Instalasi Pusat Sterilisasi . 23 BAB III TINJAUAN KHUSUS RSUP H. ADAM MALIK . 27 3.1 Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik . 27 3.1.1 Visi dan misi RSUP H. Adam Malik . 28 3.1.2 Tugas dan fungsi RSUP H. Adam Malik . 28 3.1.3 Falsafah dan motto RSUP H. Adam Malik . 29 3.1.4 Klasifikasi dan struktur organisasi RSUP H. Adam Malik 30 3.1.4.1 Direktur utama . 30 3.1.4.2 Direktorat medik dan keperawatan . 31 3.1.4.3 Direktorat sumber daya manusia dan pendidikan . 31 3.1.4.4 Direktorat keuangan . 32 3.1.4.5 Direktorat umum dan operasional . 32 3.1.4.6 Unit-unit non struktural . 33 3.2 Panitia Farmasi dan Terapi . 35 3.3 Instalasi Farmasi RSUP H. Adam Malik . 36 3.3.1 Tugas dan fungsi instalasi farmasi RSUP H. Adam Malik . 36 3.3.2 Struktur organisasi instalasi farmasi RSUP H. Adam Malik . 37 Universitas Sumatera Utara 3.3.2.1 Kepala instalasi farmasi . 38 3.3.2.2 Wakil kepala instalasi farmasi . 38 3.3.2.3 Tata usaha farmasi . 38 3.3.2.4 Kelompok kerja . 38 3.3.3 Pengelolaan perbekalan farmasi . 41 3.3.3.1 Pemilihan . 42 3.3.3.2 Perencanaan . 42 3.3.3.3 Pengadaan . 43 3.3.3.4 Produksi . 45 3.3.3.5 Penerimaan . 45 3.3.3.6 Penyimpanan . 46 3.3.3.7 Pendistribusian . 47 3.3.3.8 Administrasi dan pelaporan . 49 3.3.3.9 Evaluasi . 49 3.3.4 Pelayanan kefarmasian . 50 3.3.4.1 Pengkajian resep . 50 3.3.4.2 Dispensing . 50 3.3.4.3 Pemantauan dan pelaporan ESO . 51 3.3.4.4 Pelayanan informasi obat . 52 3.3.4.5 Konseling . 53 3.3.4.6 Visite. 53 3.3.4.7 Pengkajian penggunaan obat . 54 Depo Farmasi Rindu A . 54 3.4 Universitas Sumatera Utara 3.4.1 Tugas danfungsi depo farmasi Rindu A . 54 3.4.2 Sumber daya manusia . 54 Instalasi Pusat Sterilisasi (Central Sterile Supply Department/ CSSD) . 55 3.5.1 Tujuan instalasi pusat sterilisasi . 55 3.5.2 Tugas instalasi pusat sterilisasi . 55 3.5.3 Sasaran kegiatan . 56 3.5.4 Struktur organisasi instalasi pusat sterilisasi . 56 3.5.5 Alur kerja instalasi pusat sterilisasi . 57 3.5.6 Persyaratan sarana fisik instalasi pusat sterilisasi . 59 3.5.7 Metode sterilisasi . 59 3.5.7.1 Sterilisasi dengan suhu tinggi . 59 3.5.7.2 Sterilisasi dengan suhu rendah . 59 3.5.8 Monitoring dan evaluasi instalasi pusat sterilisasi . 59 3.5.8.1 Indikator mekanik . 59 3.5.8.2 Indikator kimia . 59 3.5.8.3 indikator biologi . 60 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN . 61 4.1 Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan . 61 4.2 Peran Apoteker di RSUP H. Adam Malik . 61 4.3 Instalasi Farmasi RSUP H. Adam malik . 62 4.4 Pengelolaan Perbekalan farmasi . 63 4.5 Pelayanan Kefarmasian . 65 4.5.1 Pengkajian dan pelayanan resep . 65 3.5 Universitas Sumatera Utara 4.5.2 Penelusuran riwayat penggunaan obat . 65 4.5.3 Pelayanan informasi obat . 66 4.5.4 Konseling . 66 4.5.5 Visite. 67 4.5.6 Pemantauan terapi obat . 67 4.5.7 Monitoring efek samping obat . 67 4.5.8 Evaluasi penggunaan obat. 68 4.5.9 Dispensing sedian khusus . 68 4.6 Depo Farmasi Rindu A . 69 4.7 Instalasi Pusat Sterilisasi . 69 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 72 5.1 Kesimpulan . 72 5.2 Saran . 73 DAFTAR PUSTAKA . 74 LAMPIRAN . 75 Universitas Sumatera Utara DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 3.1 Struktur organisasi instalasi farmasi RSUP H. Adam Malik . 37 Gambar 3.2 Struktur organisasi instalasi RSUP H. Adam Malik . 57 Gambar 3.3 Alur kerja instalasi sterilisasi pusat . 58 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1. Struktur Organisasi Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan . 75 Lampiran 2. Blanko Pelaporan Monitoring Efek Samping Obat (MESO). 76 Universitas Sumatera Utara RINGKASAN Telah selesai dilakukan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) farmasi rumah sakit di RSUP H. Adam Malik. PKPA ini bertujuan agar apoteker mampu mengelola farmasi dekat dengan ruangan sterilisasi. Apabila digunakan mesin sterilisasi dua pintu, maka pintu belakang langsung berhubungan dengan ruangan penyimpanan. Di ruagan ini penerangan harus memadai, suhu antara 180C-220C dan kelembaban 350%-75%. Ventilasi menggunakan sistem tekanan positif dengan efisiensi filtrasi particular antara 90-95% (untuk partikukar berukuran 0,5 mikro). Dinding dan lantai ruangan Universitas Sumatera Utara terbuat dari bahan yang halus dan kuat. Alat steril disimpan pada jarak 19-24 cm dari lantai dan minimum 43 cm dari langit-langit serta 5 cm dari dinding. Akses ke ruang penyimpanan steril dilakukan oleh petugas pusat sterilisasi yang terlatih (Depkes RIa, 2009). Universitas Sumatera Utara BAB III TINJAUAN KHUSUS RSUP H. ADAM MALIK 3.1 Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik merupakan rumah sakit kelas A sesuai dengan SK Menkes Nomor 335/Menkes/SK/VII/1990 yang berlokasi di Jl. Bunga Lau No. 17 Medan Tuntungan Kota Medan Propinsi Sumatera Utara. RSUP H. Adam Malik ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan sesuai dengan SK Menkes Nomor 502/Menkes/SK/IX/1991. RSUP H. Adam Malik juga sebagai Pusat Rujukan wilayah Pembangunan A yang meliputi Provinsi Sumatera Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat dan Riau. Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik mulai berfungsi sejak tanggal 17 Juni 1991 dengan pelayanan Rawat Jalan sedangkan untuk pelayanan Rawat Inap baru dimulai tanggal 2 Mei 1992. Pada tanggal 11 Januari 1993 secara resmi Pusat Pendidikan Fakultas Kedokteran USU Medan dipindahkan ke RSUP H. Adam Malik sebagai tanda dimulainya Soft Opening. Kemudian diresmikan oleh Bapak Presiden RI pada tanggal 21 Juli 1993. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 244/Menkes/PER/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, telah terjadi perubahan bentuk pola pengelolaan dari Badan Pelayanan Kesehatan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) bertahap dengan tetap mengikuti pengarahan-pengarahan yang diberikan oleh Ditjen Yanmed dan Departemen Keuangan untuk peerubahan status menjadi BLU penuh. Universitas Sumatera Utara Badan layanan umum adalah instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. Berdasarkan PP No.23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, tujuan BLU adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan fleksibilitas dan pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan penerapan praktek bisnis yang sehat. Praktek bisnis yang sehat adalah berdasarkan kaidah manajemen yang baik mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan pertanggung jawaban. 3.1.1 Visi dan Misi RSUP H. Adam Malik Visi RSUP H. Adam Malik adalah menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian yang mandiri dan unggul di Sumatera tahun 2015. Misi RSUP H. Adam Malik adalah a. Melaksanakan pelayanan kesehatan paripurna, bermutu dan terjangkau b. Melaksanakan pendidikan, pelatihan serta penelitian kesehatan yang profesional c. Melaksanakan kegiatan pelayanan dengan prinsip efektif, efisien, akuntabel, dan mandiri Universitas Sumatera Utara 3.1.2 Tugas dan Fungsi RSUP H. Adan Malik Tugas RSUP H. Adam Malik menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 244/Menkes/Per/III/2008 pasal 2 adalah menyelenggarakan upaya penyembuhan dan pemulihan secara paripurna, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan secara serasi, terpadu dan berkesinambungan dengan upaya peningkatan kesehatan lainnya serta melaksanakan upaya rujukan. Fungsi RSUP H. Adam Malik menurut Peratuan Menteri Kesehatan Nomor 244/Menkes/Per/III/2008 pasal 3 antara lain: a. Menyelenggarakan pelayanan medis b. Menyelenggarakan pelayanan dan asuhan keperawatan c. Menyelenggarakan penunjang medis dan non medis d. Menyelenggarakan pengelolaan sumber daya manusia e. Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian secara terpadu dalam bidang profesi kedokteran dan pendidikan kedokteran berkelanjutan f. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan lainnya g. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan h. Menyelenggarakan pelayanan rujukan i. Menyelenggarakan administrasi umum dan keuangan 3.1.3 Falsafah dan Motto RSUP H. Adam Malik Falsafah RSUP H. Adam Malik adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat secara profesional, efisien, dan efektif sesuai standar pelayanan yang bermutu. Motto RSUP H. Adam Malik adalah mengutamakan keselamatan pasien dengan pelayanan Universitas Sumatera Utara P : Pelayanan cepat A : Akurat T : Terjangkau E : Efisien N : Nyaman 3.1.4 Klasifikasi dan Struktur Organisasi RSUP H. Adam Malik Berdasarkan SK MenKes Nomor 335/MenKes/SK/VII/1990 RSUP H. Adam Malik merupakan rumah sakit kelas A. RSUP H. Adam Malik memiliki 20 Staf Medik Fungsional (SMF) dan 28 Spesialisasi Kedokteran. Menurut PerMenKes Nomor 244/MenKes/Per/III/2004 susunan organisasi RSUP H. Adam Malik terdiri dari: a. Direktur utama b. Direktorat medik dan keperawatan c. Direktorat sumber daya manusia dan pendidikan d. Direktorat keuangan e. Direktorat umum dan operasional f. Unit-unit non struktural Struktur organisasi Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik dapat dilihat pada Lampiran 1. 3.1.4.1 Direktur Utama Direktur utama Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik mempunyai tugas memimpin, merumuskan kebijaksanaan pelaksanaan, membina pelaksanaan, mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan tugas rumah sakit sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Universitas Sumatera Utara 3.1.4.2 Direktorat Medik dan Keperawatan Direktorat medik dan keperawatan dipimpin oleh seorang direktur yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada direktur utama. Direktur medik dan keperawatan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan pelayanan medis, keperawatan, dan penunjang. Pelayanan keperawatan dilakukan pada instalasi rawat jalan, instalasi rawat inap terpadu (Rindu) A, instalasi rindu B, instalasi gawat darurat (IGD), instalasi perawatan intensif, dan instalasi bedah pusat. Guna menyelenggarakan tugas tersebut, direktorat medik dan keperawatan menyelenggarakan fungsi: a. Penyusunan rencana pelayanan medis, keperawatan dan penunjang. b. Koordinasi pelayanan medis, keperawatan dan penunjang. c. Pengendalian, pengawasan dan evaluasi pelayanan medis, keperawatan dan penunjang. 3.1.4.3 Direktorat Sumber Daya Manusia dan Pendidikan Direktur sumber daya manusia dan pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan sumber daya manusia serta pendidikan dan penelitian, dengan cara menyelenggarakan fungsi: a. Penyusunan rencana kebutuhan sumber daya manusia, pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan. b. Koordinasi dan pelaksanaan pengelolaan sumber daya manusia. c. Koordinasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan. Universitas Sumatera Utara d. Pengendalian, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan sumber daya manusia, pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan. 3.1.4.4 Direktorat Keuangan Direktur keuangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran, pengelolaan pembendaharaan, mobilisasi dana, akuntansi, dan verifikasi, untuk melaksanakan tugas tersebut direktorat keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Penyusunan rencana program dan anggaran b. Koordinasi dan pelaksanaan urusan perbendaharaan dan mobilisasi dana, serta akuntansi dan verifikasi c. Pengendalian, pengawasan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan program dan anggaran, perbendaharaan dan mobilisasi dana, serta akuntansi dan verifikasi 3.1.4.5 Direktorat Umum dan Operasional Direktur umum dan operasional mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan data dan informasi, hukum, organisasi dan hubungan masyarakat serta administrasi umum. Fungsi dari direktorat umum dan operasional adalah: a. Menyelenggarakan pengelolaan data dan informasi b. Menyelenggarakan pelaksanaan urusan hukum, organisasi, dan hubungan masyarakat c. Menyelenggarakan pelaksanaan urusan administrasi umum Direktorat umum dan operasional terdiri dari: 1. Bagian data dan informasi Universitas Sumatera Utara 2. Bagian hukum, organisasi, dan hubungan masyarakat 3. Bagian umum 4. Instalasi 5. Kelompok jabatan fungsional Instalasi sebagai pelayanan non struktural dibentuk di lingkungan direktorat umum dan operasional yang terdiri dari instalasi farmasi, instalasi gizi, instalasi rekam medik, instalasi laundry, instalasi pemeliharaan sarana rumah sakit (IPSRS), instalasi sterilisasi pusat, instalasi kesehatan lingkungan, instalasi bank darah, instalasi gas medik, instalasi sistem informasi rumah sakit (SIRS), dan instalasi Penggunaan Obat Pengkajian penggunaan obat merupakan program evaluasi penggunaan obat yang terstruktur dan berkesinambungan untuk menjamin obat-obat yang digunakan sesuai indikasi, efektif, aman dan terjangkau. Program ini telah dilakukan di RSUP H. Adam Malik bersamaan pada saat visite. Universitas Sumatera Utara BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Pengelolaan Perbekalan Farmasi 4.1.1 Penyimpanan Perbekalan farmasi di RSUP H. Adam Malik disimpan sesuai dengan sifatnya (obat termolabil di lemari pendingin dengan suhu 2-8 °C, dan obat pada suhu ruangan 15-25 °C); bentuk sediaan (oral, injeksi, infus, salep); bahan baku obat (mudah menguap/terbakar) terpisah dari produk farmasi lainnya; obat narkotika dalam lemari terkunci (double lock) dan psikotropika dalam lemari khusus ; dan obat high alert pada lemari khusus yang ditandai dengan garis merah (diberi tanda label peringatan berbentuk bulat dan berwarna merah dengan tulisan high alert), dan disusun secara alfabetis dengan sistem first in first out (FIFO) dan first expired first out (FEFO). Gudang penyimpanan di RSUP H. Adam Malik terdiri dari gudang perbekalan farmasi Askes, gudang perbekalan farmasi Jamkesmas, gudang perbekalan farmasi umum dan gudang perbekalan farmasi floor stock. gudang perbekalan farmasi Cathlab jantung/bedah jantung, gudang perbekalan farmasi bahan berbahaya/mudah terbakar. Ruang penyimpanan masih belum sesuai dengan standar penyimpanan karena masih ada obat yang bersentuhan langsung dengan lantai. Universitas Sumatera Utara 4.2 Pelayanan Kefarmasian 4.2.1 Konseling Kegiatan konseling telah dilakukan di RSUP H. Adam Malik untuk pasien rawat jalan dan untuk menunjang terlaksananya konseling yang bermutu dibutuhkan beberapa literatur up to date yang dapat dengan cepat dan mudah diakses, di ruang konseling RSUP H. Adam Malik sudah didukung oleh fasilitas internet (modem) untuk mencari informasi tersebut secara cepat. Sistem dokumentasi sudah dilakukan dengan pencatatan data pasien serta kegiatan konseling yang dilakukan pada lembar konseling. Pengarsipan file-file sudah dilakukan dan disimpan pada lemari arsip. Pencatatan semua kegiatan dan pengelompokan arsip yang baik akan mempermudah dalam pencarian data jika suatu saat dibutuhkan. 4.2.2 Visite Kegiatan visite di RSUP H. Adam Malik telah dilakukan oleh apoteker baik secara mandiri maupun bersama tim tenaga kesehatan untuk mengamati kondisi klinis pasien secara langsung, mengkaji masalah terkait obat, memantau terapi obat dan reaksi obat yang tidak dikehendaki, meningkatkan terapi obat rasional dan menyajikan informasi obat kepada dokter, pasien serta professional kesehatannya lainnya. Penelusuran riwayat penggunaan obat yang termasuk dalam kegiatan visite telah dilakukan oleh farmasi klinis. 4.2.3 Pemantauan dan Pelaporan Efek Samping Obat Pemantauan terapi obat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas terapi dan meminimalkan resiko reaksi obat yang tidak dikehendaki (ROTD). Kegiatan ini meliputi pengumpulan data pasien, identifikasi masalah Universitas Sumatera Utara terkait obat, rekomendasi penyelesaian masalah terkait obat, pemantauan dan tindak lanjut. Seluruh kegiatan ini telah dilakukan bersamaan dengan visite. 4.2.4 Pelayanan lnformasi Obat PIO merupakan kegiatan dari farmasi klinis bekerja sama dengan PKRS yang kegiatannya meliputi menjawab pertanyaan, menerbitkan buletin, menyediakan informasi bagi komite farmasi dan terapi sehubungan dengan penyusunan formularium rumah sakit, kegiatan penyuluhan bagi pasien rawat jalan dan rawat inap, melakukan pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan lainnya dan melakukan penelitian. Kegiatan PIO tersebut telah dilaksanakan di RSUP H. Adam Malik. 4.3 Depo Farmasi Rindu A Pelayanan distribusi perbekalan farmasi di Depo Farmasi Rindu A dilaksanan dengan sistem One Day Dose Dispensing, yaitu pemberian obat untuk pemakaian satu hari. Menurut Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan tentang Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit, salah satu sistem distribusi perbekalan farmasi di rumah sakit adalah melalui sistem unit dosis. Sistem distribusi unit dosis dapat meningkatkan pengendalian dan pemantauan penggunaan perbekalan farmasi secara menyeluruh dibandingkan dengan sistem one day dose dispensing. Akan tetapi, sistem unit dosis ini belum dapatdilaksanakan di RSUP H. Adam Malik karena system distribusi ini memerlukan Sumber Daya Manusia yang banyak. 4.4 Depo Farmasi Rindu B Pelayanan distribusi perbekalan farmasi di Depo Farmasi Rindu B dilaksanan dengan sistem One Day Dose Dispensing, yaitu pemberian obat untuk Universitas Sumatera Utara pemakaian satu hari. Menurut Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan tentang Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit, salah satu sistem distribusi perbekalan farmasi di rumah sakit adalah melalui sistem unit dosis. Sistem distribusi unit dosis dapat meningkatkan pengendalian dan pemantauan penggunaan perbekalan farmasi secara menyeluruh dibandingkan dengan sistem one day dose dispensing. Akan tetapi, sistem unit dosis ini belum dapat dilaksanakan di RSUP H. Adam Malik oleh karena system distribusi ini memerlukan Sumber Daya Manusia yang banyak. Universitas Sumatera Utara BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan a. Peranan Apoteker dalam pengelolaan kelompok kerja dan depo farmasi di Instalasi Fasrmasi Rumah Sakit RSUP H. Adam Malik meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penghapusan, administrasi dan pelaporan serta evaluasi. b. Peranan Apoteker pada pelayanan farmasi klinis sudah terlaksana dengan baik, seperti pelaksanaan visite, konseling, pelayanan informasi obat dan pemantauan dan pelaporan efek samping obat. c. Sistem distribusi perbekalan farmasi di DepoFarmasi Rindu A dan Rindu B adalah One Day Dose Dispensing 5.2 Saran a. Perlu dilakukannya peninjauan kembali dan perbaikan penyimpanan perbekalan farmasi yang ada di gudang penyimpanan perbekalan farmasi. b. Untuk meningkatkan penggunaan dan pengendalian perbekalan farmasi pasien rawat inap sebaiknya distribusi perbekalanfarmasi di Depo Farmasi Rindu A dan Rindu B dilakukan dengan system One Unit Dose Dispensing. Universitas Sumatera Utara DAFTAR PUSTAKA Depkes RI. (1990). Keputusan MenKes No. 335/Menkes/SK/VII/1990 tentang Rumah Sakit Umum Pusat Medan sebagai Rumah Sakit kelas A. Depkes RI. (1991). Keputusan Menkes No. 502/Menkes/SK/IX/1991 tentang RSUP H. Adam Malik sebagai RS Pendidikan. Depkes RI. (2004). Keputusan MenKes RI Nomor 1197/MENKES/SK/X/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit. Depkes RI. (2008). Peraturan Menkes RI Nomor 244/MENKES/PER/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan. Depkes RIa. (2009). UU RI No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Depkes RIb. (2009). Pedoman Instalasi Pusat Sterilisasi (CSSD) di Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI. Siregar, J.P.C., dan Amalia, L. (2004). Farmasi Rumah Sakit Teori dan Penerapan. Jakarta: EGC. Hal. 9-10, 25, 33-34. SK Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Nomor OT/01.01/IV.2.1/10281/2011 tentang Revisi Struktur Organisasi dan Tata Kerja Instalasi Farmasi RSUP H. Adam Malik. SK Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Nomor OT.01.01/IV.2.1/3343/2013 tentang Pembentukan Panitia Farmasi dan Terapi RSUP H. Adam Malik. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1. Struktur Organisasi RSUP H. Adam Malik Universitas Sumatera Utara Lampiran 2. Blanko Pelaporan Monitoring Efek Samping Obat (MESO) a. Bagian Depan Universitas Sumatera Utara Lampiran 3. Blanko Pelaporan Monitoring Efek Samping Obat (lanjutan) b. Bagian Belakang Universitas Sumatera Utara Lampiran 4. Format Lembar Pelayanan Informasi Obat LEMBAR PELAYANAN INFORMASI OBAT SNO : Tgl : Waktu : .Metode lisan/pertelp/tertulis 1. Identitas Penanya Nama : No Telp : Status : 2. Data Pasien: Umur : . Berat : .Kg Jenis Kelamin : L/K Kehamilan : Ya / Tidak Minggu Menyusui : Ya/ Tidak Umur bayi : 3. Pertanyaan : Uraian permohonan . Jenis Permohonan o Identifikasi Obat o Antiseptik o Stabilitas o Kontra Indikasi o Ketersediaan o Harga Obat o ESO o Dosis o Interaksi Obat o Farmakokinetik/Farmakodinamik o Keracunan o Penggunaan Terapeutik o Cara Pemakaian o Lain – Lain 4. Jawaban : . 5. Referensi : . 6. Penyampaian Jawaban Segera, dalam waktu 24 jam, > 24 jam Apoteker yang menjawab :. Tgl : .Waktu : . Metode jawaban : Lisan / Tertulis / Pertelp. Universitas Sumatera Utara
Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Rumah Sakit Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Penulis

Bergabung : 2016-09-17

Dokumen serupa

1 / 97

Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Bebas